Sponsors Link

3 Faktor Utama Gejala Sosial Kultural Dan Struktural

Sponsors Link

Gejala sosial merupakan sebuah fenomena yang sudah tidak bisa dihindari di kehidupan sehari-hari dalam masyarakat. Sebenarnya, faktor-faktor apa sajakah yang menyebabkan gejala sosial terjadi? Di artikel kali ini kita akan membahas tentang faktor gejala sosial dengan lebih lengkap. Simak terus, ya!

ads

Gejala sosial memiliki pengertian sebagai sebuah kejadian yang ditandai dengan munculnya permasalahan sosial. Permasalahan sosial yang menandai gejala sosial ini dipengaruhi dan mempengaruhi tingkah laku manusia yang hidup di lingkungan tersebut. Meski gejala sosial tidak sama dengan masalah sosial, namun keduanya saling berkaitan. Masalah sosial dapat muncul ketika gejala sosial terjadi secara terus menerus dan tidak berhasil diantisipasi atau diatasi oleh masyarakat atau pihak yang berwenang.

Oleh karena itu, kita sebagai manusia yang menjadi bagian dalam masyarakat harus selalu siap dengan kemunculan gejala sosial di sekitar kita. Hal ini berguna agar dapat mengantisipasi dan menghadapi gejala sosial tersebut sehingga bisa meminimalisir dampak negatif yang mungkin muncul. Untuk itu, sebelumnya kita sebaiknya memahami faktor-faktor gejala sosial yang mendorong gejala sosial itu terjadi. Setidaknya ada dua macam faktor penyebab gejala sosial yang bisa dipelajari, yaitu sebagai berikut:

  • Faktor Kultural

Faktor kultural adalah faktor-faktor yang asalnya dari nilai-nilai yang ada di masyarakat. Nilai-nilai ini telah tumbuh dan berkembang menjadi sebuah adat atau budaya yang mengakar di masyarakat tersebut. Lebih jauh lagi, nilai-nilai itu telah menjadi ideologi atau cara berpikir setiap individu yang ada di lingkungan tersebut. Bagaimana faktor kultural ini bisa mendorong terjadinya gejala sosial ?. Faktor kultural yang berasal dari nilai dan budaya yang ada di masyarakat telah menjadi dasar dari cara berpikir suatu kelompok masyarakat.

Hal ini akan membentuk kebiasaan atau perilaku tertentu di masyarakat tersebut. Karena hal ini telah menjadi kebiasaan, maka akan lahir gejala-gejala sosial tertentu. Namun, perilaku masyarakat dalam perubahan sosial budaya di era global bisa berubah, yang juga bisa mendorong perubahan sosial. Lalu, apa sajakah contoh dari gejala sosial yang didorong oleh faktor kultural ini? Berikut ini adalah beberapa contoh gejala sosial yang disebabkan oleh faktor kultural:

  1. Kerja bakti – ketika suatu masyarakat telah memegang erat budaya kebersamaan dan gotong royong, maka kebiasaan untuk bekerja bakti tidak dapat dielakkan. Gejala sosial seperti ini masih banyak ada di daerah-daerah pedesaan dimana masyarakatnya masih belum terpengaruh nilai-nilai individualistis. Hal ini berbeda dengan masyarakat di kota besar yang umumnya sudah tidak terlalu peduli dengan budaya gotong royong dan kerja bakti seperti ini.
  2. Kemiskinan – kemiskinan bisa menjadi salah satu contoh gejala sosial yang lahir dari faktor kultural. Dalam sebuah masyarakat tertentu terdapat pola pikir bahwa kemiskinan sudah merupakan tradisi yang diturunkan secara turun menurun. Mereka tidak memiliki kebiasaan bekerja di luar tradisi pekerjaan mereka. Hal ini selanjutnya akan menjadi faktor gejala sosial kemiskinan yang selanjutnya akan membawa dampak masalah sosial lainnya.
  3. Perilaku menyimpang – seperti yang telah dibahas singkat sebelumnya, dalam sebuah masyarakat biasanya telah terbentuk kebiasaan-kebiasaan yang mengakar menjadi tradisi mereka. Ketika kebiasaan itu telah mengakar kuat, mereka akan merasa kesulitan menerima perubahan sosial yang sudah pasti terjadi. Hal ini bisa mengarahkan mereka mengalami culture shock. Tidak jarang ‘kekagetan’ mereka menerima budaya baru ini justru menjadi faktor penyebab terjadinya perilaku menyimpang yang menjadi akibat dari perubahan sosial yang terjadi.

Gejala sosial yang disebutkan di atas hanyalah segelintir contoh dari gejala sosial yang muncul akibat faktor kultural. Selain hal di atas, masih ada gejala sosial lainnya yang didorong oleh faktor kultural.

  • Faktor Struktural

Faktor struktural adalah faktor-faktor yang berasal dari sebuah keadaan yang memiliki pengaruh terhadap struktur. Dalam pembahasan ini yang dimaksud dengan struktur adalah segala sesuatu yang telah disusun dengan pola tertentu. Faktor ini bisa diketahui melalui pola interaksi antar individu, individu dengan kelompok, atau antar kelompok yang terjadi di masyarakat tersebut.

Faktor struktural berupa interaksi individu dengan lingkungan di luar dirinya bisa mendorong terjadinya gejala sosial, tidak lain karena setiap individu pasti memiliki tingkah laku dan pemikiran yang berbeda-beda. Ada banyak contoh perubahan struktural yang bisa membawa banyak perubahan di masyarakat. Faktor struktural yang ada di masyarakat akan bergesekan dan menciptakan interaksi-interaksi tertentu. Berikut ini adalah contoh gejala sosial yang mendapat pengaruh dari faktor struktural:

Sponsors Link

  1. Interaksi antara seorang individu dengan individu lainnya – hal ini termasuk gejala sosial yang dipengaruhi oleh faktor struktural karena setiap individu pasti memiliki pengaruh tertentu terhadap individu lainnya. Individu terbentuk dari pola perilaku, pemikiran, dan perasaan tertentu. Maka, interaksi di antara keduanya akan saling mempengaruhi dan menimbulkan gejala sosial tertentu.
  2. Interaksi antara individu dengan kelompok – bisa dengan kelompok dimana individu tersebut tergabung ataupun dengan kelompok lainnya. Individu dan kelompok ini juga akan saling mempengaruhi satu sama lain dan bisa mendorong timbulnya gejala sosial.
  3. Interaksi antar kelompok – manusia memang merupakan makhluk sosial yang suka hidup berkelompok. Kelompok-kelompok ini biasanya akan menggabungkan individu dengan visi, tujuan, sifat, pemikiran ataupun karakteristik lain yang sama. Maka, interaksi antar kelompok biasanya akan menimbulkan perbedaan dan perubahan yang selanjutnya dapat mendorong munculnya gejala sosial akibat dampak perubahan struktural.

Faktor-faktor pendorong gejala sosial di atas juga tidak bisa dihindari keberadaannya. Hal ini pula yang menyebabkan gejala sosial juga tidak bisa dihindari untuk terjadi. Gejala sosial ini membawa dampak pada masyarakat. Namun, tidak perlu kita terlalu berpikir buruk mengenai gejala sosial. Dampak yang dibawa oleh gejala sosial tidak selalu berupa dampak negatif, melainkan juga bisa berupa dampak positif. Oleh karena itulah setiap orang perlu bisa mengantisipasi terjadinya gejala sosial ini agar dapat menekan dampak negatif yang muncul dan lebih mengarahkan gejala sosial ke arah yang positif.

  • Dampak Gejala Sosial

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, setiap masyarakat pasti mengalami perubahan sosial yang selanjutnya akan menimbulkan gejala sosial. Hal ini tidak dapat dihindari untuk terjadi. Perubahan-perubahan sosial ini meliputi segala perubahan yang dipengaruhi oleh sistem sosial, nilai, sikap, dan tingkah laku individu maupun kelompok yang ada di dalam masyarakat. Hal ini akan membawa dampak kepada masyarakat tersebut. Seringkali gejala sosial ini membawa dampak negatif kepada masyarakat yang mengalami, misalnya saja adanya gejala sosial kenakalan remaja. Selain kenakalan remaja, dampak negatif lainnya yang mungkin muncul dari gejala sosial antara lain:

ads

  1. Terjadi disintegrasi sosial di dalam masyarakat yang mengalami disfungsi akibat perubahan sosial.
  2. Pemisahan komponen satu komunitas dengan komunitas lainnya sehingga muncul polarisasi sosial.
  3. Bisa menimbulkan banyak perubahan sosial di masyarakat, baik yang berhubungan dengan sistem kemasyarakatan, struktur, maupun kultur masyarakat yang bersangkutan.
  4. Muncul konflik sosial di lingkungan masyarakat.

Selain adanya dampak negatif di atas, ternyata perubahan sosial yang membawa ke gejala sosial juga bisa memberi dampak positif. Manfaat perubahan sosial inilah yang seharusnya bisa menjadi fokus kita agar perubahan sosial yang pasti terjadi itu justru memberi hal positif untuk perkembangan masyarakat kita. Lalu, apa sajakah dampak positif atau potensi yang mungkin dibawa oleh perubahan sosial atau gejala sosial? Simak berikut ini:

  1. Memicu manusia untuk menyesuaikan diri ke arah yang lebih baik. Hal ini bisa dikarenakan mereka menyadari jika mereka tidak menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi, mereka akan bisa tersingkir dan kalah dengan perubahan yang dibawa oleh kemajuan zaman.
  2. Meningkatkan rasa toleransi, karena individu dalam masyarakat semakin menyadari perbedaan yang ada di antara mereka. Mereka juga semakin berpikiran terbuka karena melihat bahwa segala sesuatu dapat berubah sehingga mereka selalu mengantisipasi akan adanya perubahan.
  3. Masyarakat yang semakin maju karena penyesuaian diri setiap individu yang terus berkesinambungan dan ditambah rasa toleransi yang tinggi membuat mereka lebih terbuka dengan perubahan. Hal ini memberi ruang untuk hal-hal baik untuk semakin berkembang di masyarakat yang kemudian akan berdampak pada semakin majunya masyarakat tersebut di banyak bidang, baik pendidikan, teknologi, hingga politik.

Untuk bisa mendukung terjadinya dampak positif dari gejala sosial yang pasti terjadi tersebut, perlu dilakukan beberapa langkah untuk menghadapi gejala sosial tersebut. Hal ini diperlukan agar masyarakat dapat menyaring perubahan yang terjadi dan menyikapi perubahan sosial dengan tepat. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan dalam menghadapi gejala sosial yang terjadi di lingkungan sekitar, antara lain:

  1. Memperbaiki komunikasi antar semua komponen di masyarakat. Hal ini terutama dalam lingkup keluarga, karena keluarga adalah kelompok terkecil dan terkuat dalam masyarakat, terlebih anak dan generasi muda yang lebih rentan dalam menghadapi perubahan sosial.
  2. Orang tua atau keluarga untuk lebih memperhatikan anak-anaknya agar terhindar dari perilaku yang menyimpang. Penanganan diri terhadap tanda awal perilaku menyimpang akan lebih efektif dibandingkan penanganan yang terlambat.
  3. Mempersiapkan anak dan keluarga dalam menghadapi perubahan dengan menanamkan nilai dan norma yang baik dan kuat. Hal ini nantinya akan menjadi filter yang baik dalam mengantisipasi perubahan sosial supaya tidak terbawa ke arus gejala sosial yang negatif.

Demikian pembahasan mengenai faktor gejala sosial dan cara menghadapi gejala sosial yang tepat. Semoga artikel kali ini bermanfaat, ya!

Sponsors Link
, , ,




Post Date: Saturday 02nd, March 2019 / 03:07 Oleh :
Kategori : Sosiologi