Sponsors Link

13 Contoh Kontraversi Yang Tersebar Luar Dimasyarakat

Sponsors Link

Sebelum mempelajari lebih lengkap mengenai kontraversi khususnya contoh kontraversi dan simak juga cara mengatasi kesenjangan sosial ekonomi, anda perlu mengetahui dasar dari kontraversi. Secara bahasa, kontraversi sendiri memiliki arti sebagai proses persaingan dan pertikaian. Tidak hanya sebuah persaingan saja tetapi juga ditandai dengan adanya gejala ketidakpastian mengenai kepribadian dan perasaan seseorang secara negatif dimana perasaan tersebut disembunyikan agar tidak diketahui oleh orang lain. Sedangkan adapun pengertian kontraversi secara umum berbeda dengan perbedaan konflik sosial destruktif dan konstruktif, yaitu sebagai salah satu bentuk proses sosial yang berada di antara konflik dan persaingan.

ads

Kontraversi sendiri tidak hanya ditujukan pada sebuah objek maupun individu saja tetapi juga dapat ditujukan kepada pandangan, pikiran, keyakinan, dan rencana yang dikemukakan oleh seseorang maupun kelompok. Adapun sebuah teori yang menjadi acuan mengenai ciri dari kontraversi. Leopold Von Wiese dan Howard Becker mengemukakan bahwa kontraversi sendiri merupakan sikap sosial oleh individu dimana individu tersebut tidak memiliki rasa kepercayaan terhadap individu lain maupun kelompok dalam masyarakat.

Sikap ketidakpercayaan tersebut menjadi acuan untuk melakukan proses pemberontakan dengan sikap mengesampingkan tindakan- tindakan kedamaian. Selain itu ketidakpercayaan yang muncul inilah yang menjadi penyebab utama dari sebuah konflik berbeda dengan perbedaan sosiologi hukum dan politik hukum, dan rasa ketidakpercayaan diri ini juga dapat timbul karena rasa ambisi dan persaingan di lingkungan sosial.

Contoh Kontraversi

Setelah anda mengetahui dasar dari adanya kontraversi, tentunya anda juga perlu mengetahui lebih lanjut mengenai contoh kontraversi di lingkup masyarakat. Ada banyak sekali contoh kontraversi di lingkungan masyarakat yang sering terjadi namun tidak anda sadari bahwa tindakan maupun hal tersebut adalah contoh dari kontraversi seperti berikut ini.

  1. Demo Masyarakat Kepada Pemerintah

Dalam hal ini, seringkali kita melihat masyarakat unjuk rasa atau melakukan aksi demo di depan kantor pemerintahan. Banyak sekali alasan maupun faktor yang mendasari dari adanya demo tersebut. Salah satu alasan paling utama dalam melakukan demo yaitu karena kebijakan pemerintah dinilai tidak sinkron dengan kondisi masyarakat pada masa itu. Tentunya selain mengundang mata orang lain untuk melihat aksi demo juga sangatlah mudah untuk mengakomodir jumlah masa. Banyak sekali masa berbondong- bonding ikut demo hanya karena rasa ketidakpercayaannya terhadap pemerintah tanpa tau hal yang mendasar dari tujuan pemerintah menciptakan sebuah kebijakan.

  1. Demo Buruh Pabrik

Contoh berikutnya dari kontraversi yaitu demo buruh pabrik dan ini sama halnya dengan demo masyarakat kepada pemerintah. Dimana banyak sekali buruh pabrik melakukan aksi demo di depan gedung pabrik tempat mereka bekerja. Dalam hal ini, salah satu alasan utama yang sering didapati di lokasi demo yaitu karena tindakan pabrik tempat mereka bekerja bertindak semena- mena. Mulai dari gaji karyawan yang tidak mencapai UMK dan simak juga contoh transformasi konflik dalam sosiologi, hingga tindakan pemecatan atau PHK yang dinilai tidak wajar. Dalam hal ini tentu para buruh yang tidak bisa mendapatkan haknya dengan baik melakukan aksi demo. Hal ini juga terjadi atas ketidakpercayaan dan keraguan buruh pabrik serta rasa was- was terhadap tempat mereka bekerja.

  1. Perbedaan Generasi dalam Masyarakat

Contoh kontraversi berikutnya yaitu ketika dalam satu masyarakat maupun kelompok seperti keluarga terdapat perbedaan generasi. Hal ini sering terjadi dalam masyarakat dengan perubahan waktu yang cepat antar generasi. Contoh spesifiknya yaitu hubungan antara anak dan orang tua. Dalam hal ini simak juga syarat terbentuknya konsep sosiologi keluarga, semakin cepat pertumbuhan seorang anak maka semakin meningkat pula usia anak tersebut oleh karena itu lingkup pergaulan anak tersebut juga akan semakin luas. Dan ini menyebabkan adanya rasa khawatir bahkan ketidakpercayaan tumbuh dalam diri orang tua kepada anaknya.

  1. Menyontek di Kelas

Adapun contoh kontraversi yang seringkali dialami oleh siswa saat ini dimana ini diakibatkan oleh rasa ketidakpercayaan terhadap dirinya sendiri bahkan teman di sekitarnya. Banyak sekali siswa menyontek awalnya karena kurang pengetahuan dan ilmu, namun disisi lain ia juga menganggap bahwa dirinya kurang dalam menjawab soal oleh karenanya ia menyontek. Dalam beberapa kasus seorang siswa menyontek tidak asal menyontek tentunya ia akan mencari siswa yang lebih pintar dari dirinya, dalam hal ini bisa dikatakan bahwa ia tidak bisa percaya terhadap siswa lain dan hanya bisa percaya kepada siswa yang ia anggap pintar.

Sponsors Link

  1. Provokasi di Lingkup Mahasiswa

Selain demo yang dilakukan oleh masyarakat dan buruh berbeda dengan perbedaan konflik sosial dengan masalah sosial, salah satu contoh kontraversi di lingkungan pendidikan yaitu demo mahasiswa. Demo ini tentunya tidak dilakukan jika tidak ada pihak yang memprovokasi. Dan tentu saja sangat mudah memprovokasi mahasiswa apalagi mahasiswa memiliki tingkat ego dan ambisi sangat tinggi. Ini tentu sangat bermanfaat jika demo dilakukan untuk kebaikan universitas namun, sebaliknya apa yang sering kita lihat adalah demo mahasiswa dengan sifat negatif bahkan beberapa oknum demi memprovokasi dan membakar semangat mahasiswa lain agar ikut- ikutan demo rela merusak fasilitas kampus.

  1. Menghasut Masyarakat

Salah satu tindakan yang secara tidak sadar banyak dilakukan oleh orang saat ini yaitu melakukan penghasutan. Tidak hanya dalam skala kecil seperti menghasut teman saja tetapi juga menghasut masyarakat seperti yang dilakukan oleh beberapa oknum ketika masa pemilu berlangsung. Agar calon peserta pemilu maupun caleg mendapatkan banyak dukungan dan suara nantinya sehingga dapat memenangkan hasil pemilu, tak jarang beberapa oknum dibayar untuk menghasut masyarakat luas dalam satu daerah untuk merelakan suaranya demi peserta pemilu maupun caleg tersebut.

  1. Perselingkuhan antara Suami dan Istri

Perselingkuhan merupakan salah satu tindakan tidak terpuji yang didasarkan pada tindak pengkhianatan. Apalagi jika perselingkuhan ini tidak diketahui secara langsung oleh kedua belah pihak baik suami maupun istri. Perselingkuhan sendiri kerap terjadi pada masyarakat secara umum entah itu yang berbuat sang suami maupun istri dan ini merupakan salah satu tindakan dari contoh kontraversi.

ads
  1. Berbohong Kepada Hakim

Ketika seseorang salah apalagi melakukan perbuatan pidana maupun perdata, tentunya ini merupakan sebuah permasalahan hukum serius. Banyak sekali orang melakukan tindak tersebut dan akhirnya harus diadili di meja hijau. Untuk itu mereka akan memberikan kesaksian terlebih dahulu sebelum melakukan penyangkalan, namun pada kasus yang sering ditemui banyak sekali orang berbohong kepada hakim. Padahal hakim sudah jelas mengetahui permasalahan dari orang tersebut. Selain itu walaupun salah, banyak sekali orang menyangkal atas kesalahannya di depan hakim dan ini merupakan contoh dari kontraversi.

  1. Mengancam Pemenang Pemilihan Ketua Kelas

Selain mencontek menjadi salah satu contoh kontravensi di lingkungan siswa, adapun contoh lainnya yaitu ketika pemilihan ketua kelas berlangsung dan seperti yang kita ketahui bahwa selain banyak yang mendukung salah satu kandidat maka ada juga yang tidak setuju. Dan ketika pemenang terpilih sudah diberi amanat untuk menjalankan tugasnya sebagai seorang ketua kelas namun masih ada saja yang tidak setuju maka tidak jarang mereka mengancam ketua kelas tersebut. Hal ini tentu terjadi karena ketidakpercayaan serta rasa saing terhadap ketua kelas terpilih tersebut.

  1. Menyebar Hoax

Hoax atau bisa disebut juga sebagai berita palsu kini perlu diwaspadai, namun banyak juga orang memanfaatkan berita palsu untuk tujuan negatif namun menguntungkan bagi dirinya sendiri. Menyebar hoax di masyarakat sangatlah tidak baik, selain dapat membuat resah juga dapat mengurangi rasa percaya seseorang terhadap orang maupun hal- hal lain yang sesungguhnya hal maupun orang tersebut patut dipercaya. Ini tentu sangat menyesatkan hidup orang lain.

  1. Mengecewakan Sahabat

Contoh kontraversi lain di lingkungan sosial terkait dengan perasaan selain tidak percaya diri yaitu kecewa. Dan seperti yang anda ketahui bahwa rasa kecewa ini lebih buruk dibanding dengan rasa ketidakpercayaan. Mengecewakan sahabat seperti ingkar janji, melakukan hal buruk di depan sahabat merupakan salah satu bentuk kontraversi karenanya juga dapat menimbulkan rasa trauma sehingga seseorang tidak bisa mempercayai orang lain lagi karena dikecewakan oleh sahabatnya sendiri.

  1. Memaki Orang

Memaki selain merupakan salah satu tindakan buruk yang harus dihindari karena dapat mempermalukan diri sendiri juga dapat mengurangi rasa percaya orang lain terhadap diri kita. Ketika memaki tentunya kita juga tidak memiliki rasa percaya terhadap orang yang kita maki bahkan di dalam diri kita akan selalu timbul kebencian dan dendam. Oleh karena itu, memaki juga merupakan salah satu contoh kontraversi  dan perlu anda ketahui bahwa memaki sendiri merupakan salah satu contoh bentuk kontraversi sederhana.

  1. Menyebarluaskan Aib Seseorang

Bisa dibilang bahwa menggunjing atau menggosip merupakan sebuah tindakan yang sering dilakukan masyarakat saat ini bahkan ini sudah menjadi sebuah kebiasaan di masyarakat secara umum. Banyak sekali hal yang bisa menjadi topik pergunjingan maupun gosip dan salah satunya yaitu aib seseorang apalagi jika dalam kelompok menggosip tersebut orang yang dimaksud adalah orang yang dibenci. Karena digunjingkan dalam sebuah kelompok dengan banyak sekali pendengar maka tak heran jika aib akan mudah sekali tersebar dan ini merupakan salah satu contoh kontraversi intensif.

Itulah pengertian dari kontravensi beserta beberapa contoh kontravensi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi di atas dapat bermanfaat serta menambah wawasan anda. Selamat membaca.

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Saturday 13th, July 2019 / 03:25 Oleh :
Kategori : Sosiologi