Sponsors Link

5 Contoh Sosialisasi Primer dan Sekunder oleh Individu

Sponsors Link

Berlangsungnya kehidupan manusia atau kehidupan masyarakat tidak akan dapat terlepas dari adanya sosialisasi didalamnya. Hal ini dikarenakan sosialisasi merupakan salah satu bentuk dari berlangsungnya proses interaksi sosial. Setiap manusia yang lahir merupakan seorang makhluk sosial yang akan selalu bergantung kepada manusia lainnya untuk memenuhi setiap kebutuhan hidupnya, sehingga manusia tidak akan dapat hidup sendiri.

ads

Dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan hidup tersebut, maka setiap manusia melakukan interaksi sosial sebagai salah satu contoh tindakan sebagai makhluk sosial. Sosialisasi dan interaksi sosial sendiri tidak dapat dipisahkan, dimana dalam kehidupan masyarakat banyak sekali contoh sosialisasi yang berlangsung, baik itu sosialisasi primer maupun sosialisasi sekunder. Apa saja contoh sosialisasi primer dan sekunder tersebut, simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Sosialisasi

Apakah yang sebenarnya disebut dengan sosialisasi? Sosialisasi merupakan suatu proses pembelajaran yang dialami oleh individu maupun kelompok masyarakat yang dapat mengarahkan kepada suatu kebudayaan didalamnya. Sosialisasi juga merupakan kegiatan belajar dan mengajar oleh individu maupun kelompok didalam masyarakat dengan tujuan untuk menjadi bagian dari masyarakat yang memiliki peran sosial masing-masing sesuai dengan potensi yang dimiliki. Oleh sebab itu, sosialisasi menjadi salah satu aspek yang penting dalam berlangsungnya kehidupan individu dan masyarakat.

Beberapa ahli juga memberikan pendapat mereka mengenai pengertian sosialisasi, dimana menurut mereka sosialisasi merupakan suatu proses pembelajaran mengenai pola kehidupan yang sesuai dengan adanya nilai, norma, kebiasaan, hingga kebudayaan yang berlaku didalam suatu lingkungan masyarakat yang dilakukan oleh seorang individu maupun kelompok. Unsur-unsur sosialisasi sendiri adalah adanya suatu peranan pola hidup yang berlangsung dalam lingkungan masyarakat yang didasarkan pada norma, nilai, kebudayaan, serta kebiasaan masyarakat itu sendiri. Oleh sebab itu, peran nilai dan norma dalam proses sosialisasi juga memiliki kedudukan yang penting, terutama dalam suatu proses pembelajaran.

Tujuan Sosialisasi

Setelah memahami apa yang sebenarnya dimaksud dengan sosialisasi, sosialisasi yang berlangsung dan memiliki kedudukan penting dalam berlangsungnya kehidupan manusia juga memiliki beberapa tujuan-tujuan tertentu yang menjadi pencapaiannya. Berikut ini beberapa tujuan yang ingin dicapai dari berlangsungnya suatu sosialisasi dalam masyarakat:

  • Sosialisasi bertujuan untuk membantu seseorang baik dalam bentuk fisik maupun mental dalam hal mendapatkan identitas diri.
  • Sosialisasi juga bertujuan untuk membantu individu maupun kelompok dalam upaya mengembangkan potensi yang dimiliki masing-masing.
  • Sosialisasi bertujuan untuk mengarahkan dan membantu individu maupun kelompok untuk memahami bagaimana suatu kehidupan masyarakat sosial.
  • Sosialisasi bertujuan untuk membantu individu maupun kelompok dalam memahami dan mengimitasi kebudayaan yang ada dan berkembang dalam masyarakat.
  • Sosialisasi juga dapat bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar individu maupun kelompok agar dapat bertahan hidup dalam masyarakat sosial.
  • Sosialisasi bertujuan untuk mengajarkan individu untuk dapat mengendalikan diri sendiri sesuai dengan fungsi yang ada dalam masyarakat melalui cara mengevaluasi diri dan perbuatan.
  • Tujuan sosialisasi yang terakhir adalah untuk menanamkan nilai-nilai pada setiap individu dalam masyarakat sosial.

Itulah beberapa tujuan berlangsungnya suatu sosialisasi dalam kehidupan masyarakat, selain tujuannya, sosialisasi juga memiliki beberapa jenis. Jenis sosialisasi dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu sosialisasi primer dan sosialisasi sekunder. Kedua jenis sosialisasi tersebut akan dibahas dalam penjelasan berikut ini bersama dengan contoh sosialisasi primer dan sekunder.

Sponsors Link

Contoh Sosialisasi Primer dan Sekunder

Sebelum mengetahui apa saja contoh sosialisasi primer dan sekunder, perlu dipahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan sosialisasi primer dan sekunder tersebut. Sosialisasi primer dan sekunder merupakan jenis sosialisasi yang didasarkan pada prosesnya. Berikut penjelasannya:

  1. Sosialisasi Primer

Pengertian

Sosialisasi primer merupakan jenis atau proses sosialisasi yang paling awal akan dialami oleh setiap individu sebelum masuk dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Hal ini disebabkan karena sosialisasi primer terjadi didalam lingkungan keluarga, dimana proses interaksi yang berlangsung dilakukan oleh agen-agen atau para anggota sosialisasi keluarga. Lingkungan keluarga sebagai suatu agen sosialisasi memiliki dua macam, yaitu keluarga inti dan keluarga besar. Keluarga inti dapat terdiri dari ayah, ibu, kakak, maupun adik, sedangkan keluarga besar terdiri dari gabungan keluarga inti dengan kakek, nenek, bibi, paman, dan lain sebagainya.

ads

Melalui lingkungan keluarga setiap individu akan bersosialisasi dengan individu yang lainnya, sosialisasi ini dapat dimulai melalui adanya sikap saling menghormati, jujur, toleransi, tolong-menolong, hingga adanya rasa kasih sayang. Dalam sosialisasi primer, setiap individu sedang dalam masa atau tahapan sosialisasi yang disebut sebagai preparatory stage atau juga bisa disebut sebagai tahap persiapan. Tahap ini disebut sebagai suatu tahapan awal dari sosialisasi karena tahapan dini dimulai sejak seorang individu lahir ke dunia. Sehingga setiap individu dapat melakukan persiapan diri sebelum keluar dan masuk dalam kehidupan masyarakat sosial diluar lingkungan keluarga.

Oleh sebab itulah, kehadiran lingkungan keluarga akan sangat menentukan sikap serta kepribadian individu, dan memiliki kedudukan yang penting dalam tumbuh dan kembangnya seorang individu. Apabila lingkungan keluarga baik, maka proses sosialisasi yang berlangsung juga akan ikut baik, sehingga dapat tercipta seorang individu dengan sikap dan perilaku yang baik pula, dan sebaliknya jika lingkungan keluarga tidak baik maka individu juga akan cenderung menjadi kurang baik. Hal ini juga yang mengarahkan lingkungan keluarga dianggap dapat menciptakan peran sosial bagi setiap individu dalam kehidupan masyarakat sosial, sehingga peran keluarga dalam proses sosialisasi sangatlah penting.

Contoh Sosialisasi Primer

Beberapa contoh sosialisasi primer diantaranya adalah:

  • Interaksi antar anggota keluarga

Didalam lingkungan keluarga pasti terjadi interaksi-interaksi sosial pertama yang dialami oleh setiap individu, walaupun setiap individu baru lahir dan belum bisa berbicara tetapi ketika orang tua mencoba berbicara dengan anaknya yang baru lahir maka sudah termasuk kedalam interaksi sosial. Bukan hanya orang tua saja, tetapi setiap anggota keluarga yang mencoba berbicara dengan anak yang baru lahir sekalipun sudah menandakan terjadinya sosialisasi primer.

  • Orang tua mengajari berbicara dan bersikap

Ketika orang tua mengajarkan anaknya untuk mulai berbicara juga termasuk kedalam contoh sosialisasi primer. Selain itu segala sikap dan perilaku orang tua biasanya sedikit banyak juga akan di contoh oleh anak, sehingga kepribadian dan pola perilaku individu akan sangat dipengaruhi oleh bagaimana kebiasaan dalam keluarga.

  • Orang tua mendidik anaknya

Sudah menjadi kewajiban setiap orang tua untuk dapat mendidik anaknya dengan baik, sehingga orang tua memiliki peran penting dalam penanaman nilai-nilai kehidupan dalam keluarga. Oleh sebab itulah, kepribadian setiap individu sangat bergantung kepada latar belakang keluarga masing-masing.

  1. Sosialisasi Sekunder

Pengertian

Jenis sosialisasi berdasarkan pada prosesnya yang kedua adalah sosialisasi sekunder, dimana sosialisasi sekunder merupakan suatu proses kelanjutan dari berlangsungnya sosialisasi primer. Sosialisasi sekunder merupakan proses sosialisasi yang berlangsung di luar lingkungan keluarga, dapat berlangsung pada lingkungan sekolah, lingkungan sepermainan, maupun lingkungan masyarakat secara luas. Dalam proses sosialisasi ini, setiap individu akan mulai belajar lebih banyak aspek-aspek kehidupan serta peran-peran sosial yang ada dalam masyarakat. Selain itu, setiap individu juga diharapkan dapat mengerti peran diri sendiri dan juga peran setiap individu disekitarnya.

Tidak hanya sosialisasi primer yang berpengaruh pada kepribadian individu, tetapi sosialisasi primer juga dapat mempengaruhi kepribadian setiap individu. Dimana setiap individu dapat menerima maupun menolak proses sosialisasi yang dialaminya sesuai dengan bagaimana kepribadian dasar yang dimiliki nya. Terdapat beberapa tahapan sosialisasi sekunder, seperti play stage, game stage, dan juga generalized stage.

Sponsors Link

Tahapan play stage artinya bahwa setiap individu akan mempelajari berbagai macam peranan sosial dengan meniru individu-individu lainnya. Game stage artinya bahwa setiap individu telah memiliki peran sosial masing-masing dalam lingkungan tempat tinggalnya. Sedangkan tahapan generalized stage berarti bahwa setiap individu telah mampu mengambil atau menjalankan peran sosial yang dimiliki masing-masing maupun menjalankan peran yang dijalani oleh individu lainnya.

Contoh Sosialisasi Sekunder

Beberapa contoh proses sosialisasi sekunder diantaranya adalah:

  • Sosialisali dengan teman sepermainan

Didalam sosialisasi ini, setiap individu akan melakukan interaksi dengan teman-teman sebaya didalam satu lingkungan. Selain itu, melalui sosialisasi dalam lingkungan sepermainan, setiap individu dapat memulai mempelajari berbagai macam aturan dalam sebuah kelompok.

Setiap individu juga dapat mempelajari nilai-nilai keadilan, walaupun masih cenderung bersifat egosentri dan masih belum bisa memberikan penilaian terhadap pendirian orang lain. Melalui sosialisasi dengan teman sepermainan pula, baik buruknya tindakan atau perbuatan yang dilakukan setiap individu biasanya juga akan terpengaruh oleh teman. Oleh sebab itulah, setiap individu haru pandai dalam memiliki seorang teman, terutama saat dewasa.

  • Sosialisasi dengan lingkungan sekolah

Lingkungan sekolah merupakan contoh kecil dari lingkungan masyarakat, dimana didalam lingkungan sekolah setiap individu dapat bertemu dengan berbagai macam individu lainnya dengan latar belakang yang berbeda-beda. Melalui sosialisasi dengan lingkungan sekolah, seorang individu dapat belajar untuk mematuhi aturan-aturan yang berlaku, serta juga dapat mendapatkan berbagai macam pengetahuan mengenai aspek-aspek kehidupan. Kepribadian individu juga dapat dipengaruhi oleh adanya sosialisasi dengan lingkungan sekolah.

Demikian penjelasan mengenai contoh sosialisasi primer dan sekunder sebagai bagian dari jenis sosialisasi yang berlangsung dalam kehidupan masyarakat yang didasarkan pada prosesnya. Dimana dapat disimpulkan bahwa perbedaan sosialisasi primer dan sekunder adalah bahwa sosialisasi primer merupakan proses sosialisasi paling awal yang dialami oleh individu di lingkungan keluarga, sedangkan sosialisasi sekunder merupakan proses lanjutan dari sosialisasi primer yang berlangsung di luar lingkungan keluarga. Semoga penjelasan diatas dapat bermanfaat.

Sponsors Link
, , , ,
Post Date: Monday 25th, June 2018 / 07:05 Oleh :
Kategori : Sosiologi