Sponsors Link

25 Contoh Masalah Remaja Masa Kini yang Wajib Anda Ketahui

Sponsors Link

Masa remaja adalah masa pencarian jati diri, pada masa ini remaja akan bertindak sesuai dengan keinginannya sendiri dan sulit sekali menerima nasihat dari orang tua, guru atau kerabat dan tetangga dekat yang lebih tua. Mereka akan lebih mendengar kata-kata teman dan sahabat-sahabatnya, sehingga jika teman atau sahabatnya punya perilaku buruk yang hobi melanggar fungsi norma sosial, maka dapat dipastikan remaja tersebut akan terjerumus dan melakukan penyebab kenakalan remaja.

ads

Salah satu cara untuk mencegah remaja melakukan kenakalan remaja adalah para orang tua, guru dan orang dewasa disekitarnya harus memperhatikan setiap karakteristik gejala sosial kenakalan remaja yang timbul dan mencegahnya berkembang. Banyak sekali contoh masalah remaja di sekitar kita yang bisa dijadikan pelajaran, diantaranya adalah:

Contoh masalah remaja dengan orang tua:

  1. Selalu berselisih pendapat tentang banyak hal, dan anak pun merasa dikekang sehingga memberontak dan mencari perlindungan di luar rumah.
  2. Tidak mematuhi larangan dari orang tua seperti pulang larut malam,
  3. Berteman dengan seseorang yang menurut pandangan orang tua tidak akan baik untuk masa depan anaknya.
  4. Orang tua yang terlalu sibuk bekerja sehingga kurang perhatian pada anaknya.
  5. Orang tua sering bertengkar sehingga membuat anak tidak betah dirumah.
  6. Perceraian orang tua yang mengakibatkan kurangnya perhatian pada anak.

Contoh masalah remaja dengan sekolahnya:

  1. Sering bolos sekolah.
  2. Merusak peralatan milik sekolah.
  3. Karena sering bolos maka nilai-nilai menurun.
  4. Mendapat tekanan untuk mendapatkan nilai yang sempurna, sehingga anak menjadi stress.
  5. Guru yang dianggap tidak adil dalam memberikan penilaian.

Contoh masalah remaja dengan keluarganya:

  1. Di bully oleh kakak sehingga anak menjadi tertekan.
  2. Selalu dibanding-bandingkan prestasinya dengan yang lain, sehingga mental anak menjadi down.
  3. Adik yang super nakal sehingga mengganggu kegiatan belajar di rumah.
  4. Sesama anggota keluarga tidak saling memberikan perhatian dan kasih sayang, sehingga tumbuh perasaan tidak perduli satu sama lain.

Contoh masalah remaja dengan teknologi:

  1. Tidak bisa lepas dari handphone dimanapun, sehingga tumbuh menjadi anak yang contoh perilaku antisosial.
  2. Mengakses konten-konten dewasa, sehingga lama-lama mental menjadi rusak dan ujung-ujungnya melakukan sex bebas.
  3. Melakukan cyber bullying di contoh media sosialisasi keluarga tanpa mengingat efeknya bagi korban dan bagi dirinya sendiri yang bisa saja dilaporkan ke polisi oleh korbannya.

Contoh masalah remaja dengan dirinya sendiri:

  1. Tidak percaya pada diri sendiri sehingga menjadi kurang berinteraksi dengan teman.
  2. Depresi karena berbagai hal seperti perceraian orang tua, orang tua yang terlalu mengekang, tekanan dari berbagai pihak untuk mendapatkan nilai sempurna dan sebagainya.
  3. Mencoba-coba merokok karena dianggap ingin dianggap jagoan.
  4. Karena ingin langsing, remaja putri mempunyai kebiasaan buruk dalam makan sehingga lama-lama mengidap penyakit bulimia.
  5. Pergaulan yang salah dengan teman yang sudah kecanduan narkotika dan obat-obatan serta minuman keras, membuat remaja tersebut mulai mencobanya juga.
  6. Pecahnya pertemanan yang sudah lama terjalin akan membuat remaja tersebut stress dan murung. Biasanya kalau sudah begini akan enggan belajar, bahkan mungkin akan bolos sekolah.
  7. Terlalu dimanja oleh orang tua, sehingga menjadi pribadi yang egois, ingin menang sendiri, ingin pendapatnya selalu didengar dan tidak ada rasa empati terhadap temannya.

Itulah lima contoh masalah remaja yang terjadi dilingkungan kita, antisipasi sedini mungkin dari pihak terkait sangat diharapkan agar kenakalan remaja ini tidak berkembang menjadi kriminal. Bimbingan dan pengawasan serta interaksi dari orang tua dan guru sangat disarankan agar remaja bisa terawasi baik disekolah maupun dirumah.

Sponsors Link
, , , , ,
Post Date: Saturday 01st, September 2018 / 06:15 Oleh :
Kategori : Sosiologi