Sponsors Link

16 Contoh Kasus Sosiologi Hukum dalam Masyarakat

Sponsors Link

Pembahasan kali ini meliputi contoh dari sosiologi hukum dalam masyarakat dan simak juga hubungan sosiologi hukum dengan ilmu hukum, namun sebelumnya anda harus mengetahui dasar dari sosiologi hukum terlebih dahulu. Perlu anda ketahui bahwa sosiologi merupakan sebuah ilmu dan secara luas tidak hanya berbicara mengenai kehidupan sosial saja. Ilmu sosiologi juga dikembangkan dan memiliki cabang di berbagai bidang dan simak juga hubungan antropologi hukum dengan sosiologi hukum, salah satunya yaitu hukum.

ads

Adapun pengertian sosiologi hukum secara umum yaitu sebagai cabang dari ilmu sosiologi dimana ini mempelajari tentang hubungan timbal balik antara hukum di masyarakat dengan gejala- gejala sosial secara empiris analitis. Adapun pengertian sosiologi dan teori yang diungkapkan oleh Satjipto Raharjo berbeda dengan contoh kreolisasi dalam sosiologi, seorang ahli sosiolog. yaitu sosiologi hukum merupakan sebuah cabang ilmu dengan mempelajari ilmu hukum berdasarkan penerapan hukum di dalam masyarakat.

  • Contoh Kasus Sosiologi Hukum Dalam Masyarakat

Setelah anda mengetahui dasar dari sosiologi hukum berdasarkan pengertian sosiologi hukum secara umum, anda juga perlu mengetahui fungsi dari ilmu sosiologi hukum itu sendiri. Ada beberapa fungsi dari sosiologi hukum namun fungsi utama dari sosiologi hukum yaitu untuk memahami dan mengetahui perkembangan hukum dalam masyarakat. Adapun beberapa contoh sosiologi hukum dalam masyarakat beserta penjelasannya sebagai berikut :

  1. Melanggar Lalu Lintas

Contoh dari kasus sosiologi hukum di masyarakat paling sering kita jumpai hingga saat ini yaitu pelanggaran terhadap lalu lintas. Tentu saja tindakan kasus pelanggaran ini tidak hanya merusak ketertiban dalam masyarakat di jalan tetapi juga dapat membahayakan keselamatan. Perlu anda ketahui pula bahwa pola perilaku pelanggaran lalu lintas merupakan salah satu pola perilaku masyarakat kota.

  1. Penolakan Perpres

Adapun kasus dari sosiologi hukum berikutnya yaitu penolakan perpres mengenai reklamasi teluk Benoa. Penolakan perpres ini dilakukan secara terbuka oleh masyarakat Bali dengan alasan dapat merugikan masyarakat Bali dalam waktu sangat lama jika reklamasi tetap dilakukan.

  1. Perbedaan Fasilitas Tahanan

Seperti yang kita ketahui saat ini sangat terlihat adanya perbedaan pada pemberian fasilitas di antara tahanan di Indonesia berbeda dengan luar negeri yang sangat menjunjung tinggi akan pemberian sanksi termasuk fasilitas kepada para tahanan. Dalam hal ini bisa kita lihat perbedaan fasilitas yang diberikan kepada tahanan biasa dan koruptor. Jika tahanan biasa hanya diberikan fasilitas seadanya bahkan beberapa tidak mendapat fasilitas apapun sedangkan untuk tahanan koruptor mereka diberi fasilitas berupa AC, tempat tidur nyaman, bahkan mereka bisa mendapatkan fasilitas setara dengan hotel.

  1. Penerapan Hukum Tidak Adil

Selain perbedaan fasilitas kepada tahanan dan simak juga contoh objek formal dan material sosiologi, tampaknya penerapan hukum yang tidak adil pun bisa menjadi salah satu contoh kasus sosiologi hukum di masyarakat. Hukum yang diberikan kepada masyarakat sangat tidak adil terutama kepada masyarakat kalangan bawah. Jika bagi mereka dengan status sosial tinggi selalu mendapat pembelaan terhadap sikap dan kesalahannya atas nama hukum, berbeda dengan mereka yang berstatus sosial di bawah. Dimana mereka dengan status sosial di bawah sangat sulit mendapatkan jaminan dan pembelaan bahkan jika mereka benar sekalipun.

  1. Prostitusi Online

Sangat miris kehidupan saat ini, tidak hanya karena perekonomian dan tingkat pengangguran tinggi juga karena hukum kurang tegas dan adil untuk diterapkan. Selain itu berkaitan dengan kasus sosiologi hukum di masyarakat tampaknya juga karena status sosial seseorang rela untuk merambah dunia prostitusi. Dan semakin canggihnya teknologi saat ini maka teknik marketing prostitusi tidak hanya dilakukan lewat dunia nyata tetapi juga secara online. Dan di masyarakat ini sudah bukan lagi hal yang jarang ditemui, bahkan kasus ini sudah banyak sekali di ungkap dalam berita cetak maupun online.

Sponsors Link

  1. Perdagangan Anak

Tidak hanya prostitusi online bahkan perdagangan anak pun juga merupakan contoh nyata dari banyaknya kasus sosiologi hukum di masyarakat yang sering terjadi. Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup dan menunjang status sosial saja berbeda dengan kegunaan perspektif sosiologi, perdagangan anak dilakukan juga untuk tujuan kriminalitas lainnya. selain itu perdagangan anak sangat erat hubungannya dengan kasus penculikan dan kehilangan anak yang sudah sering terjadi.

  1. Pernikahan Dini

Dinilai sebagai polemik masyarakat, pernikahan dini juga merupakan salah satu kasus sosiologi hukum dalam masyarakat. Kita ketahui bahwa usia minimal secara hukum untuk melakukan sebuah pernikahan yaitu di atas 17 tahun, namun bagi sebagian besar orang terutama di pedesaan sudah banyak sekali orang melakukan pernikahan di bawah 17 tahun. Selain karena perekonomian, pendidikan, dan status sosial, pernikahan dini juga sering dilakukan karena hubungan antar keluarga satu dengan lainnya.

  1. Pemalsuan Mata Uang

Seringkali kita mendengar tentang kasus pemalsuan uang dilakukan berbeda dengan manfaat mempelajari sosiologi komunikasi, bukan hanya karena kebutuhan ekonomi saja rupanya. Para oknum pelaku pemalsuan uang ternyata melakukan hal tersebut untuk menipu para pedagang kecil, tentunya karena pedagang kecil lebih mudah untuk ditipu. Hal ini terkait dengan sistem perdagangan dalam menerima pembayaran dimana pedagang kecil langsung menerima uang tersebut tanpa harus melakukan pengecekan terlebih dahulu.

  1. Narkoba

Contoh kasus sosiologi hukum dalam masyarakat selanjutnya yaitu kasus sindikat narkoba merajalela tidak hanya dikalangan masyarakat bawah tetapi juga kalangan atas bahkan seperti artis dan pejabat Negara. Walaupun sudah diberantas dan dibentuknya BNN tampaknya sindikat narkoba masih saja ada dan sangat sulit untuk diberantas, ini membuktikan bahwa hukum kurang kuat terhadap kasus tersebut.

ads

Secara sosial pun bisa dilihat kebanyakan pelaku dari sindikat tersebut yang sering kali tertangkap adalah remaja. Namun dibalik semua itu para pejabat dan artislah sebagai sindikat tertinggi sebagai gembong narkotika. Tingkatan ini pun juga dipengaruhi oleh status sosial dan ekonomi serta pendidikan di kalangan masyarakat.

  1. Hukum Dipandang Sebelah Mata

Sebuah kasus sosiologi hukum di masyarakat yang kini sedang menjadi topik perbincangan di masyarakat yaitu penjatuhan vonis hukuman kepada nenek berusia 60 tahun. Diduga nenek tersebut melakukan kasus pencurian di ladang, dengan ini ia divonis 5 tahun penjara. Tentu ini sangat memberatkan karena statusnya sebagai masyarakat di kalangan bawah maka ia tidak mendapatkan perlindungan maupun keringanan hukuman.

Berbeda dengan seorang koruptor dimana ini merupakan sebuah kasus yang sangat berat jika disbanding dengan kasus pencurian ladang. Koruptor tersebut hanya divonis selama 3 tahun karena status sosial dan ekonomi yang tinggi. Tampaknya hukum sudah dipandang remeh dan hanya dipandang sebelah mata oleh masyarakat tingkat atas.

  1. Penyebar Hoax

Hoax tampaknya sangat familiar ditelinga kita, tidak hanya berita seputar selebriti bahkan saat ini sudah merambah dunia politik. Penyebaran berita hoax kerap disebarkan untuk mempengaruhi serta menghasut masyarakat terutama masyarakat dengan tingkat perekonomian, pendidikan, dan status sosial rendah karena sangat mudah terpengaruh dengan berita hoax. Ini dilakukan dengan tujuan untuk menjatuhkan calon peserta pemilu agar tidak bisa terpilih.

  1. Pembunuhan Berencana

Tidak hanya kasus ringan berbeda dengan manfaat mempelajari sosiologi gender, adapun kasus berat yang menyangkut nyawa sebagai salah satu contoh kasus sosiologi hukum dalam masyarakat. Pembunuhan berencana merupakan sebuah kasus berat dimana pelakunya dapat dijatuhi hukuman mati. Dalam kasus ini, pembunuhan berencana dilakukan untuk balas dendam hanya karena sakit hati dan perbedaan strata sosial. Dan pembunuhan dilakukan tidak hanya kepada satu orang tetapi satu keluarga.

  1. Penyelewengan Dana Haji

Seringkali muncul diberita banyak jamaah haji tidak bisa berangkat karena tertipu oleh sebuah perusahaan jasa agen haji dan umroh. Kebanyakan orang tergiur dengan biaya haji murah, terutama jika seseorang sedang berada di tingkat perekonomian dan pendidikan kurang sedangkan memiliki gengsi tinggi. Hal ini tentu menjadi keuntungan bagi sebuah agen haji dan umroh abal- abal untuk menghasut dan melakukan penyelewengan dana yang mereka berikan.

  1. Korupsi E- KTP

Beberapa waktu lalu sempat viral sebuah kasus penyelewengan dana E- KTP dan menjadi sebuah kasus korupsi besar- besaran di Indonesia. Tidak hanya meresahkan pihak pemerintahan saja tetapi juga masyarakat, banyak sekali orang belum bisa menerima E- KTP walaupun sudah mendaftarkan diri dan mengurus E- KTP karenanya. Hukuman untuk kasus korupsi E- KTP yang dilakukan oleh oknum pemerintah ini berdasarkan pada Undang- Undang.

Sponsors Link

  1. Pencurian Uang di ATM

Pencurian uang di ATM tampaknya sangat sering terjadi apalagi jika korbannya adalah orang yang lemah seperti wanita dan lansia. Pencurian uang di ATM ini tentu tidak bisa dilakukan sendirian, kebanyakan orang melakukannya secara berkelompok. Tentu alasannya bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup saja tetapi juga sangat erat hubungannya dengan tingkat sosial di masyarakat.

  1. Pembunuhan Antar Siswa

Tampaknya tingkat kriminalitas di kalangan remaja masih saja menjadi permasalahan hingga saat ini terutama remaja di tingkat SMA. Sebuah kasus pembunuhan seorang siswa SMA oleh temannya satu sekolah saat ini menjadi sorotan publik. Hal ini terjadi karena adanya disintegrasi antar satu remaja SMA dengan remaja SMA lain sehingga terjadi ketidak sepahaman dalam tujuan. Selain itu kondisi psikis remaja yang masih labil dan tidak dapat mengontrol emosi serta mudah bertindak liar menjadi salah satu pemicu utamanya.

Itulah contoh- contoh kasus sosiologi hukum dalam masyarakat beserta sedikit penjelasannya, semoga informasi di atas dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda. Selamat membaca.

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Monday 08th, July 2019 / 09:16 Oleh :
Kategori : Sosiologi