Sponsors Link

Sejarah, Tujuan dan Contoh Perpektif Global

Sponsors Link

Apa saja yang termasuk contoh perpektif global? Perspektif merupakan cara berpikir atau cara pandang seseorang terhadap suatu objek. Sementara untuk perspektif global merupakan cara pandang terhadap masalah atau kejadian yang muncul berdasarkan kepentingan global. Artinya cara pandang tersebut berdasarkan kepentingan dunia. Maka dari itu, sikap maupun perbuatan juga akan diarahkan pada kepentingan global. Ketika seseorang berpikir, maka ia harus berpikir secara global. Ketika ia bertindak, maka ia harus bertindak secara lokal. Hal ini sesuai dengan sebuah slogan yang sudah kita kenal, yakni think globally, act locally.

ads

Sebagai seorang guru, ia seharusnya mampu mendidik dan mengarahkan para peserta didiknya untuk bisa berpikir secara luas mengenai sejarah, agama, budaya, suku, dan lain sebagainya. Para peserta didik harus terhindar dari pikiran yang sempit mengenai kesukuan, putih-hitam, barat-timur, dan segala jenis pemahaman sempit lainnya yang bisa mengarah pada terjadinya konflik yang berakibat pada timbulnya pertentangan dunia. Oleh sebab itu, guru harus mampu menanamkan pemikiran bahwa kehidupan yang dimilikinya merupakan bagian dari kehidupan dunia sehingga akan meningkatkan peran Indonesia di era globalisasi.

Sejarah Kemunculan Perpektif Global

Sebenarnya perspektif global merupakan istilah yang berdasarkan ilmu antropologi, ekonomi, sejarah, psikologi, politik, dan juga geografi dunia. Tujuan dari disiplin ilmu tersebut adalah membantu meningkatkan kesadaran seluruh masyarakat di dunia agar turut berperan aktif. Sementara perpektif global dimasukkan ke dalam kurikulum di Indonesia sekitar tahun 1995. Masyarakat Indonesia mulai diajak untuk berpikir bahwa mereka bukan hanya harus memikirkan mengenai daerah, suku, agama, maupun kepentingan-kepentingan yang bersifat pribadi.

Mereka juga harus mulai membuka diri untuk turut berpikir secara global dimana ada banyak hal yang bisa mereka lakukan. Meskipun jarak antar manusia tersebut berjauhan, namun komunikasi, politik, ekonomi, hubungan perdagangan akan terus terjaga. Maka dari itu, perpektif global sudah mulai diajarkan dan ditanamkan sejak dini demi terciptanya suatu pendidikan yang bertaraf internasional. Akan tetapi pendidikan tersebut bisa dipelajari di kampung, desa, seperti pembelajaran jarak jauh maupun kursus online.

Alasan Perspektif Global Harus Diajarkan

Berdasarkan keterangan yang dikemukakan oleh Steven L. Lamy, setidaknya ada 4 alasan mengapa perspektif global harus diajarkan. Alasan inilah yang juga akan menjadi pengaruh globalisasi pada perubahan sosial. Beberapa alasan tersebut antara lain:

1. Kelompok yang Menekankan Pencapaian Nasional

Kelompok ini dinamakan sebagai kelompok Merkantilis yang berpandangan bahwasanya peserta didik yang ada di Amerika harus memiliki sebuah pandangan secara global agar dapat bersaing secara internasional sehingga bisa mewujudkan sebuah kepentingan nasional, yakni untuk Amerika Serikat. Artinya, anak-anak di Amerika Serikat sudah siap jika harus berkompetisi secara global karena persaingan internasional yang terkenal kompetitif dan penuh anarkis. Persaingan ini bukan mengenai perebutan kekuasaan atau daerah, melainkan persaingan untuk mewujudkan penemuan baru dan mempunyai keterampilan yang tinggi sehingga ia bisa bertahan di tengah persaingan global.

2. Reformasi atau Pembaru

Kelompok ini berpandangan bahwa kita merupakan bagian dari anggota atau kelompok internasional. Mereka bukan hanya berpandangan mengenai identitas mereka yang merupakan penduduk desa atau kota, melainkan mereka sudah berpandangan bahwa mereka merupakan warga bumi. Mengapa? Karena sejatinya memang mereka tinggal di bumi. Untuk itu perlu dibekali pemahaman perpektif global agar warga atau masyarakat yang terpecah bisa bekerjasama dan menyelesaikan permasalahan secara bersama-sama.

3. Utopian Kiri

Menurut keterangan yang disampaikan oleh Umi O.R bahwa kelompok ini memiliki pandangan jika perspektif global harus ditanamkan guna menciptakan sebuah sistem internasional yang adil dengan melalui sebuah sistem sosialis sehingga bisa terhindar dari berbagai masalah, seperti permasalahan sosial budaya.

Sponsors Link

4. Utopian Kanan atau Ultrakonservatif

Kelompok ini dan mereka yang mendukungnya berpendapat bahwa seseorang yang mengajarkan perspektif global  harus mampu menanamkan kepada para siswa di Amerika Serikat jika Amerika merupakan pusat dari perekonomian, kehidupan sosial, budaya, moral, dan juga kekuatan politik dunia. Sebenarnya perpektif global masih merupakan pemahaman yang baru dan masih banyak timbul pertanyaan. Salah satunya adalah apakah siswa yang masih berada di jenjang Sekolah Dasar dapat berkomukan kota. Pertanyaan lain yang juga timbul adalah apakah perspektif global ini merupakan sebuah pandangan, program, maupun termasuk sebuah pendekatan.

Contoh Perpektif Global

Di bawah ini beberapa contoh perpektif global yang perlu Anda pahami:

  • Kita tahu bahwa di era globalisasi membuat persaingan yang terjadi menjadi lebih kompetitif. Maka dari itu, masyarakat harus berusaha untuk bisa membuat dan menghasilkan sesuatu terbaik diantara yang lainnya.
  • Masyarakat di era sekarang juga menuntut adanya kualitas dunia, baik dalam bidang barang, jasa, maupun juga investasi modal.
  • Era globalisasi adalah era dimana komunikasi bisa dilakukan secara cepat meskipun dengan jarak yang sangat jauh. Maka dari itu, penguasaan terhadap teknologi dan bahasa sangat diperlukan agar kita bisa tetap bertahan di era persaingan yang ketat ini.
  • Dampak globalisasi bisa ditandai dengan banyaknya kehidupan dalam dunia bisnis. Maka dari itu, seseorang harus dibekali dengan kemampuan berbisnis dan manajerial yang baik demi tuntutan masa depan.
  • Karena globalisasi juga merupakan era teknologi, maka masyarakat dilarang gaptek alias gak paham teknologi.

Itulah penjelasan seputar pengertian, sejarah, alasan, dan contoh perpektif global. Globalisasi keuntungan dan kerugian dari mea juga dapat menimbulkan dampak negatif yang seharusnya bisa kita hindari bersama. Semoga bermanfaat.

Sponsors Link
, , ,




Post Date: Tuesday 20th, August 2019 / 07:09 Oleh :
Kategori : Sosiologi