Sponsors Link

13 Dampak Negatif dan Positif Primordialisme Terhadap Suatu Negara

Sponsors Link

Sadar atau tidak sadar suatu ikatan-ikatan yang lebih bersifat primordialisme akan terbentuk oleh setiap masyarakat dalam suatu suku bangsa. Dimana ikatan tersebut merupakan suatu loyalitas yang berlebihan yang lebih mengutamakan suatu kepentingan kelompok dibanding kepentingan sendiri. Sebagai contoh seperti kelompok agama, ras, keluarga, daerah, dan lain sebagainya. Kondisi tersebut juga disebabkan karena sejatinya masyarakat hidup didalam berbagai bentuk-bentuk masyarakat multikultural. Pengertian masyarakat multikultural sendiri dianggap sebagai suatu kehidupan masyarakat yang terdiri dari berbagai macam diferensiasi sosial, baik itu ras, budaya, adat istiadat, tradisi, suku, dan lain sebagainya. Kehadiran ikatan yang bersifat primordialisme didalam kehidupan masyarakat multikultural pasti menimbulkan baik itu dampak positif maupun dampak negatif. Untuk mengetahui apa saja dampak primordialisme, simak penjelasan berikut ini.

ads

Pengertian Primordialisme

Sebelum membahas mengenai dampak primordialisme, perlu dipahami terlebih dahulu apa yang sebenarnya disebut sebagai suatu ikatan yang bersifat primordialisme. Seperti yang telah disebutkan diatas bahwa primordialisme merupakan suatu loyalitas yang diberikan secara berlebihan oleh individu terhadap kelompoknya. Dimana sebenarnya loyalitas yang berlebihan tersebut justru dapat mengancam integrasi bangsa, mengapa demikian? Karena sikap primordialisme dapat mengurangi loyalitas individu sebagai seorang warga negara yang memiliki budaya nasional dan negara, sehingga dapat menjadi suatu ancaman terhadap kedaulatan negara sendiri. Lalu apa yang sebenarnya disebut sebagai suatu primordialisme, beberapa ahli juga memberikan pendapat mereka mengenai primordalisme, berikut beberapa diantaranya:

  • William G. Sumner

Menurut William G. Sumner, primordialisme menunjukkan adanya suatu persamaan persaudaraan yang erat didalam suatu kelompok atau golongan sosial tertentu didalam masyarakat. Dimana ditunjukkan dengan adanya suatu kerjasama, perilaku saling menghormati dan menolong terhadap sesama anggota kelompok, adanya suatu solidaritas, kesetiaan, serta kesediaan untuk berkorban demi kelompok tersebut.

  • Charles Horton Cooley

Sedangkan menurut Charles Horton Cooley, primordialisme sangat penting perannya didalam suatu kelompok primer dalam menentukan kepribadian individu, dimana didalam kelompok tersebutlah individu akan belajar untuk mengenal kasih sayang, kebebasan, keadilan, kesedihan, dan juga rasa untuk berkorban demi kelompoknya. Dari pengalaman-pengalaman atau pembelajaran tersebutlah suatu perasaan bersama terbentuk didalam kelompok tersebut. Oleh sebab itu, primordial atau primordialisme dapat terjadi jika suatu masyarakat atau kelompok sosial tertentu masih mempertahankan nilai dasar atau keaslian kelompok nya.

  • Sumner

Menurut Sumner, didalam setiap kelompok primer atau golongan masyarakat pasti memiliki sifat etnosentris. Dimana primordialisme mengarah kepada suatu pandangan yang dimiliki para anggota kelompok yang menganggap bahwa segala sesuatu yang berkaitan atau berhubungan dan termasuk dalam kelompoknya merupakan yang terbaik dibanding dengan kelompok lainnya, tidak hanya terbaik tetapi juga paling istimewa dan paling hebat.

Itulah beberapa pengertian primordialisme, dimana dapat disimpulkan bahwa primordialisme merupakan suatu sikap atau pandangan yang dimiliki oleh individu yang menganggap bahwa kelompoknya adalah segalanya, dan memberikan loyalitas yang berlebih terhadap kelompok. Hal ini akan dibuktikan dengan lebih mengutamakan kepentingan kelompok dibandingkan dengan kepentingan pribadinya. Primordialisme juga mengarahkan individu didalam kelompok untuk memiliki pikiran bahwa kelompoknya lebih baik dibandingkan dengan kelompok sosial lainnya yang ada disekitarnya. Oleh sebab itu, primordialisme terkadang justru dapat menimbulkan suatu dampak negatif terhadap berlangsungnya kehidupan masyarakat multikultural. Lalu apa saja dampak primordialisme, simak penjelasan berikut untuk mengetahui dampak primordialisme lebih lanjut.

Dampak Primordialisme

Primordialisme memang dianggap sebagai suatu faktor penting dalam upaya untuk memperkuat ikatan didalam suatu kelompok kebudayaan yang bersangkutan, sehingga kelompok dapat menghalangi atau menghadapi segala macam ancaman dari luar kelompok kebudayaan tersebut dengan baik. Walaupun dianggap sebagai suatu faktor yang penting, namun primordialisme juga dianggap sebagai suatu hal atau sifat yang negatif. Hal ini dikarenakan primordialisme dapat mengganggu kelangsungan hidup suatu bangsa dan negara.

Sponsors Link

Terlebih lagi, primordialisme juga dianggap sebagai suatu sifat yang primitif, regresif, dan merusak, sehingga dapat menghambat proses perubahan kearah yang lebih maju serta menghambat proses modernisasi, proses pembangunan, hingga dapat pula merusak integrasi nasional. Jika sifat primordialisme terlalu kuat, maka dapat memicu potensi berbagai macam bentuk-bentuk konflik sosial antara kebudayaan atau suku-suku yang dimiliki oleh suatu negara. Oleh sebab itu, primordialime lebih dianggap menimbulkan berbagai dampak negatif dibandingkan dengan dampak positif. Berikut ini beberapa penjelasan mengenai dampak primordialisme, baik itu dampak negatif maupun dampak positif.

Dampak Negatif Primordialisme

  1. Mengurangi Loyalitas Terhadap Kebudayaan Nasional

Loyalitas yang diberikan oleh individu secara berlebihan terhadap budaya subnasional merupakan bagian dari sifat primordialisme, dimana kondisi tersebut dapat mengancam integrasi bangsa, salah satunya adalah mengurangi loyalitas warga negara terhadap budaya nasional dan negara yang sebenarnya dimiliki, sehingga dapat mengancam pula kondisi kedaulatan suatu negara.

  1. Memungkinkan Munculnya Gerakan untuk Memisahkan Diri dari Negara
ads

Adanya loyalitas yang tinggi terhadap suatu kelompok kultural yang terorganisir secara politik dapat mendorong munculnya suatu aliran yang dapat mengancam persatuan dan keutuhan suatu bangsa. Dimana kelompok-kelompok yang terorganisir secara politik tersebut kemudian akan mengajukan berbagai macam tuntutan terhadap negara, sehingga apabila tuntutan-tuntutan tersebut tidak dipenuhi akan memicu suatu gerakan untuk memisahkan diri dari negara. Oleh karena itu, mengembangkan budaya toleransi sangat penting didalam kehidupan masyarakat multikultural untuk mengurangi adanya sifat primordialisme.

  1. Mengganggu Kelangsungan Hidup suatu Bangsa

Tidak hanya menjadi suatu ancaman bagi keutuhan dan persatuan bangsa, tetapi primordialisme juga mengganggu kelangsungan hidup suatu bangsa, dimana hal ini disebabkan karena salah satu pihak akan lebih mementingkan kepentingan kelompoknya sendiri dibanding kepentingan masyarakat bersama. Selain itu, mereka juga akan menilai bahwa kebudayaan mereka sendiri lebih baik dibanding kebudayaan kelompok atau masyarakat lainnya, sehingga kesatuan bangsa akan terganggu dan tidak berjalan dengan baik.

  1. Menghambat Hubungan Antar-Bangsa

Ketika kehidupan kebudayaan suatu bangsa terganggu maka hal tersebut juga akan berpengaruh terhadap berlangsungnya suatu hubungan antar bangsa. Oleh sebab itu, primordialisme dianggap memberikan dampak negatif terhadap hubungan antar bangsa, hal ini karena salah satu pihak menjadi tidak menginginkan adanya kebudayaan baru yang masuk. Kondisi tersebut berarti bahwa tidak ada niatan untuk menjalin suatu kerjasama dengan pihak lainnya, sehingga akan mengganggu hubungan antar bangsa. Mereka cenderung beranggapan untuk menyelesaikan atau mengurus permasalahan mereka sendiri sesuai dengan keinginan kelompok itu sendiri.

  1. Menghambat Proses Asimilasi dan Integrasi

Terhambat nya suatu hubungan antar bangsa karena tidak mau menjalin hubungan atau kerjasama dengan pihak lain juga berdampak pada terhambat nya suatu proses contoh asimilasi budaya dan integrasi. Dimana penerimaan persepsi yang tidak berjalan dengan baik terhadap adanya suatu kebudayaan baru yang masuk disebabkan oleh adanya suatu sikap primordialisme oleh masyarakat tertentu. Sehingga penggabungan kebudayaan tidak dapat berlangsung dengan baik.

  1. Menghambat Modernisasi dan Proses Pembangunan

Primordialisme menghambat suatu proses sosial berarti bahwa mereka cenderung mempertahankan adat istiadat kebudayaan suatu kelompok tertentu, dan menolak masuknya suatu kebudayaan baru. Ketika proses asimilasi tidak dapat berjalan dengan baik, berarti tidak ada kebudayaan baru yang masuk sehingga kondisi tersebut menghambat modernisasi masyarakat serta proses pembangunan. Hal ini pastinya juga akan berdampak buruk terhadap kemajuan suatu negara dimana perkembangan zaman terus berlangsung.

  1. Mengurangi Objektifitas Ilmu Pengetahuan

Primordialisme juga berdampak negatif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, dimana kelompok yang cenderung bersifat primordialisme akan susah atau tidak mau melihat secara objektif suatu hal yang dihadapinya, bahkan mereka juga cenderung lebih membenarkan apa yang salah walaupun  sebenarnya terlihat jelas benar. Oleh sebab itu primordialisme mengurangi atau bahkan menghilangkan objektifitas ilmu pengetahuan.

  1. Menyebabkan Diskriminasi

Primordialisme menganggap bahwa kebudayaan kelompoknya adalah yang terbaik dibandingkan dengan kebudayaan kelompok lain, hal ini kemudian akan memicu timbulnya diskriminasi dalam kehidupan masyarakat.  Dimana penilaian berlawanan antara kebudayaan kelompok satu dengan yang lainnya akan menimbulkan suatu sikap diskriminasi terhadap individu yang memiliki budaya berbeda dengan mereka. Kondisi tersebut juga dipengaruhi oleh adanya pandangan mayoritas dan minoritas suatu kelompok.

  1. Menjadi suatu Kekuatan Terpendam Terjadinya Konflik Kebudayaan
Sponsors Link

Dampak negatif dari primordialisme yang terakhir adalah bahwa primordialisme yang hadir didalam suatu kelompok kebudayaan atau golongan dalam masyarakat dapat menjadi suatu faktor pendorong terjadinya berbagai macam bentuk-bentuk konflik sosial kebudayaan atau berbagai macam contoh masalah sosial kebudayaan di dalam masyarakat. kondisi tersebut didorong adanya suatu sikap balas dendam atau sikap negatif yang mendorong individu atau kelompok untuk melakukan suatu pembalasan.

Dampak Positif Primordialisme

Selain beberapa dampak negatif primordialisme diatas, ada pula beberapa dampak positif yang dapat dirasakan dari sifat primordialisme. Berikut beberapa dampak positif primordialisme tersebut:

  1. Meneguhkan Cinta Tanah Air

Adanya sifat primordialisme juga dapat membantu menumbuhkan cinta terhadap kebudayaan bangsa sendiri, sehingga dapat mendorong individu untuk menolak kebudayaan negatif yang tidak sesuai dengan prinsip kebudayaan bangsa.

  1. Mempertinggi Kesetiaan Terhadap Bangsa

Loyalitas yang diberikan terhadap budaya asli bangsa mendorong tumbuhnya suatu rasa kesetiaan terhadap bangsa dan kebudayaan sendiri. Mereka juga pasti akan rela serta bangga untuk memperjuangkan kepentingan negara bersama.

  1. Mempertinggi Semangat Patriotisme

Mempertinggi kesetiaan terhadap bangsa berarti juga bahwa primordialisme mempertinggi semangat patriotisme, dimana menumbuhkan rasa nasionalisme untuk memperjuangkan dan mendukung kebudayaan serta kepentingan bangsa dan negara.

  1. Menjaga Keutuhan, Eksistensi, serta Kestabilan Budaya

Dengan adanya sifat primordialisme maka berbagai macam kebudayaan yang dimiliki oleh bangsa dan negara dapat dijaga keutuhan nya, sehingga kebudayaan tidak akan hilang atau tercampur dengan kebudayaan-kebudayaan yang tidak sesuai.

Itulah beberapa dampak primordialisme dalam kehidupan masyarakat multikultural, baik dampak yang negatif maupun dampak positif. Semoga bermanfaat.

Sponsors Link
, , , , ,
Post Date: Wednesday 16th, May 2018 / 04:13 Oleh :
Kategori : Sosiologi