Sponsors Link

Pengertian, Tujuan, Contoh dan Karakteristik Penelitian Tindakan Kelas

Sponsors Link

Seperti apa contoh dan karakteristik penelitian tindakan kelas? Mungkin istilah penelitian tindakan kelas atau PTK sudah tidak asing lagi, terutama bagi Anda yang kerap melakukan penelitian. Tentu saja PTK jauh berbeda dengan jenis penelitian sosial. Bagi Anda yang saat ini hendak memperdalam penelitian ini, maka kami akan menjelaskan semua hal mengenai PTK, termasuk contoh dan karakteristik penelitian tindakan kelas. Pembahasan awal akan dimulai dari membahas mengenai pengertian dari penelitian tindakan kelas, seperti ketika membahas tentang pengertian warga negara, kewarganegaraan, dan pewarganegaraan.

ads

Pengertian Penelitian Tindakan Kelas

Sebenarnya penelitian tindakan kelas pertama kali diperkenalkan oleh psikolog di bidang sosial yang berasal dari negeri Paman Sam yang bernama Kurt Lewin. Ia memperkenalkan PTK atau classroom action research (CAR) pada tahun 1946. Sementara di Indonesia sendiri istilah ini baru muncul pada sekitar tahun 1980. Ada beberapa definisi mengenai PTK yang dikemukakan oleh para ahli, diantaranya:

1. Siswojo Harjodipuro

Penelitian tindakan kelas adalah penelitian yang bertujuan untuk mendorong guru agar ia lebih memperhatikan terhadap cara mengajar agar bisa lebih kritis. Guru juga diharapkan mampu memperbaiki dan meningkatkan kualitasnya demi mencapai taraf pendidikan yang jauh leih baik.

2. John Elliot (1982)

Penelitian tindakan kelas merupakan kajian tentang masalah sosial yang dilakukan dengan tujuan untuk bisa meningkatkan suatu unsur yang terdapat di dalamnya. Semua hal yang dilakukan nantinya akan digunakan untuk bahan evaluasi demi berkembang menjadi lebih profesional.

3. Kemmis dan Taggart

PTK adalah sebuah penelitian yang juga sekaligus sebagai refleksi diri yang dilakukan secara kolektif berkaitan dengan kondisi sosial agar supaya mampu meningkatkan nilai penalaran dan juga keadilan pada lokasi dimana dilakukan penelitian tersebut.

Tujuan Penelitian Tindakan Kelas

Setiap penelitian sudah pasti memiliki tujuannya masing-masing, termasuk juga PTK atau CAR. Beberapa tujuan yang dimiliki oleh penelitian tindakan kelas antara lain:

  • Membuat guru agar supaya lebih peka terhadap dinamika atau perubahan mengenai pembelajaran yang diterapkan di kelasnya.
  • Membuat guru lebih kritis dan reaktif tentang perilaku dari peserta didiknya serta bagaimana cara guru menghadapi para peserta didiknya tersebut.
  • Membuat guru menjadi seorang yang lebih profesional.
  • Membuat guru menjadi seseorang yang lebih kreatif dan inovatif di dalam menyampaikan pembelajaran atau materi di kelas, baik mengenai teori, teknik, atau bahan ajar.
  • Menjadikan guru mampu memperbaiki metode atau cara pembelajaran yang diberikan dalam kelas yang merupakan respon dari masalah yang terjadi.
  • Membantu guru di dalam memecahkan masalah mengenai masalah yang terjadi di kelasnya tersebut.
  • PTK yang dilakukan berkesinambungan akan berdampak pada meningkatkan mutu pendidikan karena kualitas guru akan meningkat.

Karakteristik Penelitian Tindakan Kelas

Berdasarkan keterangan yang dikemukakan oleh Richat Winter pada tahun 1996, ada beberapa ciri dan karakteristik yang dimiliki oleh PTK, yaitu:

1. Kritik Fefleksi

Kritik refleksi merupakan sebuah tindakan yang dilakukan pada PTK dan menjadi salah satu bagian proses evaluasi maupun penilaian PTK yang berpatokan terhadap hasil pengamatan dari tindakan yang sudah dilakukan. Maka dari itu, agar bisa melakukan refleksi, maka dibutuhkan kritik sehingga nanti terciptalah sebuah perubahan.

Sponsors Link

2. Kritik Dialektis

Merupakan kritik yang berkaitan dengan fenomena yang terjadi pada kajiannya. Setelah itu akan dilakukan pemeriksaan terhadap konteks secara komprehensif atau menyeluruh. Selain itu, akan cenderung munculnya perubahan meskipun di awal sudah diyakini bahwa suatu unit tersebut bersifat stabil.

3. Kolaboratif

Karakteristik PTK yang merupakan kerja sama dari semua pihak terkait yang berperan sebagai sumber data di dalam melakukan penelitian tindakan kelas. Kemudian berusaha mendengarkan dan mengambil timbal balik terhadap saran-saran yang diberikan oleh semua pihak. Mengapa perlu dilakukan? Alasannya karena di sini peneliti bukan hanya berperan sebagai pengamat, namun ia juga harus ikut bergabung di dalam suatu kondisi yang terjadi.

Karakteristik ini memiliki pandangan jika seseorang akan berpendapat dan mungkin meyakini jika permasalahan tersebut tidak bisa dan tidak akan pernah tuntas. Maka dari itu dibutuhkan berbagai sudut pandang dari semua pihak untuk mengetahui apa saja kekurangannya meskipun nanti juga penelitian menjadi kurang begitu efektif. Dengan kata lain, peneliti masih harus tetap memegang kendali di dalam penentuan atau pembuatan keputusan.

4. Resiko

Seorang peneliti harus berani di dalam mengambil konsekuensi atau resiko ketika melakukan penelitian. Salah satu resiko yang terjadi dan harus dialami adalah perkiraan atau hipotesis yang ternyata tidak sama dengan kondisi atau situasi yang terjadi.

Sponsors Link

5. Susunan jamak

Karakteristik yang kelima dari penelitian tindakan kelas adalah penelitian ini bersifat jamak. Maksudnya, PTK melibatkan pihak-pihak yang akan berperan mengemukakan sudut pandangnya sehingga bisa menghasilkan suatu penelitian yang bersifat komprehensif.

6. Internaliasi Praktik dan Teori

Teori dan juga praktek di dalam pelaksanaan PTK adalah dua hal yang tidak sama. Akan tetapi keduanya saling berhubungan antara yang satu dengan yang lainnya. Teori berperan sebagai dasar di dalam melakukan praktek. Sementara praktek berperan sebagai implementasi dari sebuah teori.

Demikian informasi dari kami mengenai contoh dan karakteristik pendidikan tindakan kelas. Kami juga menyarankan Anda untuk mempelajari informasi lainnya yaitu perbedaan penelitian kuantitatif dan kualitatif maupun contoh penelitian kuantitatif serta negara-negara yang menganut demokrasi proletar.

Sponsors Link
, , ,




Post Date: Tuesday 20th, August 2019 / 03:55 Oleh :
Kategori : Pendidikan