Sponsors Link

5 Ciri-ciri Dinamika Sosial Masyarakat yang Mudah Dipahami

Sponsors Link

Masyarakat berisi kumpulan manusia yang saling berinteraksi, sehingga dapat dipastikan bahwa suatu masyarakat mengalami pergerakan akibat adanya interaksi tersebut. Masyarakat termasuk pergerakan kehidupan yang terjadi di dalamnya termasuk pada objek kajian sosiologi. Sosiologi menyebut pergerakan hidup masyarakat dengan istilah dinamika sosial. Nah, artikel kali ini akan membahas mengenai ciri-ciri dinamika sosial sebagai contoh fenomena sosial agar mudah dikenali keberadaannya di masyarakat.

ads

Definisi Dinamika Sosial

Dinamika sosial adalah keseluruhan perubahan dari seluruh komponen masyarakat dari waktu ke waktu. Dinamika sosial muncul sebagai hasil dari proses terjadinya interaksi sosial antar anggota masyarakat seperti contoh interaksi sosial individu dengan individu atau interaksi sosial antar macam-macam kelompok sosial, serta gerak keseluruhan komponen masyarakat lainnya.

Meski terkesan sama dengan perubahan sosial, antara dinamika sosial dan perubahan sosial memiliki perbedaan yang mendasar. Dinamika sosial merupakan gerak kehidupan masyarakat yang terjadi secara  reguler, memiliki lingkup terbatas, dan dapat diukur menggunakan model atau rumus, sedangkan perubahan sosial merupakan perubahan kondisi masyarakat yang meliputi perubahan pada lembaga-lembaga masyarakat yang memengaruhi sistem sosialnya dan memiliki lingkup luas karena sifat perubahan yang terjadi saling berkaitan antar satu unsur dengan unsur kemasyarakatan lainnya.

Ciri-ciri Dinamika Sosial

Agar mudah memahami dinamika sosial, berikut ini akan dijelaskan mengenai ciri-ciri dinamika sosial secara rinci.

  1. Terjadi di dalam sistem sosial

Dinamika sosial terjadi dalam masyarakat yang memiliki kemiripan entitas atau rumpun tertentu. Misalnya, masyarakat keturunan Arab di Jakarta hidup di kampung Arab Pekojan, sedangkan masyarakat keturunan Cina tinggal di kawasan Pecinan Glodok. Hal ini termasuk bentuk dinamika sosial berupa segregasi sosial yang terjadi di wilayah Jakarta. Masing-masing kelompok memiliki nilai dan norma berdasarkan budaya setiap entitasnya, yang mana akan memengaruhi pola interaksi sosial yang mereka lakukan.

  1. Memiliki pola reguler

Istilah pola reguler merujuk pada bentuk hal yang sudah umum terjadi. Dinamika sosial diyakini akan selalu terjadi setiap waktu dan dapat disaksikan langsung keberadaanya di lingkungan masyarakat. Ciri dinamika sosial ini dapat ditemukan pada contoh dinamika sosial berupa pertumbuhan penduduk. Pertumbuhan penduduk merupakan proses bertambah atau berkurangnya penduduk suatu wilayah yang pasti terjadi setiap periode tertentu. Pertumbuhan penduduk juga dapat diamati secara langsung melalui metode penghitungan yang jelas.

  1. Memiliki tingkat prediktabilitas

Ciri dinamika sosial yang dapat diukur dengan metode penghitungan yang jelas membuat dinamika sosial memiliki tingkat prediktabilitas. Contoh dinamika penduduk lima tahun terakhir dapat dijadikan acuan memprediksi akan terjadinya pengurangan atau penambahan penduduk pada tahun berikutnya. Lebih lanjutnya, dapat dijadikan acuan untuk menghitung kemungkinan pendapatan nasional, peluang program migrasi, dan program lainnya terkait kependudukan.

  1. Pola regularitas berhubungan dengan tingkat keseimbangan

Hasil pengukuran satu bentuk dinamika sosial bahkan dapat digunakan untuk memprediksi solusi atas terjadinya dinamika sosial. Ketika suatu negara menghitung pertumbuhan penduduknya, negara tersebut tidak hanya mampu mengukur kondisi penduduk secara kuantitas jumlah, tetapi mengukur kondisi-kondisi lainnya.

Sponsors Link

Negara dapat merencanakan solusi-solusi yang tepat guna menjaga stabilitas kehidupan masyarakat. Misalnya, pemerintah menekan arus urbanisasi guna menekan jumlah penduduk di kota. Hal ini dimaksudkan pemerintah dalam rangka mengurangi kemungkinan kesenjangan sosial dan menyiapkan bentuk-bentuk pengendalian konflik sosial akibat kepadatan penduduk.

  1. Terdapat penekanan pada proses terjadinya perubahan

Proses terjadinya dinamika sosial dapat digambarkan secara jelas sebagai suatu perubahan. Perubahan dimulai dengan adanya perbedaan antara kondisi sebelum dan sesudah terjadi dinamika sosial, tentunya melibatkan faktor penyebab dan pengaruh dinamika sosial dalam interaksi sosial yang terjadi. Misalnya polarisasi kelompok sosial di kota. Latar belakang masyarakat kota dari segi ekonomi dibedakan menjadi ekonomi kelas bawah, menengah, dan atas.

Masing-masing kelas tersebut hidup berkelompok sesuai dengan kelasnya. Kelompok kelas atas tinggal di kawasan elit dengan kehidupan serba mewah, sedangkan kelompok kelas bawah hidup di pinggiran sungai. Jelas tergambarkan bahwa dinamika sosial yang terjadi berupa polarisasi kelompok sosial dengan faktor penyebab berupa perbedaan kondisi ekonomi, dan dampak dinamika sosial berupa polarisasi daerah hunian.

Demikianlah penjelasan mengenai lima ciri-ciri dinamika sosial. Semoga dapat memudahkan kita dalam membedakan dinamika sosial dengan bentuk-bentuk perubahan sosialmacam-macam gerakan sosial,  dan bentuk-bentuk mobilitas sosial di lingkungan masyarakat.

Sponsors Link
, , , ,
Post Date: Tuesday 28th, August 2018 / 04:19 Oleh :
Kategori : Sosiologi