Sponsors Link

Contoh Sekularisme Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Sponsors Link

Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia merupakan sebuah Negara dengan banyak sekali jenis agama dan keyakinan yang dianut oleh warga negaranya. Setiap agama maupun keyakinan tentunya memiliki berbagai macam aturan serta hukum berbeda- beda. Namun agama bukanlah hal yang perlu dirisaukan dalam hal kesatuan dan persatuan simak juga contoh kasus diferensiasi agama, berdasarkan semboyan Negara “bhineka tunggal ika”.

ads

Tentunya kita mengerti bahwa walau memiliki perbedaan agama namun bangsa Indonesia tetap satu, namun dalam membangun suatu bangsa dan Negara pastinya tidak hanya agama saja yang memiliki peranan penting. Ada banyak sekali aspek yang penting seperti politik dan urusan Negara lain. Sebuah Negara maju dapat dilihat dari sebuah sistem politik dan kenegaraannya, walaupun agama juga sangat mendukung.

Pengertian Sekularisme Menurut Para Ahli

Namun, perlu anda ketahui bahwa aspek- aspek pembangun suatu Negara tampaknya tidak bisa digabung begitu saja mengingat adanya sebuah paham terkait dengan sistem maupun permasalahan kenegaraan dan agama. Sebelum anda belajar lebih dalam mengenai sekularisme simak juga contoh kasus diferensiasi agama, ada baiknya anda mengetahui dasar sekularisme melalui pengertiannya terlebih dahulu sebagai berikut.

  • Syamsuddin Arif

Pengertian sekularisme yang pertama oleh Arif, sekularisme merupakan sebuah paham untuk memisahkan urusan agama dan urusan duniawi, dalam hal ini menurut Arif juga agama dalam sekularisme hanya dianggap sebagai ibadah saja. Dan ia juga mengemukakan bahwa dalam beribadah tidak seharusnya memikirkan atau mencampur dengan urusan duniawi.

  • M Rasjidi

Adapun pengertian sekularisme menurut Rasjidi, ia mengemukakan bahwa sekularisme merupakan sebuah sistem dalam ber etika dan filsafat dengan tujuan memberikan intepretasi terhadap kehidupan manusia. Dalam hal ini ia juga mengemukakan bahwa tujuan tersebut didasari dengan tidak ada rasa kepercayaan terhadap tuhan, kitab suci, dan hari kiamat.

  • Kristen Harvey Cox

Menurut Cox, sekularisme memiliki arti sebagai salah satu upaya pembebasan terhadap manusia dari belenggu agama dan hal bersifat metafisika. Dalam hal ini, metafisika yang dimaksud adalah sebuah pengalihan perhatian manusia menuju dunia kehidupan saat ini dimana ia hidup.

  • Dr. Syed Muhammad Najib

Pengertian sekularisme berikutnya yaitu dikemukakan oleh Najib, menurutnya sekularisme merupakan sebuah pemikiran seorang manusia yang dibagi menjadi 3 bagian. Bagian pertama adalah pengosongan alam dari semua hal yang bersifat maupun bermakna spiritual, bagian kedua adalah deklarasi politik dimana ini menyangkut permasalahan Negara serta berbau duniawi, dan bagian terakhir dari sebuah pemikiran manusia adalah pengosongan nilai- nilai agama dari kehidupan dan arti sebuah kehidupan.

Itulah arti penting dari sekularisme menurut para ahli yang menjadi dasar pemahaman dari kata “sekularisme”. Adapun kesimpulan dari pengertian- pengertian sekularisme di atas yaitu sebuah pemahaman yang berkaitan dengan ideologi maupun kepercayaan dimana ini memiliki dasar bahwa  agama tidak dapat dicampur maupun dikaitkan dengan urusan duniawi. Urusan duniawi yang dimaksud adalah urusan politik, Negara, dan institusi publik lainnya.

Dan perlu anda ketahui bahwa sekularisme selain dapat dilihat dari pengertian seperti di atas juga dapat dilihat dari ciri- ciri yang tampak. Beberapa ciri sekularisme seperti adanya pemikiran untuk meyakini bahwa nilai sebuah agama harus dibedakan dari nilai kehidupan, duniawi, dan seluruh aspeknya. Selain itu simak juga manfaat mempelajari sosiologi agama bagi masyarakat, ciri sekularisme juga dapat dilihat apabila seorang individu maupun kelompok menyebarkan sebuah paham melalui pragmatisme dan utilitarianisme. Dan ciri dari sekularisme yang terakhir yaitu jika sebuah kegiatan bersifat politik diharuskan bebas dari pengaruh agama apapun.

Sponsors Link

Contoh Sekularisme dalam Kehidupan Sehari- Hari

Setelah anda mempelajari tentang dasar sekularisme dan paham bahwa suatu tindakan dapat disebut sebagai sekularisme dilihat dari cirinya, maka saatnya anda mempelajari sekularisme lebih dalam. Dan untuk mempermudah anda dalam memahami apa itu sekularisme berbeda dengan ciri-ciri diferensiasi agama , maka berikut kami sampaikan beberapa contoh sekularisme dalam kehidupan sehari- hari yang mungkin secara tidak sadar seringkali anda jumpai.

  1. Larangan Berhijab

Salah satu contoh sekularisme di kalangan publik yang sering kita jumpai adalah larangan penggunaan jilbab, memang ini memiliki konotasi negatif bagi sebagian umat muslim. Namun, perlu anda ketahui bahwa beberapa perusahaan terutama perusahaan swasta yang mengutamakan penampilan karyawannya memiliki sebuah peraturan. Peraturan ini memisahkan antara urusan duniawi yaitu urusan bekerja dan urusan agama yaitu perintah untuk berhijab bagi umat muslim. Dan kedua hal tersebut tidak bisa dijadikan satu, sehingga apabila seorang karyawan swasta ingin bekerja dengan baik di perusahaan tersebut maka ia harus melepas hijabnya. Namun ketika ia ingin beribadah dengan maksimal maka ia harus mengenakan hijabnya.

  1. Sistem Ekonomi Kapitalis

Seperti yang kita ketahui banyak sekali perusahaan bergerak di bidang ekonomi simak juga penyebab diferensiasi agama, mulai dari perusahaan kecil hingga perusahaan besar milik pemerintah. Dalam hal ini tampaknya sistem ekonomi kapitalis digunakan sebagai salah satu cara mempercepat perkembangan dari perusahaan tersebut. Tidak hanya itu saja tetapi sistem ekonomi kapitalis sudah menjadi sebuah sistem penggerak roda perekonomian Negara. Dan dalam menjalankan praktik ekonomi kapitalis tentunya segala cara akan ditempuh demi menggerakkan roda perekonomian dengan memasuki hampir sebagian besar pasar ekonomi. Dengan begini maka ada pemisah diantara agama dan duniawi yang tidak bisa dijadikan satu karena akan bertentangan satu sama lain.

ads
  1. Hubungan Undang- Undang dan Agama

Contoh sekularisme dalam kehidupan sehari- hari berikutnya yaitu ketika kita berada di bangku sekolah dan masih harus mempelajari tentang undang- undang serta sebuah hukum yang berlaku di Indonesia maka kita akan menemukan hal yang tak biasa. Dari ayat maupun pasal dalam undang- undang kita tidak bisa menghubungkannya dengan agama apapun yang ada. peraturan terkait dengan larangan serta perintah pada undang- undang tentunya tidak sama dan tidak bisa disetarakan dengan larangan serta perintah tuhan kepada manusia maupun hambanya.

  1. Pernikahan Beda Agama di Kalangan Selebriti

Tampaknya pernikahan beda agama sedang menjadi sebuah topik yang tidak ada habisnya untuk diperbincangkan berbeda dengan perbedaan sosiologi agama dan antropologi agama, apalagi jika yang mengalami adalah seorang selebriti. Dan nikah beda agama ini tampaknya cukup populer di kalangan selebriti tanah air. Dalam sebuah agama tentunya tuhan tidak mengizinkan hambanya untuk menikah apabila memiliki perbedaan keyakinan namun, berbeda dengan hukum Negara yang berlaku. Di Negara Indonesia sendiri tampaknya boleh- boleh saja menikah dengan perbedaan agama, dan tidak ada larangan walaupun ada beberapa persyaratan yang perlu diperhatikan. Dan tampaknya ini sudah sangat lazim di kalangan selebriti tanah air.

  1. Penipuan Jual Barang Online

Tampaknya sekularisme tidak hanya memiliki dampak kesalahpahaman kecil saja bagi sebagian orang. Dengan pandangan sekularisme terhadap dunia bisnis seperti bisnis jual beli online, dimana semakin canggih teknologi banyak pula hal bisa dimanipulasi. Tidak menghiraukan agama dan tidak peduli dengan dosa dimana pandangan untuk memisahkan urusan agama dan perdagangan semakin tinggi maka apapun akan dilakukan para penjual online. Termasuk memanipulasi pembeli dengan foto pada aplikasi namun tidak sama dengan barang yang dikirim pada pembeli.

  1. Tidak ada Toleransi Organisasi dan Agama

Bagi sebagian besar mahasiswa pastinya pernah mengikuti sebuah organisasi kampus dimana setiap organisasi menjunjung tinggi visi dan misinya demi memajukan organisasi tersebut. Untuk itu banyak sekali kegiatan dalam proker organisasi harus dikerjakan bahkan ketika libur menyambut hari raya maupun upacara keagamaan harus tetap hadir. Hal ini tentunya sebuah organisasi memiliki sebuah batasan dimana urusan organisasi tidak bisa diganggu oleh urusan agama. urusan organisasi harus dilakukan sebelum melaksanakan hal yang berhubungan dengan agama.

  1. Judi Bola Online

Tampaknya dari dulu dimana internet sudah bisa digunakan berbeda dengan contoh interseksi antara ras dan agama, judi online merupakan salah satu hiburan yang paling besar diminati hingga saat ini. Tidak hanya orang dewasa bahkan remaja pun juga ikut- ikutan mencoba hingga ketagihan. Walaupun berupa sebuah permainan, namun karena menghibur dan bisa mendapatkan keuntungan maka banyak orang tidak peduli dengan urusan agama ketika melakukannya. Dalam hal ini mereka yang memiliki paham sekularisme akan membangun sebuah tembok pembatas di antara urusan agama dan hiburan seperti judi bola online ini.

Sponsors Link

  1. Pekerjaan Rentenir

Seperti yang kita ketahui apabila seorang meminjam uang pada rentenir maka ada bunga yang harus dibayarkan. Tentu ini sangat bertentangan dengan hukum agama dimana ketika seorang meminjamkan uang dan meminjam uang tidak boleh ada bunga dalam transaksinya karena termasuk riba dan berdosa. Namun demi memenuhi SOP sebuah pekerjaan yaitu rentenir maka mau tidak mau seorang rentenir harus mengesampingkan dan memisahkan urusan agama dengan urusan pekerjaannya sebagai rentenir.

  1. Belajar Hingga Lupa Waktu

Tidak hanya dalam bekerja rupanya demi mengejar nilai, seorang siswa harus rela meluangkan banyak waktu untuk belajar. Dalam hal ini pula banyak sekali siswa membatasi antara urusan agama dan pendidikan, karena itu pula banyak sekali siswa kadang lupa untuk menjalankan ibadah tepat waktu. mereka kebanyakan akan meluangkan waktu lebih besar untuk belajar dan setelah itu baru beribadah karena 2 hal tersebut tidak bisa dicampur.

Itulah contoh- contoh sekularisme dalam kehidupan sehari- hari yang sering kita jumpai, semoga informasi di atas dapat bermanfaat bagi anda dan selamat membaca.

Sponsors Link
, , ,




Post Date: Friday 02nd, August 2019 / 04:51 Oleh :
Kategori : Sosiologi