Sponsors Link

17 Dampak Positif Dan Negatif Dari Asimilasi yang Wajib Anda Ketahui

Sponsors Link

Contoh asimilasi budaya seperti yang sudah dibahas disini, yaitu proses percampuran dua budaya yang menghasilkan budaya baru. Bagi sebuah bangsa besar dengan dibukanya sebab terjadinya perdagangan internasional dan didukung oleh pemerintahan yang secara terbuka mendukung perdagangan internasional tersebut, bangsa Indonesia terasa atau tidak terasa telah melakukan proses asimilasi.

ads

Proses asimiliasi sendiri bertujuan untuk mengurangi perbedaan antara individu di dalam suatu kelompok dampak kesenjangan sosial dimasyarakat, sehingga setiap individu dalam kelompok masyarakat tersebut akan merasa nyaman.  Namun sebuah proses tentu akan mebawa dampak bagi pelakunya baik itu positif maupun negatif. Begitupun dengan asimiliasi, berikut dampak positif dan negatif dari asimilasi.

Dampak Positif Dari Asimilasi

  1. Munculnya budaya baru, menambah kekayaan budaya yang sudah ada.
  2. Mengajarkan setiap individu untuk bersikap toleran kepada sesama manusia terutama kepada pembawa budaya baru.
  3. Belajar pola pikir dari bangsa yang sudah maju, sehingga memberikan wawasan baru dan mendorong setiap individu untuk maju.
  4. Dapat memperkenalkan keanekaragaman budaya kita ke luar negeri.
  5. Setiap individu dapat lebih mudah belajar tentang berbagai macam ilmu pengetahuan sehingga wawasannya semakin berkembang dan akhirnya memudahkan orang tersebut untuk maju.
  6. Proses asimilasi menghasilkan budaya baru yang lebih praktis.
  7. Budaya baru membuat nyaman baik bagi pendatang maupun penduduk asli karena semakin berkurangnya perbedaan.
  8. Suasana yang kondusif membuat para investor merasa aman untuk menanamkan modal.
  9. Suasana yang kondusif juga dapat meningkatkan wisatawan mancanegara datang ke Indonesia dan menambah devisa negara.

Dampak Negatif Dari Asimilasi

  1. Hilangnya budaya asli, sangat disayangkan karena merupakan warisan nenek moyang kita.
  2. Sulit mengenali budaya asli daerah tersebut.
  3. Banyaknya orang yang lebih mudah meniru perilaku buruk dari budaya asing.
  4. Generasi muda lebih senang dengan budaya asing yang dinilai lebih praktis sehingga berpotensi hilangnya budaya asli.
  5. Budaya modern lebih menumbuhkan sifat individualisme sehingga berpotensi berkurangnya rasa gotong royong, saling membantu dan peduli kepada sesama.
  6. Dapat terjadi contoh perubahan sosial cepat yang berdampak pada permusuhan sehingga berpotensi memecah belah bangsa.
  7. Banyak orang terutama generasi muda yang lebih mencintai produk asing sehingga lambat laun produk lokal kalah pamor dan hilang dari pasaran.
  8. Hilangnya rasa nasionalisme.

Itulah dampak positif dan negatif dari asimilasi. Walau banyak dampak positifnya, namun hendaknya kita sebagai bangsa yang besar tidak kehilangan identitas aslinya. Akan sangat disayangkan jika budaya tradisional kita yang sudah tertanam dan menjadi ciri khas bangsa ini, harus hilang dan punah digantikan oleh budaya asing yang belum tentu cocok dengan kepribadian bangsa Indonesia.

Namun melestarikan budaya asli Indonesia pada ciri-ciri era globalisasi informasi seperti saat ini bukanlah hal yang mudah. Gempuran-gempuran westernisasi yang terus meracuni otak generasi muda tidak bisa dihindari karena semakin mudahnya kita mendapatkan berbagai macam informasi dari seluruh penjuru dunia melalui majunya teknologi. Oleh karena itu sangat diharapkan bangkitnya rasa dan jiwa nasionalisme generasi muda agar budaya bangsa bisa terus terjaga, langkah ini tentu saja tidak bisa dilakukan oleh hanya satu kelompok masyarakat saja namun harus dilaksanakan oleh seluruh elemen bangsa secara bersama-sama.

Sponsors Link
, , , ,
Post Date: Thursday 11th, October 2018 / 10:07 Oleh :
Kategori : Antropologi