Sponsors Link

8 Dampak Positif dan Negatif Lembaga Keluarga Perlu Diketahui Dari Sekarang!

Sponsors Link

Keluarga adalah lembaga sosial terkecil dalam masyarakat yang memiliki peran penting bagi tiap individu, seperti yang kita ketahui pada peran pranata keluarga. Bukan hanya berperan sebagai lembaga sosialisasi, keluarga juga memiliki peran penting lainnya seperti dan pastinya tidak bisa dipisahkan dari kehidupan kita. Pastinya terbayang kan seberapa pentingnya peran lembaga keluarga dalam kehidupan kita? Namun sebenarnya apa sih dampak lembaga keluarga untuk kita? Apakah lembaga keluarga juga bisa berdampak negatif untuk kita? Nah daripada semakin penasaran, yuk kita simak penjelasannya berikut ini!

ads

Dampak Positif Lembaga Keluarga

Lembaga keluarga merupakan sebuah organisasi yang terdiri dari orang tua (ayah dan ibu) serta anak yang di dalamnya berlangsung sebuah kehidupan rutin dan dinamis yang pastinya tiap anggota keluarga memiliki peran yang berbeda antara satu dengan lainnya. Peran tiap anggota keluarga ini didampaki oleh nilai dan norma yang berlaku di masyarakat untuk mencapai tujuan yang dikehendaki. Lalu sebenarnya apa dampak positif lembaga keluarga untuk kehidupan kita? Nah berikut adalah beberapa dampak positif lembaga keluarga yang bisa kita dapatkan:

  • Tercapainya suatu tujuan kita dalam masyarakat juga didukung oleh faktor keluarga, lebih tepatnya karena keberhasilan fungsi keluarga dalam memahami realitas atau kenyataan sosial yang terjadi di lingkungan sekitar. Tindakan sosial ini terdiri dari banyak hal seperti nilai sosial, kepercayaan, sikap, serta tujuan yang akan menjadi penuntun tindakan untuk seseorang yang tentu saja dilengkapi dengan berbagai fungsi pranata keluarga lainnya;
  • Sebagai pembentuk kepribadian anak, di mana peran orangtua sangatlah penting sejak anak dari awal pertumbuhan hingga terbentuk kepribadian mereka yang biasanya mulai terlihat ketika anak memasuki masa awal sekolah. Pada tahap ini, orang tua juga akan mengajarkan anak norma yang berlaku di masyarakat dan mengetahui hal apa saja yang sebaiknya dilakukan dan tidak boleh dilakukan sehingga anak dapat bersoisalisasi dengan baik;
  • Anak bisa mendapatkan status atau kedudukan tertentu dari orang tua tanpa perlu bersusah payah. Kok bisa? Tentu saja karena orang tua sang anak yang juga memiliki kedudukan sebelumnya dan anak otomatis dipercaya juga dapat memegang kedudukan tersebut dengan baik.

Dampak Negatif Lembaga Keluarga

Ketika salah satu peran anggota keluarga terganggu, maka hal ini akan berdampak pada keberlangsungan keluarga tersebut dan hal ini yang biasa dikenal dengan istilah disfungsi keluarga. Disfungsi keluarga biasanya terjadi karena adanya perpecahan dalam keluarga alias terjadi perceraian yang akan menyebabkan melemahnya hubungan antara anggota keluarga dan timbulnya rasa saling curiga.  Namun apakah ada dampak lainnya dari disfungsi keluarga selain bentuk penyimpangan sosial? Untuk lebih jelasnya, yuk kita simak dampak negatif lembaga keluarga berikut ini!

  • Pertengkaran orang tua yang terjadi di depan anak dapat berpengaruh pada mental anak tersebut dan juga dapat berpengaruh pada bagaimana cara anak bersosialisasi di masyarakat;
  • Lembaga keluarga tidak saja hanya bisa berpengaruh negatif ketika orang tua bercerai, namun juga ketika mereka terlalu sibuk. Orang tua yang terlalu sibuk akan menyebabkan anak tidak memiliki cukup waktu dengan mereka bahkan bisa jadi lebih dekat secara emosional dengan pembantu atau siapapun yang mengasuh mereka sehari-hari;
  • Terlalu sibuknya orang tua akan menyebabkan komunikasi yang terjadi tidak lancar alias tidak efektif. Ketidakefektifan komunikasi ini juga bisa disebabkan pertengkaran orang tua dan hal ini bisa menyebabkan anak menumpuk amarahnya dan melampiaskannya pada berbagai hal negatif seperti berkelahi dengan temannya bahkan melakukan tindakan negatif seperti minum alkohol ataupun merokok;
  • Disfungsi keluarga juga bisa membuat anak kesulitan dalam menentukan jati dirinya yang berarti anak akan bingung dalam menentukan tujuannya dan cenderung memiliki kepribadian yang bersifat negatif bahkan bisa menimbulkan berbagai gejala sosial kenakalan remaja;
  • Dapat membuat anak mengalami depresi yang berarti mereka akan mengalami rasa sedih berkepanjangan dan juga merasa tdak senang serta murung. Hal ini biasanya terlihat dari sikap anak yang lebih menutup diri bahkan kesulitan bergaul dengan teman, terlalu mudah tersinggung, mengalami sulit tidur atau insomnia, dan lain-lain;

Nah itu tadi adalah beberapa dampak positif dan negatif lembaga keluarga yang bisa dialami oleh setiap anggota keluarga. Pastinya sudah tidak bingung lagi kan mengenai apa sih dampak dari lembaga sosial terkecil ini dalam hidup kita? Semoga informasi yang satu ini bermanfaat untuk kalian ya!

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Wednesday 19th, December 2018 / 08:29 Oleh :
Kategori : Sosiologi