Sponsors Link

6 Faktor Penyebab Westernisasi Secara Umum, Singkat dan Lengkap

Sponsors Link

Masa kini menjadi masa yang erat dengan keterbukaan dalam segala bidang kehidupan. Konteks keterbukaan yang dimaksud bermakna mudahnya akses informasi dan interaksi antar satu sama lain, baik skala lokal maupun internasional. Fenomena sosial ini dikenal sosiologi dengan istilah globalisasi. Globalisasi telah membuat lingkup wilayah yang luas menjadi sempit dan memungkinkan waktu yang panjang dalam pengiriman informasi menjadi singkat. Arus globalisasi memunculkan bentuk-bentuk perubahan sosial di masyarakat seperti westernisasi, modernisasi, dan sekularisasi. Nah artikel kali ini hanya akan membahas tentang faktor-faktor penyebab dari salah satu bentuk perubahan sosial yaitu westernisasi.

ads

Pengertian Westernisasi

Westernisasi secara sempit dapat diartikan proses pembaratan. Adapun westernisasi dalam arti luas adalah sikap meniru dan menerapkan unsur-unsur kebudayaan Barat sebagaimana adanya, tanpa melakukan seleksi. Westernisasi dengan demikian merupakan bentuk kesengajaan seseorang atau kelompok sosial guna meniru unsur-unsur budaya barat, baik yang bersifat positif maupun negatif.

Contoh Westernisasi

Budaya barat masuk ke negara-negara timur melalui berbagai bentuk seperti film, buku, dan media lainnya. Contoh westernisasi yang positif misalnya seseorang yang tadinya malas bekerja berubah menjadi rajin bekerja setelah menonton film barat yang bermuatan pesan menghargai waktu dan berorientasi hasil.

Adapun contoh westernisasi yang negatif telah banyak ditemukan di kehidupan sehari-hari. Banyaknya kosakata bahasa Indonesia yang dicampur penggunaannya dengan bahasa Inggris merupakan salah satu contoh westernisasi. Dampak westernisasi ini bersifat negatif karena mampu melunturkan budaya bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional.

Faktor-faktor Penyebab Westernisasi

Westernisasi tidak serta merta masuk ke negara-negara Timur tanpa faktor-faktor tertentu. Terdapat beberapa faktor penyebab westernisasi di antaranya :

  1. Masuknya budaya Barat dan contoh akulturasi budaya

Masuknya budaya Barat merupakan ciri-ciri westernisasi yang utama. Budaya barat dapat masuk melalui media maupun interaksi budaya secara langsung dengan bangsa Barat yang berkunjung ke negara Timur. Hidup berdampingan dengan mereka tentu saja mampu membuat bangsa Timur mampu mengenal bahkan memungkinkan meniru beberapa pola perilaku dan pemikiran bangsa Barat.

  1. Munculnya keinginan mencari kebebasan seperti ditemukan pada budaya Barat

Bangsa Timur terkenal sebagai bangsa yang memiliki eksklusivitas budaya yang tinggi sehingga tak jarang cenderung konservatif dan menganggap tabu hal-hal tertentu yang justru lumrah dalam budaya Barat. Kondisi ini memungkinkan orang-orang Timur mencari-cari kebebasan dalam melakukan banyak hal sebebas-bebasnya seperti budaya Barat.

  1. Kurangnya daya seleksi budaya

Masyarakat seringkali belum pandai memilah antara budaya yang baik dan budaya yang buruk untuk ditiru. Masyarakat khususnya yang belum mahir dalam menggunakan internet sebagai arus pertukaran informasi utama cenderung sulit menyeleksi bentuk-bentuk informasi yang diterima, sehingga seringkali mengambil semua hal yang ditemukan. Umumnya, masyarakat meniru budaya barat dengan anggapan budaya barat sebagai budaya masa kini, menaikkan prestise, dan terlihat modern di mata orang lain.

  1. Adanya toleransi terhadap perbuatan-perbuatan menyimpang
Sponsors Link

Budaya barat identik dengan hal-hal bebas yang dianggap negatif dalam budaya timur. Namun, orang-orang timur yang terpapar budaya Barat dan memiliki sifat toleran yang tinggi berpotensi menganggap perbuatan-perbuatan menyimpang dalam budaya barat sebagai hal yang biasa. Hal ini jika dibiarkan akan menyebabkan contoh dekadensi moral.

  1. Konsumersime terhadap produk-produk Barat

Produk-produk Barat sangat banyak macamnya mulai dari produk seni seperti film hingga produk makanan seperti junk food. Kebanggaan mampu mengonsumsi produk-produk ini mendorong westernisasi semakin berkembang.

  1. Mudahnya memperoleh fasilitas pendukung imitasi terhadap budaya Barat

Fasilitas utama yang memengaruhi imitasi gaya hidup adalah internet. Internet kemudian memberikan informasi seputar gaya hidup lainnya seperti gaya berpakaian, gaya rambut, kehidupan malam, dan sebagainya. Peniruan terhadap gaya hidup semakin mudah dengan adanya diskotik, pewarna rambut, pakaian-pakaian impor, dan jual beli online lintas negara.

Itulah faktor-faktor penyebab westernisasi. Semoga memudahkan pemahaman mengenai westernisasi sebagai salah satu dampak globalisasi era masa kini.

Sponsors Link
, , , , ,
Post Date: Tuesday 07th, August 2018 / 09:39 Oleh :
Kategori : Sosiologi