Sponsors Link

31 Contoh Media Sosialisasi Keluarga Secara Represif Dan Partisipatif

Sponsors Link

Sosialisasi merupakan proses penyelarasan individu dalam masyarakat. Sosialisasi juga sering dikaitkan dengan proses pengenalan individu dengan norma, nilai dan aturan yang berlaku di masyarakat. Menurut charlotte Buhler, sosialisasi merupakan proses belajarnya individu dan menyesuaikan diri dalam masyarakat sehingga mengetahui mengenai cara hidup dan pola pikir agar nantunya dapat berperan dalam masyarakat.

ads

Salah satu contoh tindakan sebagai makhluk sosial, manusia sangat membutuhkan sosialisasi karena manusia tidak dapat hidup sendiri. Salah satu bentuk sosialisasi yang sangat mudah adalah proses interaksi sosial. Sosialisasi tidak akan berjalan tanpa adanya media sosialisasi. Media sosial fungsinya sebagai alat untuk membantu proses jalannya sosialisasi. Media sosialisasi terdiri dari keluarga, teman, sekolah atau pendidikan, pekerjaan dan media masa. Media sosialisasi sangat berpengaruh pada proses perkembangan individu.

Setiap individu akan memulai sosialisasi dengan keluarga karena individu pasti lahir dan dibesarkan oleh keluarga, dengan berbagai proses dasar yang dilewati bersama keluarga akan digunakan sebagai modal untuk sosialisasi pertemanan. Setelah pertemanan, terjadilah faktor perubahan sosial yang membawa sosialisasi ke tingkat yang lebih tinggi yaitu dunia pekerjaan lalu media massa. Namun kali ini yang akan dibahas hanyalah media sosialisasi keluarga dan contoh media sosialisasi keluarga.

Mediasi Sosiologi Keluarga Dalam Contohnya

Pola sosialisasi media keluarga terbagi menjadi dua yaitu represif dan partisipatif. Represif menfokuskan pada ketaatan dan kedisiplinan sedangkan partisipatif mendorong anak agar berpartisipasi. Media sosialisasi represif biasnya terjadi pada orangtua yang bersifat otoriter atau mengatur semua kehendak anak dan tidak jarang menggunakan kekerasan atau pemaksaan. Media sosialisasi yang satu ini cukup tidak baik khususnya dalam pembentukan kepribadian anak maupun mental anak itu sendiri. Sikap otoriter orangtua bisa menimbulkan gejolak dan konflik dalam diri anak yang akan berakibat tidak baik bagi anak itu sendiri. Contoh media sosialisasi keluarga secara represif adalah penggunaan komunikasi sebagai perintah.

Disisi lain ada partisipatif yang mana lebih member ruang untuk anak agar dapat berkreasi namun masih dibawa kontol orangtua. Yang menjadi alat dalam media partisipatif adalah interaksi berupa teguran ataupun nasehat. Contoh media sosialisasi keluarga secara partisipatif adalah memberikan hukuman atau imbalan secara simbolis. Partisipatif sedikit lebih baik dibandingkan represif. Jarang partisipatif menggunakan kekerasan. Berikut ini adalah contoh media sosialisasi keluarga secara lengkap.

  1. Berbicara kepada anak dengan lembut agar anak pun demikian
  2. Buatlah anak merasa nyaman berada disekitar keluarga
  3. Memastikan anak tetap dibawah control
  4. Memberi tahu anak tentang kebersihan
  5. Memperhatikan apa yang diinginkan oleh anak
  6. Memperlakukan anak dengan baik
  7. Memperlakukan anak sebagaimana mestinya, karena tingkah laku anak tergambar dari tingkah laku orangtua
  8. Menasehati anak apabila melakukan kesalahan
  9. Mendengar keluh kesah anak
  10. Mendorong anak agar dapat membedakan antara mana yang benar dan salah
  11. Mengajarkan anak antara baik dan buruk
  12. Mengajarkan anak antara pantas dan tidak pantas
  13. Mengajarkan anak tentang berbagi
  14. Mengajarkan anak tentang hubungan antar manusia dengan tuhan dan antar sesame manusia
    Sponsors Link

  15. Mengajarkan anak tentang kedisiplinan
  16. Mengajarkan anak tentang kerapian
  17. Mengajarkan anak tentang menghargai
  18. Mengajarkan anak tentang mematuhi aturan, jenis jenis norma sosial dan nilai yang berlaku dimasyarakat
  19. Mengajarkan anak tentang pentingnya pertemanan
  20. Mengajarkan anak tentang rasa syukur
  21. Mengajarkan anak tentang sopan santun
  22. Mengajarkan anak tentang tata krama
  23. Mengajarkan anak untuk mencintai yang lebih muda
  24. Mengajarkan anak untuk menghormati yang lebih tua
  25. Senantiasa memberikan anak waktu untuk mengeluarkan pendapatnya
  26. Tegas terhadap anak akan aturan yang berlaku
  27. Tidak memaksakan kehendak kepada anak
  28. Tidak memanjakan anak
  29. Tidak mengabaikan anak
  30. Tidak mengancam anak
  31. Tidak menunjukkan hal buruk terhadap anak, misalnya kekerasan
Sponsors Link

Media sosialisasi keluarga merupakan media sosialisasi atau bentuk hubungan sosial yang paling pertama akan ditemui oleh individu. Individu terlahir datangnya dari dua insan yang saling mencintai, lalu menikah dan mempunyai keturunan. Keturunan tersebut adalah individu. Semenjak terlahir di dunia, yang akan melihat terlebih dahulu adalah keluarga.

Seorang bayi yang belum bisa berbicara saja sudah dilakukan interaksi oleh keluarga, hal tersebut termasuk dalam sosialisasi. Sesuai dengan syarat terjadinya interaksi sosial adalah adanya komunikasi antara lebih dari satu orang atau memiliki lawan. Dari semenjak bayi, individu akan dididik dan dibentuk kepribadiannya. Keluarga sangat berpengaruh akan hal tersebit mulai dari lingkungan individu, awal mengenal alam sekitar, pergaulan, budaya hingga kebiasaan.

List diatas merupakan 31 contoh media sosialisasi keluarga secara represif dan partisipatif yang paling sering ditemukan sehari hari. Dalam mendidik anak tidak bisa semena mena, karena sangat berpengaruh pada mental maupun perkembangan anak itu sendiri seperti terjadinya bentuk penyimpangan sosial. Seperti kata pepatah bahwa anak adalah cerminan orangtua maka apa yang kita lakukan pada anak, itu yang akan dilakukan anak pada lingkungannya. Maka dari itu dalam mendidik anak perlu banyak pertimbangan dan tidak bisa asal asalan. Apabila anak mengalami kesalahan dimasyarakat, tentu yang akan dilihat terlebih dahulu adalah keluarganya. Gunakan cara mendidik anak sebagaimana mestinya agar pembentukan kepribadian anak mengarah ke yang lebih baik.

Sponsors Link
, ,




Post Date: Friday 29th, June 2018 / 08:34 Oleh :
Kategori : Sosiologi