Sponsors Link

3 Contoh Kasus Primordialisme yang Membuka Wacana Keilmuan

Sponsors Link

Materiips.com kali ini membahas sesuatu yang menarik. Tentu masih berkaitan dengan kebangsaan kita. Kalau sebelumnya telah mengupas secara terperici mengenai interseksi dan metode komparatif kali ini membahas tentang primodialisme serta berbagai pengertian sosiologi. Apa itu primodialisme, bagaimana bentuk-bentuknya dan contoh kasusnya? Mari simak secara lebih mendalam dalam artikel berikut ini.

ads

Pengertian primodialisme

Primodialisme merupakan suatu paham yang memegang teguh akan sesuatu yang dibawa sejak kecil, adapun sesuatu itu berupa adat istiadat tradisi, kepercayaan dan segala sesuatu yang berada di lingkungan. Kalau di lihat secara etimologi, primodialisme berasal dari kata primus (pertama) dan ordiri (tenunan atau ikatan). Dalam bahasa Indonesia menyebutkan bahwa primodialisme merupakan perasaan suka yang berlebih. Sebenarnya pada intinya memiliki keselarasan pemahaman akan primodialisme tersebut.

Faktor penyebab Terjadinya Primodialisme

Segala sesuatu terjadi pasti ada penyebabnya, selaras dengan primodialisme. Meskipun sebagai paham yang dipegang teguh sejak lahir dalam prosesnya dipengaruhi oleh berbagai faktor dan membutuhkan Peran Pranata Pendidikan. Adapun faktor tersebut sebagai berikut;

  1. Adanya sesuatu yang dianggap istimewa oleh suatu individu, kaum ataupun kelompok tertentu.
  2. Adanya sikap ingin mempertahankan keuntuhan suatu kelompok atau kesatuan tertentu.
  3. Sistem nilai-nilai keyakinan berupa keagamaan yang dipegang teguh.

Jenis-Jenis Primodialisme

  1. Primodialisme suku

Maksudnya seseorang yang terikat oleh suku sendiri atau suku yang lain. Memiliki keinginan untuk memegang teguh adanya adat atau kebiasaan suku tersebut.

  1. Primodialisme agama

Seseorang yang berpegang teguh atas agama yang dianutnya. Sikap ini cenderung mengarah pada sikap fanatik

  1. Primodialisme Kedaerahan

Primodialisme ini mengarah pada seseorang yang terikat oleh seuatu kedaerahan sendiri yang cenderung untuk terus mempertahankannya.

Dampak Primodialisme

Primodialisme sebagai suatu paham yang memegang teguh akan sesuatu yang dibawa sejak lahir. Secara tidak sadar memberikan dampak bagi suatu masyarakat atau bangsa itu sendiri. Primodialisme yang berlebih dianggap sebagai sikap yang primitif, tidak terbuka, regresif, dan merusak, bahkan dapat mengganggu berjalannya modernisasi, yang menunjukkan sebagai karakteristik gejala sosial. Selain itu, terdapat beberapa dampak negatif lain dari primodialisme.

  1. Menganggu kelangsungan hidup suatu bangsa
  2. Terjadinya diskriminasi
  3. Menganggu proses asimilasi dan integritas
  4. Menganggu hubungan antarbangsa
  5. Menyebabkan konflik secara terpendam sebagai Ciri Masalah Sosial
Sponsors Link

Selain itu, dampak positif dari promodialisme yang harus disadari berbagai unsur-unsur masyarakat  sebagai berikut;

  1. Mengukuhkan rasa cinta tanah air
  2. Mengukuhkan rasa kecintaan kepada tanah air
  3. Semangat patrotisme
  4. Menjaga keutuhan budaya bangsa

Contoh Kasus Primodialisme

  • Kita mengenal adanya konflik bersejarah di Indonesia yang akan selalu terkenang

Konflik ini melibatkan dua suku besar yang ada di nusantara, yaitu suku Madura dan Dayak. Mungkin Anda pernah mendengar akan kasus ini baik melalui cerita orang tua maupun membaca langsung. Awal mula terjadinya peristiwa besar tersebut terjadi pada tahun 1972, ada seorang gadis Dayak yang diperkosa oleh salah satu kaum yang berasal dari Madura. Siapa yang tidak marah dan geram akan tindakan tersebut sebab salah satu gadis terbaiknya di nodai oleh suku lain. Lantas munculkan perkelahian antar kedua suku tersebut. Perkelahian itulah yang membawa konflik antar keluarga, antar etnis, hingga pembantaian besar-besaran hingga menewaskan puluhan ribu masyarakat Madura.

ads

Selain faktor itu, masyarakat Madura yang hinjrah atau sebagai warga pendatang di daerah suku Dayak. Mereka berperilaku kurang menyenangkan, bertindak semenang-menang, dan menganggap bahwa lahan hidup masyarakat Madura tidak terbatas. Selain itu, sering terjadi pelanggaran yang menyebabkan masyarakat Dayak merasa terusik ketenangannya. Tidak saja suku Madura, suku Dayak juga melanggar beberapa larangan. Salah satu yang dilanggar adalah menebang kayu dari suku Madura. Tentu siapa yang tidak marah ketika barang miliknya diambil tanpa sepengetahuan. Hal inilah yang menimbulkan gejolak di masyarakat Madura.

Dalam kasus tersebut masing-masing suku tetap berpegang teguh akan sesuatu yang dimiliki sejak lahir. Masyarakat Dayak misalnya tetap perpadangan bahwa tanah kelahirannya adalah tanah miliknya yang tidak boleh diduduki oleh siapapun. Begitu juga dengan masyarakat Madura bahwa barang miliknya ketika di curi sama halnya dengan merampas harga dirinya.  Sikap memegang terguh tersebut menunjukkan adanya sikap primodialisme secara fanatik. Akhir dari primodialisme tersebut muncul konflik antar suku yang menimbulkan kerugian yang besar dan bentuk-bentuk ketimpangan sosial.

  • Kasus primodialime selanjutnya terjadi pada masyarakat Agom dan warga Balinugara Lampung

Lampung merupakan suatu wilayah sebagai tujuan para tranmigrasi program pemerintah yang  berasal dari Jawa dan Bali. Orang Jawa dan Bali sebagai terkenal memiliki perilaku ulet dan pekerja keras. Selain, memang karena sikap mereka sebagai pendatang untuk menemukan kesuksesan harus berlaku demikian. Sebagian masyarakat Indonesia saat itu masih berpandangan bahwa pribumi dijajah oleh orang luar. Pandangan tersebut masih memiliki kaitan akan penjajahan Indonesia oleh bangsa Belanda dan Jepang. Pandangan tersebutlah yang menyebabkan terjadinya masalah primodialisme antara warga Agom dan Balinuraga.

Masyarakat pribumi di Lampung utamanya warga Agom dan Balinugara merasa tanah adatnya diinjak-injak dan ingin dikuasai oleh masyarakat pendatang. Mereka beranggapan bahwa tiada satu kaum pun yang boleh memiliki akan tanah adat tersebut. Meskipun mereka masyarakat Bali dan Jawa hanya pendatang dan suatu saat akan berbaur dengan masyarakat Lampung. Menjadi satu kesatuan dalam keberbedaan.

  • Seorang mahasiswa yang ingin kos di kota tentu akan memilih tempat kos yang satu wilayah dengannya

Misalnya, masyarakat Jawa pasti memiliki tempat kos yang dihuni oleh masyarakat Jawa secara mayoritas. Sikap demikian menunjukkan adanya perilaku primodialisme. Adanya sikap yang tetap memegang teguh akan keseragaman kedaerahan yang ada. Padahal semakin beragam akan membuat persatuan. Sekaligus juga mampu berbaur terjadinya  proses interaksi sosial dengan segala lini masyarakat, perbedaan suku, adat, agama, dan kebudayaan.

Demikian beberapa kasus pada contoh primordialisme yang bisa anda ketahui, membuka wacana keilmuan yang bisa anda ketahui dalam pengaruhnya.

Sponsors Link
, , ,




Post Date: Monday 04th, June 2018 / 07:02 Oleh :
Kategori : Sosiologi