Sponsors Link

11 Ciri Penelitian Sosial yang Harus Diketahui Para Peneliti

Sponsors Link

Berbicara mengenai penelitian sosial, kita perlu mengetahui pengertianya terlebih dulu. Penelitian merupakan arti dari bahasa inggris Research yang terdiri dari dua kata, re artinya kembali kemudian search artinya mencari. Jika digabungkan, maka research atau penelitian ini adalah hal yang dilakukan ketika mencari kembali suatu pengetahuan.

ads

Penelitian merupakan sebuah proses dari investigasi yang  keuntungan dan kerugian dari MEA dilakukan dengan aktif, sistematis serta tekun, dengan tujuan untuk menemukan, merevisi, dan menginterpretasi kata-kata dengan melakukan penelitian ilmiah.Pengertian dari penelitian secara lebih luas, juga disampaikan oleh para ahli.

Pengertian Penelitian Menurut Para Ahli

Pengertian dari penelitian juga dijabarkan oleh beberapa ahli, yang memiliki persamaan dalam definisi , untuk lebih jelasnya, seperti di bawah ini:

  • Winarno Surrachmand

Menurut Winarno, penelitian memiliki arti sebagai suatu metode studi yang sifatnya hati-hati serta mendalam, diambil dari segala bentuk fakta yang bisa dipercaya atas suatu masalah tertentu, untuk membuat pemecahan masalahnya.

  • Soetrisno Hadi

Menurut Soetrisno Hadi, penelitian adalah suatu usaha untuk mengembangkan, menemukan serta menguji kebenaran dari suatu pengetahuan yang ada, untuk ciri ciri negara industri baru melakukan metode ilmiah yang ada.

  • Woody (1972)

Woody juga berpendapat mengenai penelitian sosial, sebagai suatu metode dan sebuah pemikiran yang kritis untuk mendefinisikan msalah, kemudian membuat formula hipotesis atau jawaban sementara dari permasalah tersebut. Setelah itu, dilakukan pengujian yang hasilnya dicocokan dengan hipotesis tadi.

  • Mohamad Ali

Mohamad Ali menyebutkan bahwa penelitian adalah suatu cara untuk lebih memahami suatu masalah, lewat proses penyelidikan untuk mencari bukti-bukti yang mendukung, agar dapat memecahkan msalah tersebut dengan hati-hati.

  • Cooper dan Emory

Keduanya mengatakan bahwa penelitian merupakan suatu proses dan serangkaian kegiatan penyelidikan yang sistematis, dengan tujuan untuk memberikan informasi dalam memecahkan masalah

Tujuan Penelitian Sosial

Setiap penelitian yang dilakukan harus memiliki tujuan, karena penelitian itu tujuanya untuk mengungkap kebenaran. Caranya, melalui berbagai metode penelitian yang dilakukan dan proses pengumpulan data serta pengolahan data itu sendiri. Secara lebih khusus, berikut ini tujuan dari dilakukanya penelitian sosial:

  • Untuk mendeskripsikan fenomena dalam masyarakat
  • Untuk menjelaskan hubungan diantara fenomena
  • Untuk memperkirakan suatu fenomena sosial yang mungkin saja terjadi
  • Untuk mengembangkan suatu program atau suatu teknik tertentu yang baru

Ciri Penelitian Sosial

Penelitian sosial merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan dalam rangka untuk mencari jawaban dari banyaknya pertanyaan dalam menghadapi suatu masalah sosial. Sebagai contoh, seseorang mendatangi suatu wilayah untuk menanyakan beberapa hal, maka dapat dikatakan bahwa orang tersebut sedang melakukan penelitian sosial. Penelitian sosial memerlukan serangkain proses, dengan ciri-ciri sebagai berikut :

  • Mencantumkan Tujuan Penelitian

Dalam kegiatan penelitian, harus memiliki sasaran yang ingin dicapai seperti mendapatkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ilmiahnya, guna mendapatkan informasi yang baru. Penelitian harus memiliki tujuan, agar peneliti dapat lebih fokus pada tujuan tersebut dan tidak pecah konsentrasinya pada permasalah yang lain.

Sponsors Link

  • Membuat Kegiatan Penelitian yang Sistematis dan Terencana

Penelitian yang dilakukan harus bisa dipertanggungjawabkan. Caranya adalah dengan menyusun metode ilmiah untuk penelitian yang akan dilakukan. Pastikan metode tersebut contoh integrasi kebudayaan harus terencana, sistematis juga tepat sasaran.

  • Gunakan Analisis Logis

Mengumpulkan data-data penting dalam penelitian merupakan bagian dari proses penelitian itu sendiri. Setelah itu, perlu dilakukan analisa yang tepat dan tidak sembarangan. Analisa pun harus dilakukan berdasarkan teori yang sesuai landas teori yang ada. Hasil analisis yang berdasar pada teori yang mendukung, akan bisa diterima oleh akal sehat.

  • Penelitian Bersifat Ilmiah dan empiris

Suatu penelitian itu harus bersifat ilmiah, maksudnya objek yang akan diteliti dalam penelitian ilmiah, perlu menggunakan metode penelitian yang tepat, dan terdapat dalam masyarakat. Untuk itu, penelitian harus dilakukan secara rasional (dapat diterima akal), dengan berdasarkan pada standar ilmu pengetahuan yang mudah dipahami masyarakat.

  • Mencari Data Secara Objektif

Peneliti yang melakukan penelitian sosial harus bisa meneliti secara objektif, artinya penelitian ini tidak boleh bersifat memihak atau cenderung membela beberapa pihak. Peneliti sebaiknya menjadi pihak yang netral ketika mencari data.

  • Objek Penelitian adalah Fakta Sosial dan Gejala Sosial

Setelah menentukan objek penelitian, menentukan tema penelitian secara spesifik juga diperlukan. Ketika meneliti sebuah penelitian sosial, maka objek penelitianya adalah suatu gejala manfaat keberagaman budaya sosial serta fakta sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat.

  • Kesimpulan yang bersifat Generalisasi

Penelitian telah dilakukan dengan melalui serangkaian proses yang dimulai dengan mengumpulkan data , mengolah data tersebut hingga sampailah pada tahap untuk mengambil kesimpulan secara general. Namun, untuk penelitian yang bersifat kualitatif (tidak ada perhitungan), maka peneliti ini tidak perlu membuat generalisasi, sebab penelitian yang dilakukan ada pada konteks yang lebih sempit.

  • Proses Penelitian yang Berkelanjutan

Seperti telah diulas di atas, bahwa penelitian itu adalah rangkaian proses yang dilakukan dengan cukup instan. Peneliti bersama timnya harus dapat menyusun rancangan dari penelitian tersebut, mulai dari tahap awal hingga tahap akhir. Peneltian harus bersifat berkelanjutan, seperti dari pengolahan data biasa, dilanjutkan dengan menganalisis data.

Sponsors Link

  • Memiliki Instrumen Penelitian

Hingga saat ini, instrument penelitian yang sering digunakan para ahli, untuk menyimpan dan merekam data mereka dengan aman, seperti kuesioner, tape recorder, handycam dan lainya. Instrumen penelitian tersebut tentunya sangat dibutuhkan, dan diusahakan menemukan data –data yang sesuai dengan topic yang akan diteliti.

  • Harus Ada Manajemen Waktu

Manajemen waktu adalah pengaturan waktu dan berbagai hal yang berhubungan dengan keteraturan dalam suatu kegiatan. Manajemen waktu tentunya perlu dalam penelitian, karena ini merupakan dasar hukum , untuk kembali lebih teratur.

  • Controlling (pengendalian)

Dalam penelitian diperlukan adanya pembatasan terhadap salah satu variable yang tidak diharapkan, seperti yang sering terjadi dalam penelitian bersifat eksperimen. Hal tersebut perlu dilakukan, karena ada variable yang muncul dan bisa mempengaruhi hasil dari penelitian yang dilakukan.

Sikap Para Peneliti

  • Seorang ilmuwan atau peneliti yang akan banyak melakukan penelitian, maka penting untuk memiliki sikap sebagai seorang peneliti. Berikut ini beberapa sikap yang sebaiknya dimiliki oleh para peneliti :
  • Objektif , Peneliti sebaiknya mampu memisahkan serta membedakan antara pendapat pribadi dengan kenyataanya yang terjadi atau yang ada.
  • Kompeten, peneliti juga harus bersikap kompeten, dengan mampu mengadakan penelitian dan menggunakan metode penelitian yang ada
  • Faktual, seorang peneliti harus bersikap factual dalam mengerjakan suatu penelitian, dengan berdasar fakta yang ada, bukan hanya sekedar obsesi atau harapan juga khayalan yang sifatnya abstrak

Membuat Rancangan Penelitian

Membuat rancangan penelitian juga penting dilakukan oleh para peneliti atau ilmuwan, agar bisa memudahkan dalam pembuatan rancangan penelitian. Rancangan penelitian yang dibuat tentunya memiliki manfaat, seperti :

  • Memberikan gambaran tentang langkah apa yang harus diambil dalam menjalani kesulitan-kesulitan dalam penelitian.
  • Untuk memberi tanda batas-batas penelitian yang ada hubunganya dengan tujuan penelitian
  • Penelitian sebuah rancangan sosial, memberikan suatu pegangan yang harus jelas untuk peneliti saat penelitian berlangsung.

Penelitian yang sistematis harus memiliki Isi rancangan penelitian, agar suatu penelitian dapat berjalan sesuai proses yang berlaku. Rancangan penelitian ini berbentuk proposal  penelitian yang umumnya memiliki isi rancangan penelitian sebagai berikut:

  • Latar belakang masalah
  • Rumusan masalah dari penelitian
  • Tujuan dan Manfaat penelitian
  • Tinjauan Pustaka
  • Hipotesis
  • Batasan Konsep Jelas
  • Metodologi penelitian

Rancangan penelitian di atas, sudah umum digunakan sebagai rumus peran pemerintah daerah dalam mengelola keragaman sosial budaya dalam melakukan penelitian ilmiah, seperti yang dilakukan oleh para mahasiswi dan mahasiswa pada tingkat semester akhir di Universitas. Mereka wajib melakukan penelitian dan menjalankan metode penelitian, sebelum masuk ke ruang sidang Skripsi.

Penelitian sejatinya adalah hal yang dilakukan oleh para peneliti tertentu, untuk menemukan pemecahan masalah yang dapat menjadikan hal tersebut sebagai pengetahuan untuk orang banyak nantinya. Penelitian tersebut harus memiliki ciri penelitian sosial, agar bisa menjadi layak untuk dilakukan.

Sponsors Link
, ,
Post Date: Monday 07th, May 2018 / 04:21 Oleh :
Kategori : Sosiologi