Sponsors Link

7 Contoh Kasus Disintegrasi yang Ada di Indonesia yang Wajib Anda Ketahui

Sponsors Link

Ada beberapa contoh kasus disintegrasi yang ada di Indonesia terjadi beberapa tahun terakhir ini. Contoh pertikaian individu ini mengancam integrasi bangsa dan seluruh elemen bangsa harus bisa cara mengatasi konflik antar ras secepatnya agar tidak berkembang dan terkendali. Contoh kasus bentuk-bentuk disintegrasi sosial dibawah ini diharapkan akan menjadi pembelajaran bagi kita semua, agar selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa agar tercipta kedamaian bagi semua elemen masyarakat.

ads

Berikut contoh kasus disintegrasi yang ada di Indonesia:

  1. Pada tanggal 17 Juli 2015 di Tolikara, Kabupaten Wamena, Papua telah terjadi tindakan kekerasan kepada umat Islam yang akan melakukan sholat Iedul Fitri yang disertai pembakaran Mesjik Baitul Muttaqin.
  2. GAFATAR adalah singkatan dari Gerakan Fajar Nusantara, berdiri pada tanggal 21 Januari 2012 di Jakarta dengan pendirinya Ahmad Musaddeq. Organisasi ini bertujuan untuk memerdekakan Indonesia dari penjajahan neokolonialis dan neoimperialis. Para anggota-anggotanya dijerat dengan ajaran-ajaran berdasarkan campuran antara Al Quran, Bible dan Taurat. Karena dianggap mengancam disintegrasi bangsa, pada tanggal 20 November 2012 Kementrian Luar Negeri melarang pendirian organisasi ini.
  3. Kasus perang antar suku di Keneyam, Nduga, Papua pada tanggal 23 Juni 2017. Pertikaian ini menyebabkan 1 orang tewas dan 38 lainnya luka-luka. Perang ini disebabkan oleh pertikaian sebelumnya pada tahun 2016 yang belum diselesaikan.
  4. Konflik antar suku juga terjadi di Sampit pada tahun 2001. Bermula dari penyerangan terhadap 2 orang warga berasal dari Madura oleh suku Dayak. Konflik ini menyebar hingga hampir di seluruh propinsi Kalimantan Tengah. Akibatnya sekitar 500 orang meninggal dunia dengan korban terbanyak dari suku Madura. Selain itu sekitar 100.000 orang Madura kehilangan rumah dan harta bendanya sehingga harus kembali ke tanah kelahirannya.
  5. Pada tahun 2009 tejadi konflik yang mengancam disintegarasi bangsai di Lampung. Saat itu terjadi pertikaian antara suku asli Lampung dengan suku Bali pendatang. Akibat pertikaian ini sekitar 12 orang meninggal dunia.
  6. Akibat tindakan pemalakan oleh 2 orang muslim kepada seorang warga nasrani, yang kemudian berhembus isu yang membakar amarah keduabelah pihak menyebabkan terjadinya konflik di Ambon. Peristiwa yang terjadi pada tanggal 19 Januari 1999 ini menyebabkan pertikaian yang menewaskan 12 orang dan ratusan orang terluka.
  7. Contoh kasus disintegrasi yang ada di Indonesia selanjutnya adalah peristiwa Poso. Pertikaian antara warga muslim dan nasrani ini berlangsung cukup lama, pertikaian pertama tejadi pada tanggal 25 s/d 29 Desember 1998, kemudian konflik terjadi lagi pada tanggal 17 s/d 21 April 2000 dan yang terakhir pada tanggal 16 Mei hingga 15 Juni 2000.

Itulah contoh kasus disintegrasi yang ada di Indonesia antara tahun 1998 hingga 2017. Proses sosialisasi dan pembentukan kepribadian dalam masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptaan kehidupan yang aman dan sejahtera. Juga hubungan sosial dan interaksi sosial yang terarah akan membuat masyarakat memahami satu sama lain. Bangsa yang bersatu adalah individu yang saling menghormati satu sama lain, bertoleransi tinggi dan mampu mengendalikan diri untuk tidak terpancing oleh isu-isu yang berhembus. Ada baikya jika ada isu-isu yang bekembang untuk selalu cek dan recheck kebenarannya sehingga tidak timbul konflik yang ujung-ujungnya akan merugikan diri sendiri.

Sponsors Link
, , , , ,
Post Date: Sunday 16th, September 2018 / 04:24 Oleh :
Kategori : Sosiologi