Sponsors Link

Bentuk-Bentuk Interseksi Sosial Didalam Suatu Kelompok Sosial

Sponsors Link

Interseksi sosial adalah pertemuan anggota dari suatu kelompok sosial yang terdiri dari berbagai seksi agama, ras, suku jenis kelamin, kelas sosial dan lain sebagainya. Di Indonesia ada contoh interseksi antara Pendidikan dan mata pencaharian atau contoh interseksi antara ras dan agama. Interseksi sangat penting dipelajari agar kehidupan berbangsa dan negara di Indonesia lebih damai, mengingat negara kita ini terdiri dari berbagai macam ras, suku dan agama.

ads

Pada prakteknya interseksi sosial terbentuk dari perbedaan interaksi asosiatif dan disosiatif dari anggotanya melalui sarana kebudayaan, seni, pasar, sekolah dan sebagainya. Melalui interaksi yang intensif maka diharapkan tercapai suatu kelompok seperti contohnya perbedaan masyarakat multikultural indonesia dengan amerika serikat yang memiliki toleransi tinggi sehingga tercipta suatu kehidupan yang aman dan damai.

Interseksi sosial memiliki 2 bentuk yaitu:

1. Interseksi Homogen

Adalah bentuk interseksi sosial yang terdiri dari anggota-anggota kelompok yang memiliki satu kesamaan, misalnya:

  • Antar agama
AJawaSMAPegawai NegeriIslam
BJawaSMAPegawai NegeriKristen

A dan B sama-sama berasal dari suku Jawa, berlatar pendidikan sama yaitu SMA, kedua-duanya bekerja sebagai pegawai negeri namun berbeda agama.

  • Antar profesi
CBatakSarjanaAkuntan publikKristen
DBatakSarjanaPengacaraKristen

C dan D sama-sama berasal dari suku Batak, berlatar pendidikan sarjana, menganut agama yang sama namun mempunyai profesi yang berbeda

  • Antar pendidikan
EPadangS2GuruIslam
FPadangS3GuruIslam

E dan F sama-sama berasal dari Padang, sama-sama berprofesi menjadi guru, keduanya beragama Islam, namun latar pendidikannya berbeda

  • Antar suku
GSundaS1Pegawai swastaIslam
HDayakS1Pegawai swastaIslam

G dan H sama-sama berlatar pendidikan strata 1, kedua-duanya menjadi pegawai swasta, beragama Islam namun berasal dari daerah yang berbeda. Itulah contoh bentuk interseksi sosial yang bersifat homogen. Mereka dipersatukan oleh banyak persamaan sehingga menumbuhkan rasa toleransi yang tinggi.

2. Interseksi Heterogen

Adalah interseksi sosial yang memiliki sektor yang berbeda. Berikut contohnya:

  • Suku dan agama
IJawaSarjanaPegawai swastaKristen
JSundaSarjanaPegawai swastaIslam
KBaliSarjanaPegawai swastaHindu

I, J, dan K mempunyai latar pendidikan sarjana dan sama-sama menjadi pegawai swasta, namun agama mereka berbeda dan berasal dari suku yang berbeda pula.

  • Suku dan latar belakang pendidikan
LDayakS1Pegawai negeriKristen
MPapuaS2Pegawai negeriKristen
NMinahasaS3Pegawai negeriKristen

L,M dan N berasal dari suku yang berbeda dan latar belakang pendidikannya pun perbeda namun sama-sama pegawai negeri dan beragama Kristen.

  • Latar belakang pendidikan dan mata pencaharian
OPapuaS1PedagangBudha
PPapuaS2Pegawai negeriBudha
QPapuaS3DosenBudha

O, P dan Q mempunyai latar belakang pendidikan dan mata pencaharian yang berbeda, namun mereka sama-sama berasal dari Papua dan beragama Budha.

Demikian pembahasan mengenai bentuk interseksi sosial beserta contohnya. Walau pada awalnya rumit, namun interseksi mempunyai dampak positif seperti meningkatnya rasa toleransi sehingga menumbuhkan rasa percaya satu sama lain dan memperkokoh contoh diintegrasi bangsa.

Sponsors Link
, , , ,
Post Date: Friday 19th, October 2018 / 09:27 Oleh :
Kategori : Sosiologi