Sponsors Link

16 Dampak Positif dan Negatif Ruralisasi bagi Desa dan Kota

Sponsors Link

Membahas mengenai ruralisasi pasti erat kaitannya dengan adanya migrasi atau perpindahan penduduk yang bersifat nasional. Ruralisasi merupakan perpindahan penduduk dari kota ke desa atau dari daerah padat penduduk ke daerah yang minim penduduk. Yang mana daerah tujuan masih memiliki cukup lahan yang besar, sebagai salah satu perbedaan desa dan kota, untuk menampung perpindahan penduduk dalam upaya mengurangi kepadatan penduduk di kota. Dalam kegiatannya, ruralisasi juga dapat menimbulkan baik dampak positif maupun dampak negatif bagi daerah kota yang ditinggalkan dan daerah pedesaan sebagai tempat tujuan. Kondisi tersebut di sebabkan karena adanya faktor penyebab yang mendorong penduduk untuk berpindah dari daerah satu ke daerah lainnya seperti ruralisasi maupun kegiatan migrasi lainnya. Berikut ini beberapa faktor pendorong dan penarik terjadinya rurasisasi:

ads

Faktor pendorong penduduk untuk berpindah ke desa:

  • Adanya rasa jenuh untuk terus tinggal di kota.
  • Harga lahan di daerah perkotaan yang semakin naik atau semakin mahal sehingga tidak dapat dijangkau oleh penduduknya.
  • Adanya keinginan untuk membantu pembangunan desa untuk memajukan desa, baik daerah tersebut sebagai daerah asalnya maupun daerah bukan asal tempat tinggalnya.
  • Munculnya rasa tidak mampu untuk mengikuti dinamika kehidupan di daerah perkotaan.

Faktor penarik penduduk untuk berpindah ke desa:

  • Harga lahan di daerah perdesaan relatif masih murah jika di bandingkan dengan harga lahan di daerah perkotaan, sehingga masih bisa di jangkau oleh sebagian besar penduduk.
  • Pola kehidupan masyarakat yang cenderung lebih sederhana, sehingga dinamika kehidupan di perdesaan mudah untuk di ikuti.
  • Suasana kehidupan di desa lebih tenang, sehingga cocok terutama bagi penduduk berusia lanjut atau berusia tua dan dalam masa pensiun setelah kegiatan kerjanya di kota.
  • Adanya perasaan keterkaitan dengan daerah asalnya yang merupakan daerah pedesaan sekaligus untuk mengenang masa kecilnya.

Itulah beberapa faktor penyebab ruralisasi atau perpindahan penduduk dari kota ke desa. Selain penyebab tersebut, ruralisasi pada umumnya terjadi disebabkan karena jumlah kepadatan penduduk di daerah perkotaan yang semakin tinggi. Yang mana ketika daerah perkotaan mengalami kepadatan penduduk berlebih maka dapat mengganggu keseimbangan penduduk. Oleh karena itu, ruralisasi sangat diperlukan demi keseimbangan kependudukan nasional, mencegah munculnya berbagai macam contoh masalah sosial, bentuk-bentuk konflik sosial, ketimpangan sosial, dan lain sebagainya. Terlebih, ruralisasi juga dapat menunjang suatu kehidupan masyarakat yang lebih berkualitas.

Dampak Ruralisasi

Setiap kegiatan migrasi atau perpindahan penduduk pasti akan memberikan dampak baik bagi daerah yang ditinggalkan maupun daerah tujuannya, termasuk ruralisasi. Sebagai suatu perpindahan penduduk dari kota ke desa, ruralisasi memiliki dampak positif dan negatif bagi daerah perdesaan dan daerah perkotaan. Berikut ini beberapa dampak ruralisasi:

Dampak Positif dan Negatif bagi Daerah Pedesaan

Sebagai daerah tujuan perpindahan penduduk, pasti akan ada dampak baik positif maupun negatif dalam kehidupan masyarakatnya. Kondisi tersebut juga di pengaruh oleh faktor pendorong penduduk melakukan perpindahan atau ruralisasi. Berikut beberapa dampaknya:

Dampak Positif

Karena adanya faktor pendorong seperti keinginan untuk membangun desa dan mengurangi kepadatan penduduk di daerah perkotaan, maka dampak positif bagi desa sebagai daerah tujuan pun dapat dirasakan, beberapa dampak positif diantaranya adalah:

  • Ruralisasi menjadi suatu pendorong pembaharuan dan pembangunan di desa, terlebih lagi jika sebagian besar penduduk yang berpindah merupakan orang-orang yang berpendidikan dan berpikir maju. Sehingga daerah perdesaan dapat mengalami kemajuan dan modernisasi.
  • Dapat meningkatkan angka tenaga terampil di desa.
  • Mendorong kemajuan atau peningkatan kegiatan perekonomian di desa.
  • Lahan yang masih cukup luas dan kosong di desa dapat dimanfaatkan dengan baik, karena penduduk kota dapat membeli lahan tersebut yang lebih murah dibandingkan dengan harga lahan di daerah perkotaan.
  • Penduduk kota dapat membantu membangun usaha bagi penduduk desa, atau juga membuat usaha sendiri karena persaingan yang tidak terlalu tinggi seperti di kota. Sehingga dapat menambah lapangan pekerjaan di daerah perdesaan.
Sponsors Link

Dampak Negatif

Selain dampak positif, adanya perpindahan penduduk dari kota juga dapat menimbulkan beberapa dampak negatif bagi kehidupan masyarakat, berikut beberapa diantaranya:

  • Adanya peningkatan modernisasi di desa dapat perlahan-lahan meninggalkan tradisi awalnya, dan memicutimbulnya unsur-unsur perubahan sosial budaya di masyarakat.
  • Peningkatan pengaruh pergaulan, terutama bagi kaum remaja, seperti perubahan budaya-budaya kesopanan di desa.
  • Ketika penduduk perkotaan berpindah membawa berbagai kendaraan atau alat transportasi pribadi, maka dapat meningkatkan tingkat polusi udara di desa.
  • Kegiatan perekonomian di desa berkemungkinan dapat didominasi oleh penduduk baru atau penduduk perkotaan, serta harga kebutuhan pokok di desa yang cenderung dapat meningkat karena adanya penambahan kepadatan penduduk.

Dampak Positif dan Negatif bagi Daerah Perkotaan

Selain berdampak pada kehidupan masyarakat di desa, ruralisasi juga memberikan beberapa dampak positif dan negatif bagi daerah perkotaan yang ditinggalkan. Berikut beberapa dampak diantaranya:

Dampak Positif

Sponsors Link

Keinginan untuk mendorong upaya penurunan kepadatan penduduk di perkotaan melalui ruralisasi akhirnya juga dapat memberikan dampak positif bagi daerah perkotaan yang ditinggalkan. Berikut ini beberapa dampak positif yang ditimbulkan:

  • Populasi atau kepadatan penduduk di daerah perkotaan berkurang. Sehingga kepadatan penduduk di kota dan di desa dapat mengalami pemerataan, kondisi ini juga dapat menjadi salah satu upaya mengatasi ketimpangan sosial oleh pemerintah.
  • ketika kepadatan penduduk di kota berkurang maka berdampak pula pada penurunan polusi udara di kota.
  • Berkurangnya persaingan usaha dalam kegiatan perekonomian kota.
  • Harga-harga kebutuhan sehari-hari berkemungkinan menurun karena adanya penurunan kepadatan penduduk, sehingga permintaan barang dan jasa juga menurun.

Dampak negatif

Dampak negatif bagi daerah perkotaan juga dapat timbul dengan adanya ruralisasi, beberapa diantaranya adalah:

  • Penurunan kepadatan penduduk juga berdampak negatif pada penurunan jumlah konsumen di perkotaan, sehingga berkemungkinan menurunkan kegiatan perekonomian di kota.
  • Penurunan kegiatan perekonomian di kota juga dapat berpengaruh pada penurunan pendapatan daerah.
  • Ketika penduduk yang berpindah sebagian besar adalah tenaga terampil dan berpendidikan, maka tidak menutup kemungkinan akan ada penurunan tingkat tenaga terampil dan berpendidikan di kota.

Demikian beberapa penjelasan mengenai dampak ruralisasi, baik dampak positif maupun negatif yang di timbulkan bagi kedua daerah, yaitu daerah pedesaan sebagai daerah tujuan dan daerah perkotaan yang ditinggal Semoga bermanfaat.

Sponsors Link
, , ,




Post Date: Tuesday 10th, April 2018 / 02:40 Oleh :
Kategori : Sosiologi