Sponsors Link

5 Contoh Penelitian Sosial Penting Untuk Diketahui

Sponsors Link

Penelitian menjadi sesuatu yang memiliki fungsi penting, terutama dalam cakupan ilmu pengetahuan. Bisa dibayangkan, jika tidak dilakukan penelitian, maka cukup mustahil bagi ilmu pengetahuan dapat diserap dan berkembang.Dalam penelitian, ada banyak hal yang baru yang dipelajari untuk melakukan penelitian dengan lebih baik lagi. Hal-hal baru tersebut bisa mencangkup wawasan , topic atau jenis penelitian lainya yang ada dalam contoh penelitian sosial saat ini.

ads

Penelitian dalam bahasa inggris disebut research yang artinya penelitian atau riset. Berasal dari dua kalimat Re artinya kembali dan to search artinya mencari. Jika dijabarkan secara etimologi, penelitian artinya mencari kembali. Karena ruang lingkup penelitian menjadi begitu luas, maka definisi lengkapnya adalah suatu penelitian yang dijalankan secara sistematis, agar menemukan jawaban contoh amalgamasi atau solusi dari suatu masalah yang terjadi.

Pengertian Penelitian Menurut Para Ahli

Selain definisi secara etimologi di atas, Penelitian juga didefinisikan oleh para ahli dengan penjelasan yang berbeda-beda, tetapi memiliki tujuan yang sama. Berikut beberapa definisinya:

  • Menurut John

Suatu penelitian merupakan fakta yang dicari dengan suatu metode objektif yang jelas, untuk menemukan adanya hubungan antara suatu fakta yang akan menghasilkan suatu hukum tertentu.

  • Menurut Parson

Suatu penelitian dikatakan sebagai sebuah pencairan atas sesuatu (inkuiri) yang berjalan dengan sistematis dan diberikan penanganan untuk masalah yang sebenarnya bisa diselesaikan.

  • Menurut Woody

Penelitian ini merupakan suatu metode yang berfungsi untuk menemukan pikiran yang kritis. Suatu penelitian yang dilakukan, harus bisa memberikan definisi serta redefinisi terhadap suatu masalah, membuat formula hipotesis, kesimpulan dan lainya,

  • Menurut Marzuki

Marzuki mengatakan bahwa suatu penelitian adalah usaha untuk mengumpulkan, mencari berbagai sumber data, hingga menganailisis fakta tentang keberadaan suatu masalah.

  • Menurut Donald Ary

Penelitian adalah pendekatan yang ilmiah, untuk mengkaji tujuan pranata sosial suatu masalah, serta memperoleh informasi lengkap yang bermanfaat dan bisa dipertanggung jawabkan.

  • Menurut Supranto

Penelitian merupakan bidang ilmu pengetahuan yang dijalankan dengan suatu kegiatan untuk mencari fakta-fakta serta dijalankan dengan prinsip yang penuh kehati-hatian, sabar serta sistematis.

  • Menurut Hill Way

Definisi penelitian adalah suatu metode studi yang bersifat mendalam dan harus hati-hati, yang berasal dari sejumlah fakta yang dapat dipercaya, dalam bentuk masalah yang harus dipecahkan.

Dari beberapa definisi penelitian menurut para ahli, dapat disimpulkan bahwa penelitian adalah kegiatan ilmiah yang dilakukan untuk menemukan, mengembangkan, juga menguji suatu kebenaran dari sebuah pengetahuan atau sebuah masalah, untuk mencari fungsi norma sosial solusi darinya.

Unsur – Unsur Penelitian

Penelitian sendiri memiliki beberapa unsur- unsur penting yang harus diperhatikan, terutama oleh orang atau lembaga yang hendak keuntungan dan kerugian dari mea melakukan penelitian. Unsur-unsur tersebut yaitu :

  • Unsur ilmiah, ilmu pengetahuan digunakan dengan langkah-langkah penelitian, mulai dari masalah, hipotesis, pengumpulan data hingga menarik kesimpulan dan melaporkan hasilnya
  • Unsur Penemuan, usaha untuk mendapatkan sesuatu, agar bisa mengisi kekosongan atau kekurangan yang ada
  • Unsur pengembangan, untuk memperluas serta menganalisis dengan mendalam, untuk sesuatu yang sudah ada. Penelitian yang pernah dilakukan dengan hasil yang kurang memuaskan dikembangkan lagi
  • Unsur pengujian kebenaran, untuk mengetes berbagai hal yang masih diragukan kebenaranya
  • Unsur pemecahan masalah, dimana di dalam sebuah penelitian, akan dijumpai berbagai masalah yang cukup rumit

Ciri-Ciri Penelitian Sosial

Suatu penelitian sosial juga dapat dikenali peran pemerintah daerah dalam mengelola keragaman sosial budaya dengan mudah, dengan melihat dan mengetahui ciri-cirinya terlebih dahulu. Menurut Soedjono Dirdjosisworo, ciri-ciri penelitian sebagai berikut:

  • Sistematis, yaitu apa saja yang dibahas dalam penelitian harus tersusun dengan teratur dan berurutan sesuai dengan sistem yang seharusnya
  • Logis, yaitu penelitian harus sesuai logika, bisa masuk akal dan harus benar menurut penalaran
  • Empiris, yaitu penelitian diperoleh dari penemuan, pengamatan dan pengalaman yang pernah ada
  • Metodis, yaitu harus berdasarkan metode, dimana kebenaranya sudah diakui oleh penalaran
  • Umum, yaitu harus meliputi keseluruhan bukan hanya hal khusus
  • Akumulatif, yaitu dapat bertambah dan berkembang terus secara dinamis

Contoh Penelitian Sosial

Sebelum mengenal contoh penelitian sosial, sebaiknya kita mengetahui bahwa terdapat dua jenis penelitian yang dilakukan saat ini, yaitu penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif. Berikut ulasanya:

Sponsors Link

  • Penelitian Kualitatif

Pengertian penelitian kualitatif adalah suatu metode yang fungsi bahasa daerah  digunakan dalam penelitian, untuk mencari serta mengumpulkan data yang sifatnya pemahaman dan tidak bisa diukur menggunakan angka. Umumnya, metode ini digunakan untuk memperoleh suatu alasan, pendapat, motivasi dari sekelompok masyarakat terhadap suatu produk, suatu permasalahan maupun suatu kegiatan. Data-data yang perlu diambil, nantinya akan menjadi suatu kesimpulan berupa hipotesis.

  • Penelitian Kuantitatif

Metode yang kedua adalah kuantitatif yang dilakukan untuk mengumpulkan data-data yang terukur dengan menggunakan angka atau dengan presentase. Data –data diperoleh untuk diolah secara lebih lanjut, menggunakan teori-teori, rumus matematika dan model, agar bisa ditarik kesimpulan.

Setelah para peneliti perorangan atau lembaga memilih metode penelitian yang akan digunakan, maka peneliti harus menyusun sebuah rancangan penelitian yang sistematis. Rancangan penelitian tersebut terdiri dari :

  1. Judul penelitian
  2. Masalah penelitian
  3. Tujuan penelitian
  4. Tinjauan kepustakaan
  5. Penetapan hipotesis
  6. Menentukan metode serta teknik pengumpulan data
  7. Menentukan bagaimana cara mengolah serta menganalisis data
  8. Membuat daftar pustaka

Contoh Penelitian Sosial 

Berikut ini Contoh Penelitian Sosial  yang menggunakan metode penelitian kualitatif dan bersumber dari masalah-masalah sosial yang pernah terjadi di Indonesia. Masalah yang diangkat mengenai korupsi. Judul penelitian yang dibuat adalah “Lagu Anti Korupsi” : Sebagai Media Penanaman Karakter dan Moral Anti Korupsi Pada Anak. Berikut ini contoh rancangan penelitianya :

  1. Pendahuluan Penelitian

Latar Belakang

Korupsi adalah istilah yang sering digunakan oleh sebagian orang untuk mencari kekayaan dengan cepat. Di Indonesia sendiri, Korupsi banyak dilakukan dalam berbagai sektor. Sepertinya korupsi sudah menjadi hobi yang kemudian menjadi teralu berlebihan. Bahkan, korupsi sudah menjamur dan membudidaya dari tingkat daerah hingga pusat.

Website resmi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi ) di tanah air, per 31 Oktober 2014 , telah melakukan penyelidikan sebanyak 73 perkara, 37 penuntutan perkara, penyidikan 49 perkara serta eksekusi sebanyak 40 perkara. Jika dijumlahkan, total perkara tindak pidana korupsi sejak tahun 2004 – 2014 sebanyak 658 perkara, 402 penyidikan, 314 tuntutan perkara, inkracht 277 perkara serta eksekusi 287 perkara.

Kenyataan korupsi ini adalah sebuah ancaman, khususnya bagi generasi muda kita nanti. Masalah moral adalah yang utama yang harus diperbaiki. Menanamkan pendidikan sejak dini kepada generasi penerus kita, agar dapat mengatasi tindakan atau perilaku menyimpang seperti korupsi tersebut.

Budiningsih Asri (2004), mengatakan bahwa pembentukan suatu moral untuk anak-anak serta remaja saat ini, dapat dilakukan dengan modifikasi unsure-unsur moral budaya dimana anak-anak dan remaja tersebut tinggal. Dengan kata lain, harus mengedepankan situasi dan kondisi karakteristik mereka.

Dari definisi diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa lembaga pendidikan sangat penting untuk menyelenggarakan pendidikan terbaik, agar bisa membentengi dan mencegah terjadinya degradasi moral anak dan remaja kita di Indonesia. Jelas, terdapat singkronisasi yang tepat diantara pendidikan serta mampu menanamkan nilai reperentif dan estetika yang berkesan bagi mereka agar menghindari setiap perilaku menyimpang. Salah satunya dengan membuat lagu yang liriknya bercerita tentang  mencegah korupsi.

ads

 2. Tujuan Penelitian

Tujuan dilakukanya penelitian ini , sebagai berikut :

  • Dapat dijadikan bahan acuan atau wacana untuk memberantas tindak korupsi yang banyak terjadi di negeri ini, salah satunya dengan menanamkan pendidikan moral terhadap anak
  • Penelitian dapat dijadikan sebagai salah satu solusi yang cemerlang, guna mencegah terjadinya korupsi sejak dini, yaitu sejak mereka masih di usia anak-anak
  • Untuk masyarakat dan lembaga pendidikan, dengan laporan penelitian ini, dapat memberikan lagu yang memiliki nilai edukasi dan menanamkan tindakan anti terhadap korupsi

 3. Manfaat Penelitian

  • Bagi Masyarakat

Untuk menambah wawasan masyarakat tentang bagaimana contoh objek sosiologi cara mengoptimalkan pencegahan terhadap tindakan korupsi, dengan menanamkan moral baik terhadap anak saat masih usia dini.

  • Bagi  Guru

Guru dapat memberikan edukasi atau pelajaran untuk menanamkan moralitas dengan menggunakan media hiburan dan seni. Dengan begitu, Anak-anak dapat membentengi dirinya dari tindakan korupsi.

  • Bagi Pemerintah

Pemerintah akan mendapatkan wacana tentang mencegah korupsi yang dilakukan sejak dini. Hal ini jauh lebih baik, dibandingkan menghukum orang yang korupsi hanya untuk mencegah korupsi.

 4. Hasil Penelitian

Laporan dari hasil penelitian yang telah dilakukan, terbagi dalam beberapa sub judul yang memilki kaitan satu sama lainya. Hal ini dilakukan untuk memudahkan pemahaman dari apa yang sudah dihasilkan dalam metode penelitian yang dipilih.

Landasan Pencetus Gagasan Pendidikan Karakter dan Moral pada Anak

Orang tua adalah guru yang pertama bagi anak-anak di dalam suatu keluarga. Peranan orang tua ini juga penting untuk tumbuh kembang anak-anak, baik secara mental maupun fisik. Oleh karena itu, orang tua memiliki kewajiban untuk mengajarkan anak-anak mereka dengan hal-hal yang baik dan positif. Mulai dari hal yang sederhana, seperti terbiasa berkata jujur, patuh terhadap orang tua, menghormati orang tua dan lain sebagainya.

Jika para orang tua terbiasa menanamkan hal-hal yang buruk pada anak dan remaja mereka, dikhawatirkan karakter tersebut akan terbawa hingga anak dewasa. Seperti hal nya yang terjadi pada beberapa kasus korupsi yang dilakukan oleh para pejabat kita. Bisa jadi, itu karena rendahnya perbedaan akulturasi dan akomodasi  kesadaran orang tua mereka dulu, dalam memberikan pelajaran moral sedini mungkin.

Kita melihat hasil survey Transarancy international di tahun 2011, yang menunjukan indeks korupsi di Indonesia ternyata berada di peringkat 100 dari 183 negara, mengalahkan Malaysia, Thiland dan Singapura.

Memberikan materi pembelajaran tentang anti korupsi, lewat media lagu dan seni diharapkan dapat membuat anak-anak lebih mudah mengerti dan memahami pola perilaku yang menyimpang , seperti korupsi.

Landasan Yuridis Pendidikan Anti Korupsi di Sekolahan

Landasan yuridis pendidikan anti korupsi hingga ke sekolah-sekolah, merupakan keseriusan lembaga pendidik untuk memutuskan matai rantai korupsi yang telah ada di masa depan nanti. Adapun beberapa landasan yuridis tersebut, memiliki perlindungan konstitusional yang seharusnya dilakukan oleh guru, masyarakat, pemerintah hingga lembaga pendidikan itu sendiri. Berikut landasan yuridisnya:

  • UU No. 3 tahun 1971 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
  • Ketetapan MPR No. XI/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Negara yang bersih serta bebas dari tindakan korupsi.
  • UU No. 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
  • UU No.8 tahun 1999 tentang penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme
  • UU No.31 1999 jo UU No.20 taun 2001 tentang tindak pidana korupsi
  • UU No. 7 Tahun 2006 sebagai pengesahan konveksi perserikatan bangsa-bangsa anti korupsi (United Nations Convention Against Corruption).
  • Instruksi Presiden no. 9 tahun 2011 yang menyatakan tentang rencanan aksi pencegahan serta pemberantasan korupsi

Jika kita memahami landasan yuridis di atas, maka kita juga bisa mulai memahami bahwa pendidikan anti korupsi harus diberikan sejak dini. Salah satu caranya, bisa melalui proses pembelajaran dengan tingkat dasar seperti membentuk perilaku peserta didik yang anti korupsi. Dengan menanamkan nilai –nilai kebaikan dan belajar menjadi orang yang jujur dan diperkenalkan dengan pesan secara tidak langsung, seperti pembuatan lagu anti korupsi yang dinyanyikan para peserta didik.

Memahami Pentingnya Menanamkan Karakter dan Moral Anti Korupsi Pada Anak-anak Melalui Gagasan yang Diajukan

Menurut Hanani Silfia (2013) pendidikan ini dimaknai sebagai suatu proses civilization yang berlangsung dengan terencana dan gradualistik. Proses pendidikan ini tidak berlangsung begitu saja, harus ada penetasan sistem atau perangkat untuk bisa mengoprasionalkan, baik secara integral maupun hollistik , sebab pendidikan terkait dengan adanya perubahan mental pada manusia.

Dengan begitu, jelas bahwa dengan memperbaiki mental manusia melalui pendidikan, dapat mengenalkan pada mereka tentang ahlak, moral, agama dan karakter dan hal penting lainya. Pendidikan ini harus memiliki tujuan untuk memperbaiki segala bentuk penyimpangan yang ada, agar terwujud masyarakat yang lebih sejahtera di masa depan.

Terdapat korelasi diantara usia dan pola penanganan terhadap anak-anak, lalu bagaimana pengaruh untuk perkembangan anak tersebut. Tindakan untuk mengajarkan moral kepada anak, menggunakan media visual merupakan cara yang tepat untuk diterapkan pada anak di usia yang sudah mulai memahami pesan yang tersimpan di dalamnya.

Tidak hanya para pengajar yang memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelajaran anti korupsi lewat media visual, beberapa pihak lain juga harus membantu mengimplementasikan gagasan untuk berkontribusi. Beberapa pihak tersebut seperti :

Sponsors Link

  • Pemerintah

Pemerintah juga harus mengambil kebijakan untuk pendidikankeuntungan dan kerugian pembentukan provinsi baru  moral pada anak-anak. Sebagai lembaga independen, peran pemerintah adalah untuk mengontrol dan mengamati fenomena anak-anak masa kini. Dengan terus mengajarkan moral kepada anak, berbagai bentuk penyimpangan bisa dihindari sejak dini.

KPK yang merupakan bagian penting dari pemerintah untuk memberantas korupsi, juga diharapkan menjadi lembaga yang mampu menciptakan gagasan yang solutif, untuk menanamkan nilai moral, salah satunya melalui proses belajar yang menyenangkan. Membuat lagu-lagu kreatif yang mendidik di tengah-tengah perkembangan zaman seperti ini.

  • Lembaga Pendidikan

Pernanan lembaga pendidikan juga harus mampu menentukan situasi dan lingkungan untuk membentuk kepribadian anak, agar mampu menjadi penyokong yang nyata dalam menanamkan tindakan yang positif dan dalam prosesnya, anak akan menghindari hal-hal yang kurang baik seperti berbohong, berkelahi hingga tindakan kekerasan.

  • Guru/ Tenaga Pendidik

Dunia pendidikan tentunya menjadi peran yang lebih penting dibandingkan hal lainya. Peranan pendidikan dapat membentuk karakter anak-anak agar menjadi generasi yang lebih baik lagi di masa depan.

 5. Kesimpulan Penelitian

Untuk menyimpulkan hasil penelitian secara lebih nyata, maka digunakan teknik implementasi yang harus dilakukan, seperti :

  • Pemerintah menambahkan gagasan untuk pencegahan korupsi serta penanaman nilai moral kepada anak, yaitu dengan memberikan nuansa hiburan dan menyanyi lagu tentang anti korupsi
  • Lalu seorang guru yang terjun langsung untuk memberikan pelajaran pada anak-anak dengan berbagai pendekatan yang dapat membuat anak menjadi terarah dan bisa mengerti maksud dari pendidikan lewat media lagu tersebut.
  • Masyarakat dapat bertambah wawasanya mengenai cara untuk mengoptimalkan pencegahan tindakan korupsi yang sering terjadi akhir-akhir ini. Masyarakat juga memiliki hubngan dengan anak-anak tersebut secara tidak langsung. Mengedukasi anak berarti mengedukasi masyarakat juga tentang tindakan anti korupsi

Prediksi Hasil yang Diperoleh

Gagasan pendidikan anti korupsi melalui media visual, yaitu menciptakan lagu anti korupsi memiliki prosoek yang bagus. Gagasan tersebut dapat membantu mengatasi dan memutus mata rantai korupsi di Negara kita ini. Korupsi memang harus diberantas hingga ke akarnya, karena di Indonesia korupsi itu seperti mati satu tumbu seribu. Solusi yang ditawarkan oleh penelitian ini adalah untuk mencegah, sehingga sebelum terjadi korupsi, hal ini dapat dilindungi terlebih dulu. Gagasan ini ternyata bisa dijadikan permasalahan umum di indonesia sebagai acuan untuk menghadirkan generasi penerus yang memiliki nilai moral tinggi.

 6. Daftar Pustaka

Goode William 2007. Sosiologi Keluarga. Jakarta: Bumi Aksara

Budiningsih 2004. Pembelajaran moral, Jakarta: Rineka Cipta

Pemaparan  diatas merupakan contoh dari penelitian sosial yang dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif (non angka). Kuncinya adalah, penelitian harus dibuat secara sistematis, agar mudah dipahami oleh orang lain yang membacanya. Penelitian dilakukan dengan seksama dan berdasarkan bukti-bukti yang ada di lapangan. Contoh penelitian sosial seperti ini biasanya disajikan sebagai pengetahuan baru bagi pihak yang membutuhkan.

Sponsors Link
, , , ,




Post Date: Tuesday 22nd, May 2018 / 05:55 Oleh :
Kategori : Sosiologi