Sponsors Link

55 Bahasa Daerah di Pulau Kalimantan

Sponsors Link

Kekayaan alam dan budaya di Indonesia memang tidak ada habisnya. Bagaimana tidak, selain dikenal sebagai negara dengan pulau terbanyak di dunia, Indonesia juga menjadi negara dengan bahasa terbanyak di dunia.

ads

Bahasa daerah menjadi daya tarik sendiri dari Indonesia. Bayangkan saja, meski hanya berbeda kabupaten, namun bahasa dan dialek yang digunakan bisa jadi berbeda.

Berdasarkan perhitungan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Indonesia memiliki 718 bahasa daerah yang tersebar dari Sumatera hingga Papua. Selain itu, ketahui juga bahasa daerah di Indonesia yang punah.

Salah satu pulau dengan bahasa daerah terbanyak di Indonesia adalah Kalimantan. Keragaman suku bangsa dan budaya di pulau ini, berpengaruh pada banyaknya bahasa dan dialek yang digunakan.

Daftar Bahasa Daerah di Pulau Kalimantan

Menurut peta bahasa di Indonesia yang dirilis oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, setidaknya terdapat 55 bahasa daerah yang tersebar di seluruh pulau Kalimantan, dan fungsi bahasa daerah tersebut untuk berkomunikasi.

Berikut ini adalah ringkasannya:

  • Abai, Kalimantan Utara

Bahasa Abai digunakan oleh masyarakat di Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

  • Aoheng (Penihing), Kalimantan Timur

Bahasa Aoheng digunakan oleh masyarakat Desa Long Apari, di Kabupaten Mahakam Hulu, Kalimantan Timur.

  • Bahau Diaq Lay dan Bahau Ujoh Bilang, Kalimantan Timur

Kedua bahasa ini dituturkan oleh penduduk di Desa Diaq Lay dan Desa Ujoh Bilang. Desa Diaq Lay terletak di Kabupaten Kutai Timur sedangkan Desa Ujoh Bilang terletak di Kabupaten Kutai Barat.

  • Bajau Pondong, Kalimantan Timur

Bahasa daerah ini dituturkan oleh penduduk di beberapa kecamatan di Kabupaten Berau, Kabupaten Paser, dan Kabupaten Penajam Paser Utara.

  • Bajau Semayap, Kalimantan Selatan

Masyarakat desa Semayap di Kabupaten Kota Baru menggunakan Bahasa Bajau Semayap ini sebagai bahasa sehari-hari.

  • Bakatik, Kalimantan Barat

Bahasa Bakatik dipakai oleh mayoritas masyarakat di Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Subah, Provinsi Kalimantan Barat.

  • Bakumpai, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan

Bahasa Bakumpai digunakan di Kalimantan Tengah tepatnya Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Kapuas. Sedangkan di Kalimantan Selatan bahasa ini digunakan oleh penduduk di Kabupaten Barito Kuala.

  • Balai, Kalimantan Tengah

Bahasa Balai dituturkan oleh penduduk Desa Balai Riam, di Kabupaten Sukamara Provinsi Kalimantan Tengah.

  • Banjar, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan

Bahasa banjar dituturkan oleh sebagian besar masyarakat Kalimantan khususnya bagian selatan. Menurut GNFI, jumlah penutur Bahasa Banjar adalah sebanyak 3,6 hingga 6,5 juta jiwa.

  • Basap, Kalimantan Timur

Penutur asli Bahasa Basap umumnya adalah keturunan Cina yang menikah dengan orang Punan. Bahasa ini dituturkan oleh masyarakat Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara.

Bahasa Basap terdiri atas dua dialek yakni Basap dialek (O) yang banyak digunakan desa Sambakungan dan Basap dialek (U) yang dipakai masyarakat desa Semurut, Kabupaten Berau.

  • Bayan, Kalimantan Tengah

Bahasa Bayan dituturkan oleh penduduk di Kabupaten Barito Utara. Tepatnya di Desa Bintang Ninggi Satu, Kecamatan Teweh Selatan.

  • Benuaq, Kalimantan Timur

Bahasa Benuaq banyak dipakai di beberapa kecamatan di Kabupaten Kutai Barat. Yakni Kecamatan Muara Pahu, Kecamatan Muara Lawa, Kecamatan Bongan, Kecamatan Jempang, Kecamatan Damai, dan Kecamatan Nyuatan.

Bahasa Benuaq terdiri atas enam dialek berbeda, yakni: dialek Jerang dayak, dialek Muara Lawa, dialek Jambuk, dialek Tanjung Isuy, dialek Temula, dan dialek Keay.

  • Berangas, Kalimantan Selatan

Bahasa Berangas dituturkan oleh masyarakat di Kelurahan Berangas, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan.

  • Bugis, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur

Bahasa Bugis merupakan salah satu bahasa daerah dengan penutur terbanyak di Indonesia. Selain itu, bahasa ini juga mempunyai aksara Lontara sebagai penulisan tradisionalnya.

  • Bukat, Kalimantan Barat

Bahasa Bukat dituturkan oleh masyarakat yang mendiami wilayah di sekitar hulu Sungai Kapuas, yang merupakan salah satu sungai terpanjamg di Asia Tenggara, terutama di wilayah Kecamatan Putussibau, Kabupaten Putussibau Utara dan Desa Tanjung Jati, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu. 

  • Bulungan, Kalimantan Utara

Bahasa Bulungan dituturkan di Desa Tanah Kuning dan Desa Muara Pengian, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.

  • Dayak Bara Injey, Kalimantan Tengah

Bahasa ini dituturkan oleh masyarakat di Desa Kota Baru, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah.

  • Dayak Baream, Kalimantan Tengah

Bahasa Dayak Baream dituturkan oleh masyarakat di Desa Bajuh, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah.

  • Dayak Kapuas, Kalimantan Tengah

Bahasa Dayak Kapuas dipakai sehari-hari oleh penduduk di Desa Pujon, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah.

  • Dayak Ngaju, Kalimantan Tengah

Bahasa Dayak Ngaju adalah salah satu bahasa asli suku Dayak yang memiliki banyak penutur. Penutur bahasa tersebut bisa ditemukan di hampir sepanjang daerah aliran sungai di Kalimantan Tengah, kecuali Kabupaten Kotawaringin Barat.

  • Dayak Pulau Telo, Kalimantan Tengah

Bahasa ini digunakan oleh penutur aslinya yang berada di Desa Pulau Telo, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas.

  • Dayak Sei Dusun, Kalimantan Tengah

Bahasa Dayak Sei Dusun digunakan oleh penduduk Desa Sei Dusun di Kecamatan Kapuas, Kabupaten Kapuas Barat.

  • Dusun, Kalimantan Timur

Penutur asli Bahasa Dusun adalah masyarakat Desa Tanjung Pinang, Kecamatan Muara Samu, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

  • Dusun Deyah, Kalimantan Selatan

Bahasa Dusun Deyah mempunyai penutur asli yakni penduduk Desa Kaong, Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

  • Dusun Kalahien, Kalimantan Tengah

Bahasa Dusun Kalahien dituturkan masyarakat Desa Kalahien di Kabupaten Barito Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah.

  • Galik (Golik), Kalimantan Barat

Bahasa Galik dituturkan sebagain besar masyarakat di Kabupaten Sanggau. Bahasa ini mempunyai 4 dialek yaitu dialek Mandong, dialek Engkahan, dialek Kasro Mego, dan dialek Tanap.

  • Kadorih, Kalimantan Tengah

Bahasa Kadorih dituturkan oleh masyarakat di Desa Tumbang Miri, Kecamatan Kahayan Hulu Utara, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah.

  • Katingan, Kalimantan Tengah

Bahasa Katingan digunakan oleh penduduk beberapa kecamatan di Kabupaten Katingan.

  • Kayaan, Kalimantan Barat

Bahasa Kayaan dituturkan masyarakat di  Kabupaten Kapuas Hulu tepatnya di wilayah Putussibau, Kalimantan Barat, wilayah hulu Sungai Kapuas.

  • Kenyah, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara

Bahasa Kenyah menjadi bahasa daerah yang di beberapa kecamatan di Kabupaten Mahakam Hulu, Kabupaten Malinau, dan Kabupaten Bulungan.

  • Lawangan. Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan

Bahasa Lawangan dipakai oleh masyarakat di Desa Ampah Dua, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.

Bahasa ini juga digunakan oleh masyarakat yang berada di Desa Dambung Raya, Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan.

  • Long Pulung, Kalimantan Utara

Bahasa Long Pulung digunakan di Kabupaten Bulungan. Lebih tepatnya di Kecamatan Peso Hilir, Kecamatan Peso dan Kecamatan Tanjung Palas Barat.

  • Lundanyeh, Kalimantan Utara

Bahasa Lundayeh digunakan di Desa Long Bawan, Desa Pa’ Lutut, Desa Pa’ Raye, dan Desa Pa’ Upan Kecamatan Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan.

  • Maanyan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan

Bahasa Maayan lazim digunakan oleh masyarakat Desa Warukin, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalog dan Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas.

  • Melayu, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah

Bahasa Melayu mempunyai penutur terbanyak di Kalimantan Barat. Sedangkan di Kalimantan Tengah, bahasa ini dituturkan di Kabupaten Kotawaringin Barat. Dan di Kalimantan Timur di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Kutai Barat, dan Kota Samarinda.

  • Mentaya, Kalimantan Tengah

Bahasa Mentaya dituturkan oleh penduduk Desa Tewei Hara, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.

  • Pasir (Paser), Kalimantan Timur

Bahasa Pasir atau Paser dituturkan oleh suku Pasir asal Kabupaten Pasir, Kalimantan Timur. 

  • Pembuang, Kalimantan Tengah

Bahasa Pembuang digunakan oleh masyarakat di sekitar daerah aliran Sungai Pembuang, yaitu di Desa Batu Menangis, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan.

  • Punan, Kalimantan Barat

Bahasa Punan adalah bahasa asli yang digunakan oleh masyarakat di Desa Tanjunglokang, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu,  Kalimantan Barat. 

  • Punan Long Lamcin, Kalimantan Timur

Bahasa Punan Long Lamcin dituturkan oleh penduduk asli di Desa Long Lamcin, Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.

  • Punan Merah, Kalimantan Timur

Bahasa Punan Merah dipakai  oleh masyarakat Desa Long Merah, Kecamatan Long Bangun, Kabupaten Mahakam Hulu, Provinsi Kalimantan Timur.

  • Punan Paking, Kalimantan Utara

Bahasa ini  dituturkan di Desa Paking, Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara. Desa ini terletak di pedalaman dan pegunungan.

  • Ribun (Rihun), Kalimantan Barat

Bahasa Ribun dipakai oleh masyarakat di beberapa kecamatan di Kabupaten Sanggau. 

  • Saban, Kalimantan Utara

Saban digunakan oleh masyarakat asli Desa Tang Paye, Kecamatan Krayan, Malinau Kalimantan Utara. Desa ini terletak di antara perbukitan 

  • Samihin, Kalimantan Selatan

Bahasa Samihin dituturkan oleh masyarakat di Desa Mangka, Kecamatan Pamukan Barat Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan.

  • Sampit, Kalimantan Tengah

Bahasa Sampit dipakai oleh masyarakat di Kecamatan Mentaya Hilir Utara dan Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.

  • Segaai, Kalimantan Timur

Bahasa Segaai dituturkan oleh penduduk daerah pedalaman yaitu di Desa Long Lanuk, Kecamatan Sambaliungdan  Desa Long La’ai, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.

  • Taman, Kalimantan Barat

Bahasa Taman digunakan oleh masyarakat di beberapa kecamatan di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Barat.

  • Tamuan, Kalimantan Tengah

Bahasa Tamuan dituturkan oleh masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur, salah satunya di Desa Tehang, Kecamatan Parenggean.

  • Tawoyan, Kalimantan Tengah

Bahasa Tawoyan dituturkan oleh masyarakat di daerah perbatasan Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah.

  • Tenggalan, Kalimantan Utara

Bahasa Tenggalan dipakai di Desa Seruyung, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara.

  • Tidung, Kalimantan Utara

Bahasa Tidung dituturkan di beberapa wilayah di Kabupaten Bulungan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Nunukan, dan Kabupaten Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara.

  • Tunjung, Kalimantan Timur

Bahasa ini digunakan oleh masyarakat yang berada di Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

  • Uma Lung, Kalimantan Utara

Uma Lung  adalah bahasa yang digunakan penduduk asli di Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.

  • Uud Danum, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah

Di Kalimantan Barat, bahasa ini dipakai masyarakat desa Nanga Keremoi, Kabupaten Sintang. Sedangkan di Kalimantan Tengah, bahasa ini dituturkan oleh penduduk yang tinggal di sepanjang aliran sungai Miri, Kabupaten Gunung Mas.

Sponsors Link
, ,




Post Date: Thursday 27th, October 2022 / 02:40 Oleh :
Kategori : Antropologi