Sponsors Link

11 Contoh Enkulturasi Dalam Kehidupan Masyarakat, Keluarga dan Pendidikan

Sponsors Link

Enkulturasi adalah suatu kondisi dari proses interaksi sosial yang dilakukan oleh seorang individu akan sikap dan pikirannya dalam mempelajari dan menyesuaikan adat istiadat, tatanan sosial, sistem norma hingga peraturan – peraturan yang berlaku dalam budayanya. Proses terjadinya enkulturasi ini biasanya dimulai ketika masih anak – anak dengan pola meniru yang dilakukan berulang kali hingga sudah tertanam dalam diri sampai dewasa.

ads

5 Contoh enkulturasi dalam masyarakat terbagi dalam beberapa aspek, diantaranya :

Dalam kehidupan sehari – hari:

  • Seperti misalnya, sarapan harus dilakukan setiap pagi antara pukul 6 hingga 8 pagi. Bila tidak dilakukan secara rutin atau jam sarapan tertinggal hingga pukul 10 pagi seolah ada yang kurang. Perasaan ganjil inilah bentuk dari enkulturasi sudah merasuki masyarakat Indonesia pada kehidupan sehari – hari.

Dalam kehidupan keluarga:

  • Sebagai contoh, setiap habis sholat magrib seluruh anggota keluarga diharuskan mengaji bersama. Atau setiap minggu seluruh anggota keluarga harus menghadiri kebaktian.
  • Atau contoh media sosialisasi keluarga lainnya  yakni adanya jam malam yang dibuat oleh orang tua untuk dipatuhi oleh anak – anak mereka. Dimana ketika pergi keluar rumah tidak boleh lewat dari jam 9 malam.

Dalam lingkungan masyarakat:

Di dalam suatu masyarakat tentu ada tatanan sosial atau norma yang harus diikuti oleh setiap individu. Baik norma yang tertulis maupun norma adat. Hal ini dilakukan oleh kepala desa atau kepala adat, guna mendorong setiap anggota masyarakat untuk melakukan setiap tindakan sesuai dengan aturan norma yang berlaku dan supaya tidak serta merta terbentuk macam macam kelompok semu.

Pada mulanya tentu hal – hal yang dipelajari ketika masih usia anak – anak adalah norma – norma yang menarik perhatiannya dan yang bersifat konkret. Namun seiring bertambahnya usia dan perkembangan jiwanya, ia akan belajar untuk mengenali peran nilai dan norma dalam proses sosialisasi juga unsur – unsur budaya lainnya yang lebih bersifat kompleks.

  • Sebagai contoh, warga suku baduy yang tinggal di Banten. Meski dipisahkan dalam dua kategori yakni suku baduy luar dan suku baduy dalam, namun norma adat yang dipegang masihlah kental. Mereka menerima peradaban modern dari dunia luar dengan suka cita dan sepenuh hati.
  • Namun tanpa meninggalkan petuah kepala adat dan norma adat yang sudah diwarisi secara turun temurun guna melindungi keberadaan suku tersebut, masyarakat suku badui tidak menggunakan handphone.
  • Misalkan menggunakan fasilitas ini pun, hanya dilakukan oleh satu orang yang berkepentingan saja dengan tujuan untuk kesejahteraan masyarakat bersama tanpa ada bentuk penyimpangan sosial.

Dalam pendidikan:

Enkulturasi dalam dunia pendidikan bisa dilihat dalam sistem pengajaran yang berlaku pada setiap sekolah. Dimana aturan yang diterapkan oleh sekolah tersebut tidak hanya untuk ditaati dan dijalankan oleh para siswanya saja namun juga oleh para guru dan staff sekolah lainnya.

Dalam hal ini sebagai contoh, sekolah memberikan sangsi kepada siswa yang datang terlambat ke sekolah dengan hukuman sebagai efek jera dalam bentuk membersihkan halaman sekolah, mengelap kaca sekolah ataupun kegiatan bersih – bersih lainnya. Sangsi pun juga berlaku demikian bagi para guru dan staff sekolah yang datang terlambat dengan menaruh uang kas pada kaleng kegiatan siswa misalnya, supaya siswa juga melihat, mengamati dan menjadi pembelajaran bila sistem yang ditegakkan di sekolahnya tidak tebang pilih.

Sponsors Link

Contoh lain enkulturasi dalam pendidikan adalah:

  • Ketika anak kecil diajarkan oleh sekolahnya sejak dini mengenai paham ideologi pancasila, Negara bhineka tunggal ika dan kondisi penduduk Indonesia hingga ia berhasil menamatkan seluruh pendidikannya.
  • Ketika anak kecil ini sudah tumbuh menjadi pribadi yang dewasa, paham yang ia pelajari dan ditanamkan sedari dini ini akan terus melekat dan berkembang di dalam tubuhnya.

Dalam budaya:

Keadaan seperti ini yang terus menerus berkembang dari generasi ke generasi tidak menutup kemungkinan di masa depan cicit kita nanti, mereka tidak akan mengenal sama sekali budaya asli leluhur. Setiap masyarakat dan individu yang menjalankan enkulturasi dalam segala aspek di kehidupannya, secara tidak sadar ia akan memiliki identitas sosial yang terbentuk dari proses kesehariannya yang membawa contoh status sosial dan dampak  besar pada generasi kehidupan berikutnya. Berikut beberapa contohnya sebagai berikut:

Sponsors Link

  • Contoh yang terlihat menonjol dan sangat meresahkan di dunia serba digital saat ini adalah betapa mudah dan bebasnya anak usia dini dan remaja dalam mengakses internet tanpa ada sekat dan batasan budaya. Hingga tanpa disadari anak  – anak kecil hingga remaja sudah tidak mengenal lagi budaya asli dari daerahnya. Seakan budaya daerah yang melekat di nadi mereka dianggap usang dan ketinggalan jaman.
  • Bahkan tak segan anak – anak ini lebih memilih budaya Negara asing yang masuk menjajahi Negara Indonesia tanpa filter budaya. Seperti misalnya, anak – anak sudah tidak mengenal apa itu mainan tradisional seperti congklak, gobaksodor, lompat karet atau mainan tradisional lainnya, akan tetapi mereka akan lebih familiar dengan aplikasi Negara asing seperti musically, tik tok, dubsmash, smule dan masih banyak lagi aplikasi asing yang familiar di mata anak – anak.

Tindakan dari setiap individu dalam menerima enkulturasi dan perbedaan pada lingkungannya, secara terus menerus akan semakin berkembang dan membentuk kebudayaan yang baru dan terlahirlah akulturasi sebagai akibat dari penyesuaian sikap individu pada lingkungannya tersebut. Tentu hal ini juga didampingi oleh faktor perubahan sosial.

Sponsors Link
, , , ,
Post Date: Thursday 12th, July 2018 / 09:57 Oleh :
Kategori : Sosiologi