Sponsors Link

5 Contoh Sosiologi Ekonomi Dalam Masyarakat Menurut Para Ahli

Sponsors Link

Ilmu sosiologi mempelajari tentang perilaku hubungan manusia di lingkungan sosialnya. Seiring berkembangnya jaman, lingkungan sosial manusia menjadi semakin beragam. Hal ini menyebabkan perkembangan di dalam ilmu sosiologi. Ada banyak sekali cabang dari ilmu sosiologi, misalnya sosiologi ekonomi, sosiologi kesehatan, sosiologi pendidikan, contoh sosiologi politik, dan lain sebagainya. Salah satu cabang ilmu sosiologi yang akan dibahas kali ini yaitu sosiologi ekonomi.

ads

Ilmu ekonomi merupakan ilmu yang mempelajari perilaku dan upaya manusia memenuhi kebutuhan maupun keinginannya. Sosiologi ekonomi mempelajari mengenai kehidupan perekonomian manusia ditinjau dari segi sosiologinya. Ilmu ini juga mencari hubungan antara perekonomian dengan fenomena sosial. Pendekatan sosiologis digunakan oleh para ahli sosiologi untuk memahami dan menjelaskan fenomena sosial yang terjadi di masyarakat.

Pada umumnya, kegiatan ekonomi di masyarakat terdiri dari tiga proses, yaitu proses produksi, konsumsi, dan distribusi. Kegiatan produksi muncul karena kebutuhan konsumsi manusia. Contohnya, apabila manusia memerlukan makanan berupa nasi maka harus ada manusia yang memproduksi beras. Kegiatan distribusi dilakukan supaya konsumen (pelaku kegiatan konsumsi) dapat dengan mudah memperoleh kebutuhannya. Contohnya beras yang diproduksi di sawah di daerah pedesaan akan dikirim ke penduduk perkotaan yang membutuhkan. Tentunya dalam tiga pokok kegiatan ekonomi ini dibutuhkan adanya hubungan antara satu manusia dengan manusia lain, yang dapat dilihat dari sisi keilmuan sosiologi.

Berikut akan dijelaskan mengenai contoh sosiologi ekonomi menurut para ahli.

  • Karl Marx

1. The economics and Philosophical Manuscripts (Manuskrip Ekonomi dan Filsafat)

Dalam manuskrip ini dijelaskan mengenai hubungan antara pemilik modal atau kapital dengan pekerja yang diberi upah. Hubungan sosial yang terjadi karena adanya sesuatu yang dapat dijual dan dibeli. Pekerja adalah orang yang tidak memiliki modal serta alat produksi dan harus bekerja pada para pemilik modal agar dapat bertahan hidup. Karena itu, pekerja harus bekerja dan membuat karya. Namun pada akhirnya yang berhak atas karya tersebut adalah pemilik modal. Maka dari itu, para pekerja akan bergantung kepada pemilik modal, dan pemilik modal akan semakin kaya dan menikmati hasil dari kerja keras pekerja.

2. The Power of Money in Bourgeois Society

Karl Marx memberi penekanan antara hubungan sosial yang berkaitan dengan uang. Disebutkan bahwa karena uang, manusia dapat menjadi seorang yang bertindak tidak manusiawi. Hal ini karena manusia berpikir bahwa dengan memiliki uang ia dapat mendapatkan sesuatu yang dimau. Sebaliknya, manusia yang tidak memiliki uang justru malah terbatasi kemampuannya.

3. Contribution to the Critique of Political Economy

Manusia memiliki hubungan karena adanya produksi. Hubungan ini menggantikan fondasi contoh sistem ekonomi liberal masyarakat, di mana di atasnya terdapat fondasi hukum dan politik. Keberadaan manusia ditentukan bukan hanya dari adanya manusia, tetapi dari keberadaan sosialnya.

  • Max Weber

Max Weber juga pernah meneliti sesuatu yang disebut sosiologi ekonomi. Ia tidak hanya meneliti fenomena ekonomi saja, namun juga menghubungkannya dengan fenomena, politik, hukum, dan keagamaan. Masalah utama yang ditekankan yaitu bagaimana caranya untuk menggabungkan analisa yang didorong oleh keekonomian dan sosial.

Sponsors Link

Tindakan ekonomi merupakan salah satu dari tindakan sosial, karena kegiatan-kegiatan ekonomi juga bergantung pada status dan kemampuan sosial yang dimiliki manusia. Institusi ekonomi sangat bergantung pada hubungan antar manusia, baik di jaman dulu maupun di jaman sekarang.

  • Emile Durkheim

1. The Division of Labor in Society

Disertasi ini menjelaskan bagaimana keteraturan sosial dapat dijaga karena adanya solidaritas, dalam bentuk mekanikal dan juga organik. Masyarakat mengalami perubahan dari struktur primitif menjadi masyarakat industri modern. Dalam masyarakat yang lebih primitif, atau mekanikal, keteraturan sosial terjadi karena manusia memiliki pemikiran yang seragam sehingga terjadi keteraturan sosial. Dalam syarat modernisasi, terdapat adanya pembagian pekerjaan.

Hal ini menyebabkan berubahnya hal yang menjaga keteraturan sosial, dari yang tadinya primitif atau mekanikal menjadi organik atau adanya ketidaksamaan. Dengan adanya hal ini, dalam tatanan masyarakat modern terjadi hubungan saling membutuhkan antar manusia demi terciptanya keteraturan sosial dan kesejahteraan. Berubahnya tatanan masyarakat dari mekanikal ke organis tentu dapat menciptakan adanya ketidakteraturan, krisis, atau pun masalah lainnya. Namun, apabila masyarakat telah berkembang maka akan tercipta kesejahteraan.

Sponsors Link

  • Joseph Schumpeter

Sosiologi ekonomi mempelajari mengapa manusia melakukan sesuatu tindakan tertentu dalam upaya memenuhi kebutuhannya secara institusional, di mana aktivitas ekonomi terjadi. Analisis ekonomi juga dilakukan untuk mengetahui mengapa tindakan tertentu dilakukan serta apa saja akibat dari tindakan tersebut.

Pada jaman modern ini, terjadi perkembangan dalam ilmu sosiologi ekonomi. Konsepsi mengenai rasionalitas dan individualisme dimasukkan ke dalam bagian dari kajian sosiologi. Kemudian untuk menganalisis masalah sosiologi ekonomi, tidak hanya menggunakan pendekatan ekonomi klasik, namun digunakan juga ilmu sosiologi, ilmu psikologi, dan juga contoh sosiologi politikTerdapat perbedaan dari cara sosiologi dan ekonomi dalam memandang sesuatu. Contohnya adalah selera. Ilmu ekonomi menanggap selera sebagai sesuatu yang konstan, tidak berubah, dipengaruhi oleh kebutuhan dan nilai kegunaan suatu barang. Sedangkan menurut ilmu sosiologi, selera dapat berubah dan juga sangat bergantung pada pandangan orang lain.

Demikian penjelasan mengenai contoh sosiologi ekonomi. Semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan pembaca.

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Saturday 08th, September 2018 / 03:41 Oleh :
Kategori : Sosiologi