Sponsors Link

4 Contoh Internalisasi Dalam Kehidupan Sehari-hari Dimasyarakat

Sponsors Link

Istilah internalisasi pasti sudah tidak asing lagi, terutama dalam pembelajaran ilmu sosial seperti ilmu sosiologi. Istilah internalisasi juga dikenal didalam salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya suatu dinamika kebudayaan dalam masyarakat. Selain itu, internalisasi juga merupakan suatu konsep mengenai pergeseran masyarakat serta kebudayaan.

ads

Oleh sebab itu, internalisasi sudah tidak asing dan juga sangat berpengaruh terhadap perubahan serta perkembangan kehidupan masyarakat. Internalisasi juga merupakan suatu proses yang terjadi sebagai akibat dari adanya proses interaksi sosial dan hubungan sosial yang terjadi. Dimana berlangsungnya interaksi atau hubungan sosial merupakan contoh tindakan sebagai makhluk sosial yang tidak dapat dihindari. Jadi apa saja contoh internalisasi dalam kehidupan sehari-hari? Berikut ini ada beberapa penjelasan mengenai contoh internalisasi yang wajib anda simak.

Pengertian Internalisasi

Sebelum membahas mengenai contoh internalisasi, perlu diketahui terlebih dahulu apa yang sebenarnya disebut dengan internalisasi, karena walaupun istilah internalisasi sudah tidak asing lagi dalam ilmu sosial namun tak jarang orang yang masih dibingungkan dengan definisi dari internalisasi itu sendiri. Oleh sebab itu, membahas pengertian internalisasi juga penting sebelum mengetahui apa saja contoh internalisasi dalam kehidupan sehari-hari.

Istilah internalisasi sendiri berasal dari kata intern atau internal yang dipahami sebagai bagian dalam atau didalam. Sedangkan secara singkat dan dalam, internalisasi dapat diartikan sebagai suatu penghayatan. Internalisasi merupakan suatu proses pembelajaran panjang yang dialami atau dilakukan oleh seseorang sejak lahir hingga usia terakhirnya. Dalam proses yang berlangsung tersebut, seseorang secara berkesinambungan akan melakukan proses belajar dalam upaya untuk mengembangkan kepribadian serta kemampuan diri sendiri.

Internalisasi juga merupakan bagian penting dalam proses mobilisasi sosial, dimana sebagai suatu bukti bahwa masyarakat akan selalu bergerak dan mengalami perubahan sosial didalamnya. Kondisi tersebut pula yang memengaruhi adanya perkembangan zaman yang semakin maju karena kebutuhan serta pengetahuan masyarakat juga berkembang. Selain pengertian diatas, beberapa ahli terutama dalam ahli ilmu sosial juga memberikan pendapat mereka mengenai pengertian internalisasi. Beberapa diantaranya adalah:

  • Sujatmiko – Internalisasi merupakan suatu proses yang panjang yang dilakukan oleh seorang individu sejak lahir hingga individu tersebut meninggal. Proses yang terjadi tersebut berupa penyerapan terhadap nilai serta norma dalam kehidupan masyarakat.
  • Kartono – Internalisasi merupakan suatu pengaturan mengenai tingkah laku atau sikap seorang individu kedalam pikiran atau kepribadian nya, sehingga tingkah laku atau tindakan-tindakan yang dilakukannya dapat dijadikan suatu praktek bagi individu lainnya sebagai bagian dari diri sendiri.
  • Pupita Sari – Internalisasi merupakan suatu proses penanaman sikap atau tingkah laku yang dilakukan seorang individu kedalam diri sendiri melalui beberapa upaya, seperti pembinaan, bimbingan, dan lain sebagainya. Tujuannya adalah agar dapat menghayati serta menerapkan nilai serta norma yang nantinya tercerminkan melalui tingkah laku yang sesuai dengan apa yang diharapkan.

Itulah beberapa pengertian internalisasi menurut beberapa ahli dalam ilmu sosial. Selain pengertian diatas, pengertian internalisasi juga terdapat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI. Dalam KBBI, internalisasi diartikan sebagai suatu proses penghayatan terhadap adanya nilai, ajaran, atau doktrin yang diwujudkan dalam bentuk sikap atau pola perilaku yang berlangsung melalui penyuluhan, penataran, pembinaan, dan lain sebagainya secara mendalam.

Dari beberapa pengertian internalisasi tersebut diatas, maka dapat disimpulkan bahwa internalisasi merupakan suatu proses masuknya nilai atau norma pada seorang individu yang kemudian akan membentuk suatu pola pikiran serta pola perilaku dalam keberlangsungan hidupnya sehari-hari. Nilai-nilai yang masuk tersebut dapat berasal dari berbagai aspek kehidupan, seperti aspek agama, budaya, pendidikan, dan lain sebagainya. Melalui berbagai macam aspek tersebutlah dapat dilihat berbagai macam contoh internalisasi yang hadir dan berkembang dalam masyarakat. Apa saja contoh internalisasi tersebut, simak penjelasan berikut ini.

Sponsors Link

Contoh Internalisasi

Sebagai salah satu faktor yang berpengaruh terhadap dinamika masyarakat, contoh internalisasi banyak di temukan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap harinya, setiap individu dalam masyarakat pasti mengalami suatu penyerapan atau penghayatan terhadap nilai dalam masyarakat yang disebabkan karena kebutuhan hidup untuk berinteraksi dan menjalin hubungan antar sesama. Lalu apa saja contoh internalisasi dalam kehidupan sehari-hari tersebut? berikut ini ada beberapa contoh internalisasi dalam kehidupan bermasyarakat yang juga berdasar pada beberapa aspek penting kehidupan.

  • Contoh Internalisasi dalam Masyarakat

Contoh internalisasi memang sering terjadi atau mudah didapatkan dalam kehidupan masyarakat, salah satu contoh internalisasi yang paling mudah adalah apa yang terjadi di dalam keluarga. Dimana segala bentuk kepribadian setiap individu dalam menjalani kehidupan sehari-hari sebagai seorang warga masyarakat sangat terpengaruh atau bahkan mengadopsi dari apa yang terjadi dalam kehidupan keluarganya, seperti bagaimana orang tua memberikan bimbingan, contoh, serta pendidikan terhadap anaknya sejak lahir. Sebagaimana suatu pepatah mengatakan bahwa “Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya”, yang artinya setiap perilaku atau kepribadian seorang anak tidak akan jauh-jauh dari kepribadian atau pola perilaku orang tua.

ads

Kondisi tersebut berarti pula bahwa, jika orang tua memberikan bimbingan atau mendidik dengan cara yang baik kepada anaknya, maka setiap individu pasti dapat melalui proses internalisasi dengan baik pula. Namun sebaliknya, jika apa yang terjadi dalam keluarga seperti orang tua sering bertengkar dan berseteru atau mudah emosi, maka apa yang diserap atau dihayati seorang individu sebagai kepribadiannya tidak akan jauh dari kepribadian seperti orang tuanya tersebut. sebagai contoh seperti, seorang individu atau seorang anak yang suka menolong dan membantu sesama karena didalam keluarga orang tua nya selalu memberikan contoh untuk selalu berbagi dan menolong terhadap sesama.

  • Contoh Internalisasi Budaya

Contoh internalisasi selanjutnya dapat dilihat dari adanya internalisasi budaya, terlebih lagi pada zaman yang semakin maju dan modern seperti sekarang ini. Internalisasi memang merupakan suatu proses yang sangat berpengaruh terhadap dinamika kebudayaan, oleh sebab itu banyak contoh internalisasi budaya yang dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh yang paling mudah adalah budaya demam K-Pop, dimana mengidentifikasikan adanya keberhasilan di dalam proses internalisasi budaya yang dilakukan oleh masyarakat Korea Selatan kepada seluruh masyarakat dunia, termasuk pula Indonesia.

Pada kehidupan sehari-hari sekarang ini, banyak kita temui adanya kecenderungan para remaja dalam mencintai budaya Korea Selatan melalui kebiasaannya mendengarkan lagu-lagu girlband dan boyband korea. Bahkan juga terdapat kecenderungan untuk mencontoh dan menirukan apa yang dilakukan para idolanya, seperti cara berbicara, berbusana, gaya rambut, hingga sikap dan perilaku sehari-hari. Keberhasilan proses internalisasi kebudayaan oleh masyarakat Korea Selatan ini disebabkan karena adanya kreatifitas dan inovasi yang baru dan menarik yang dilakukan dalam upaya untuk mewujudkan peran Korea Selatan sebagai suatu sentral kebudayaan.

Dalam hal ini tentu saja terdapat peran nilai dan norma dalam proses sosialisasi yang terdapat didalam sistem kebudayaan Korea Selatan dan sistem sosial itu sendiri yang telah terinternalisasikan. Perkembangan internalisasi kebudayaan Korea Selatan yang terus meningkat lambat laun juga dapat menjadi suatu ancaman bagi keberadaan kebudayaan asli suatu bangsa, hingga dapat pula mengancam kepribadian suatu bangsa karena dapat menghasilkan berbagai macam contoh perubahan sosial budaya dalam masyarakat.

  • Contoh Internalisasi Agama

Contoh internalisasi selanjutnya dapat dilihat dari kehidupan beragama dalam masyarakat, dimana keberadaan agama juga penting adanya dalam menjalin kehidupan bermasyarakat. Dimana didalam kehidupan beragama sendiri tidak dapat lepas dari adanya suatu proses internalisasi. Banyak sekali contoh internalisasi yang dilakukan yang menyangkut kehidupan beragama, sebagai contoh yang paling mudah adalah adanya bangunan-bangunan tempat beribadah seperti Masjid, Gereja, dan lain sebagainya.

Yang mana semakin berkembangnya zaman, pembangunan-pembangunan tempat beribadah juga dipengaruhi oleh adanya proses internalisasi dari bangunan-bangunan tempat beribadah dari negara-negara lain. Seperti mencontoh model-model bangunan yang dianggap baik dan memberi kesan keindahan, bahkan tidak sedikit pula pembangunan tempat beribadah yang dibuat sama atau menyerupai tempat-tempat ibadah yang telah terkenal atau mendunia.

Sponsors Link

  • Contoh Internalisasi dalam Pendidikan

Contoh internalisasi yang terakhir dapat dilihat dari dunia pendidikan, dimana banyak proses internalisasi terhadap sistem-sistem pendidikan yang diberlakukan di suatu negara. Sebagai contoh adalah sistem pendidikan yang diberlakukan di Indonesia dimana mengadopsi sistem pendidikan dari Belanda, seperti adanya kewajiban untuk memakai seragam saat bersekolah, memakai meja dalam proses belajar mengajar, dan lain sebagainya.

Selain itu, perkembangan zaman juga mengembangkan sistem pendidikan seperti adanya internalisasi yang berpengaruh terhadap pembentukan pendidikan informal melalui homeschooling, bahkan hingga penggunaan internet dan alat-alat atau teknologi canggih dalam proses belajar dan mengajar yang berlangsung. Itulah beberapa contoh internalisasi yang ada dalam kehidupan sehari-hari, dimana dari beberapa contoh tersebut dapat dilihat bahwa proses internalisasi tidak selalu memberikan dampak positif dalam kehidupan masyarakat.

Oleh sebab itulah diperlakukan pondasi nilai dan norma yang kuat agar dapat menghayati dan memilih mana yang baik dan mana yang tidak baik untuk diterapkan dalam pola perilaku dan kepribadian dalam kehidupan bermasyarakat, karena proses internalisasi merupakan suatu proses yang akan berlangsung lama. Hal ini karena melalui proses internalisasi tersebutlah kecenderungan untuk berperilaku dalam masyarakat terbentuk, termasuk pula menjadi faktor pembentukan kepribadian individu, watak, maupun identitas diri.

Demikian penjelasan mengenai contoh internalisasi dalam kehidupan sehari-hari, semoga dapat bermanfaat dan menyadarkan diri untuk tetap dapat berperilaku dengan benar dan sesuai dengan apa yang seharusnya didalam kehidupan bermasyarakat.

Sponsors Link
, , , ,
Post Date: Friday 01st, June 2018 / 05:07 Oleh :
Kategori : Sosiologi