Sponsors Link

24 Ciri-Ciri Masyarakat Pedesaan dan Perkotaan Dalam Pembahasannya

Sponsors Link

Masyarakat dalam suatu bangsa berdasarkan letaknya di golongkan atas dua hal, yaitu masyarakat pedesan dan perkotaan. Pembedaan ini ditentukan oleh tempat tinggal oleh suatu masyarakat tertentu. Sebelum masuk jauh akan perbedaan atau ciri dari masyarakat perkotaan dan pedesaan baiknya memahmi akan pergertian masyarakat.

ads

Masyarakat merupakan dalam arti sempit merupakan sekelompok manusia yang dibatasi oleh aspek-aspek tertentu, misalnya daerah tempat tinggal, bangsa, dan aliran dan lain sebagainya. Sedangkan, dalam artian yang lebih luas berupa keseluruhan dalam hubungan hidup bersama yang tidak dibatasi oleh lingkungan tempat tinggal. Masyarakat dapat diartikan sebagai kumpulan manusia yang menempati suatu wilayah tertentu yang memiliki corak atau ciri khas tententu. Adapun corak atau ciri khas itu berupa kepercayaan, aliran, golongan, dan bangsa.

Perbedaan masyarakat kota dan desa disadari atau memiliki dampak tertentu. Adapun dampak itu digolongkan atas dua, yaitu dampak positif dan negatif.

Dampak positif

Dampak positif ini tentu yang paling utama dimiliki oleh masyarakat pedesaan karena memiliki tingkat sosial yang tinggi. Budaya gotong royong masing dipegang teguh. Kepekaan dan kedekatan sosial yang masih tinggi. Hal ini bukan merupakan ciri-ciri masyarakat tradisional melain masih memegang teguh adat istiadat. Bagi masyarakat pedesaan tidak ada istilah sekat atau pembatas semua sama. Meskipun demikian, masyarakat perkotaan juga memiliki keunggulan, yaitu soal teknologi, keterbukaan akan pengaruh luas, dan lebih rasional.

Dampak negatif

Kaitan dengan dampak negatif ini masyarakat kota yang menduduki peringkat pertama. Kehidupan masyarakat yang lebih individual dan tertutup dengan masyarakat lain. Tidak menutup kemungkinan akan memunculkan kelompok-kelompok tertentu. Selian itu juga, macam-macam kelompok sosial . Melalui kelompok inilah yang bisa jadi menyebabkan berbagai tindakan menyimpang. Pengawasan kurang dari masyarakat juga menimbulkan berbagai ketidakteraturan terhadap nilai dan norma kebaikan.  

Antara masyarakat pedesaan dan masyarakat perkotaan memiliki perbedaan yang merupakan pengaruh letak geografis . Perbedaan ini bukan berarti memberikan diding pemisah melainkan pada kebiasaan yang mencirikan. Adapun ciri kedua masyarakat tersebut akan dijalaskan dalam pembahasan berikut.

Ciri Masyarakat Pedesaan:

  1. Aktivitas hubungan antar anggota masyarakat bersifat kasih sayang, kekeluargaan, dan kemesraan. Wujud dari hubungan itu berupa perilak gotong-goyong sebagai salah satu simbol kerukunan. Selain itu, sikap empati yang tinggi ditunjukan oleh masyarakat pedesaan.
  2. Orientasi kepentingan pada kebersamaan, tidak suka menonjolkan diri, dan hidup damai dengan keberagaman yang ada di sekitarnya.
  3. Sebagaian besar kehidupannya bermata pencaharian di sektor pertanian
  4. Masyarakat pedesaan menggunakan bahasa tidak langsung untuk mengutarakan sesuatu. Ini merupakan perwujudakan dari rasa menghargai yang tinggi
  5. Sitem kehidupan pada umumnya berkelompok berdasarkan kekeluargaan
  6. Masyarakat pedesaan bersifat homogen, dalam hal mata pencaharian, agama, ada istiadat dan lain sebagainya.
  7. Masyarakatnya sangat dekat dengan alam
  8. Kontrol sosial ditentukan oleh nilai dan norma, sehingga tidak menimbulkan dampak masalah sosial.
  9. Penduduk relatif kecil sedangkan wilayahnya relatif luas

Menurut Paul H. Landis ciri-ciri masyarakat pedesaan digolongkan dalam beberapa kriteria berikut;

  1. Mempunyai pergaulan hidup yang saling kenal antar ribuan orang
  2. Ada pertalian perasaan yang sama tentang kesukaan terhadap kebiasaan
  3. Cara berusaha (ekonomi) agraris yang paling umum yang paling dipengaruhi oleh alam; misalnya iklim, keadaan alam, kekayaan alam, sedangkan pekerjaan yang bersifat agraris berupa sampingan.
Sponsors Link

Ciri Masyarakat Perkotaan:

  1. Kehidupan keagamaan cenderung berkurang karena memang lebih mementingkan kehidupan duniawi
  2. Pada umumnya masyarakat kota dapat mengurung kepentingkan secara mandiri tanpa bergantung dengan orang lain. Terpenting bagi masyarakat perkotaan adalah kepentingan individu atau perseorangan.
  3. Pembagian kerja masyarakat perkotaan lebih jelas dan nyata
  4. Jalan pikiran masyarakat perkotaan lebih rasional, menyebabkan interaksi bersifat kepentingan pribadi dibandingkan kepentingan bersama atau sosial yang menyebabkan disintegrasi sosial.
  5. Perubahan sosial tanpa lengan di masyarakat perkotaan, sebab perkotaan lebih mudah menerima perubahan. Berbeda dengan masyarakat desa yang cenderung tertutup.
  6. Masyarakat kota cenderung sukar untuk disatukan karena memiliki perbedaan pandangan, politik, dan juga agama. Dapat menjadi Penyebab Terjadinya Konflik.
  7. Lebih bersikap tertutup

Ciri masyarakat perkotaan menurut teori Talcott Parsons sebagai berikut;

  1. Netral efektif

Masyarakat perkotaan lebih mementingkan sifat rasionalisme. Mereka tidak mecampuradukkan antara bersifat emosional.

Sponsors Link

  1. Orientasi diri

Manusia dengan kekuatan diri sendiri harus dapat mempertahankan diri. Umumnya masyarakat perkotan tidak memiliki hubungan kekeluargaan atau berteman akrab dengan orang yang berada di dekat rumahnya. Karena terbiasa hidup tanpa mengantungkan orang lain dan bersifat individualistik.

  1. Universalisme

Berhubungan dengan yang berlaku umum karena mereka memiliki sifat yang rasional dan universal terhadap apapun.

  1. Prestasi

Prestasi seseorang dapat menyebabkan diterima berdasarkan kepandaian atau keahlian yang dimiliki. Ini berbeda dengan masyarakat desa yang tidak lebih mementingkan kecakapan sosial.

  1. Hiterogenitas

Masyarakat perkotaan tersusun atas berbagai komponen masyarakat baik dari segi kebudayaan, agama, maupun aliran. Berbeda dengan masyarakat pedesaan yang lebih bersifat homogen, yang merupakan bentuk-bentuk perubahan sosial.

Demikian beberapa ciri dari masyarakat perdesaan dan juga dalam perkotaan yang bisa anda ketahui bagaimana pembahasannya.

Sponsors Link
, , , ,
Post Date: Wednesday 06th, June 2018 / 07:30 Oleh :
Kategori : Pendidikan