Sponsors Link

7 Dampak Migrasi Positif dan Negatif Penjelasan Paling Lengkap dan Mudah Dipahami!

Sponsors Link

Migrasi mungkin merupakan kata yang cukup sering kita dengar. Namun, apakah kita sudah menyadari bahwa ada dampak migrasi yang tersembunyi? Di artikel kali ini kita akan membahas lebih lengkap mengenai apa saja dampak migrasi yang perlu kita ketahui. Simak terus, ya!Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai dampak migrasi, apakah kamu sudah tahu apa sebenarnya yang dimaksud dengan migrasi? Migrasi adalah perpindahan tempat tinggal penduduk dari satu tempat ke tempat lain yang merupakan daerah administrasi berbeda. Ada dua macam perpindahan penduduk yang terjadi di masyarakat:

ads
  1. Perpindahan vertikal – yaitu perpindahan status manusia dari kelas bawah ke kelas menengah, dari kelas menengah ke kelas atas, dari pangkat rendah ke pangkat tinggi, ataupun sebaliknya.
  2. Perpindahan horizontal – yaitu perpindahan manusia secara fisik di ruang geografisnya dari satu tempat ke tempat yang lain. Perpindahan horizontal inilah yang dimaksud dalam pengertian migrasi, meskipun tidak semua perpindahan horizontal adalah migrasi.

Migrasi penduduk secara horizontal pun memiliki beberapa jenis. Jenis-jenis migrasi ini dibedakan berdasarkan batas geografis yang dilewati atau tipe daerah tujuan migrasi, yaitu migrasi internasional dan migrasi nasional. Berikut ini adalah perbedaan migrasi internasional dan migrasi nasional beserta jenis-jenisnya yang perlu kita ketahui:

  • Migrasi Internasional, yaitu migrasi dimana perpindahan penduduk terjadi dari satu negara ke negara yang lain. ada tiga jenis migrasi internasional, yaitu:
    1. Imigrasi – masuknya penduduk dari negara lain ke negara tertentu dan memiliki tujuan untuk menetap di negara tersebut.
    2. Emigrasi – pindahnya penduduk atau keluarga penduduk dari satu negara ke negara lain dan memiliki tujuan menetap di negara lain itu.
    3. Remigrasi – kembalinya penduduk yang sudah pindah ke negara asalnya.
  • Migrasi Internal atau Migrasi Nasional, yaitu perpindahan penduduk dari satu daerah ke daerah lain dalam satu wilayah negara yang sama. Ada tiga jenis migrasi internal, yaitu:
    1. Transmigrasi – perpindahan penduduk dari satu pulau atau provinsi yang padat penduduk ke pulau atau provinsi lain yang masih sepi penduduk. Biasanya transmigrasi ini terjadi dari kebijakan pemerintah.
    2. Urbanisasi – perpindahan penduduk dari desa ke kota atau dari kota kecil ke kota yang lebih besar.
    3. Ruralisasi – perpindahan penduduk dari kota besar ke kota kecil atau dari kota ke desa.

Dari perbedaan migrasi nasional dan migrasi internasional di atas kita bisa melihat bahwa begitu beragamnya jenis-jenis migrasi. Maka, dari beragamnya jenis migrasi tersebut, kita bisa menduga bahwa dampaknya pun sangat beragam. Maka, yuk kita bahas dampak migrasi berdasarkan jenis-jenis migrasi yang ada.

Dampak Imigrasi

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, imigrasi adalah masuknya penduduk dari negara lain ke negara tertentu. Dari definisi tersebut kita bisa menerka bahwa penduduk yang masuk ke negara tersebut sudah pasti memiliki perbedaan klan dan suku bangsa sehingga membutuhkan banyak penyesuaian dantoleransi. Lalu, apakah hal tersebut membawa dampak yang mungkin muncul? Berikut ini adalah dampak positif dan negatif dari imigrasi:

  • Dampak Positif Imigrasi:
    1. Biasanya penduduk imigrasi yang masuk ke negara tertentu, khususnya ke Indonesia, memiliki tujuan untuk bekerja sebagai tenaga ahli. Artinya, dengan adanya imigrasi ini akan meningkatkan jumlah tenaga ahli di Indonesia.
    2. Meningkatkan sumber daya manusia di negara karena penduduk asing yang memiliki keahlian lebih bisa mengajarkan keahlian yang dibawanya ke penduduk asli negara tersebut.
    3. Meningkatkan pendapatan pemerintah karena penduduk asing merupakan sumber pajak bagi negara.
    4. Memperkuat solidaritas antar bangsa.
    5. Meningkatkan persahabatan antar negara.
  • Dampak Negatif Imigrasi
    1. Masuknya budaya asing yang mungkin tidak sesuai dengan budaya negara sendiri.
    2. Meningkatkan kerawanan sosial karena tidak jarang penduduk asing yang masuk datang tanpa keahlian yang jelas dan justru menjadi pengedar narkoba, mata-mata, bahkan bertujuan politis.
    3. Muncul kecumburuan sosial antara penduduk asli ke penduduk asing. Hal ini bisa terjadi dikarenakan tenaga kerja asing yang seringkali memiliki keahlian lebih tinggi sehingga mendapatkan apresiasi lebih.
    4. Tersebarnya penyakit yang sebelumnya hanya ada di negara lain menjadi menular masuk ke dalam negara sendiri karena dibawa oleh pendatang.
Sponsors Link

Dampak Emigrasi

Selain migrasi penduduk luar negeri ke dalam negeri, ada juga migrasi penduduk dalam negeri ke luar negeri. Migrasi ini disebut emigrasi. Meski terdapat persamaan antara imigrasi dan emigrasi, terdapat perbedaan juga antara kedua jenis migrasi ini yaitu dari sisi arah perpindahannya. Migrasi ini pastinya juga memberi dampak tertentu yang perlu kita ketahui. Apa saja dampaknya?

  • Dampak Positif Emigrasi
    1. Meningkatkan pendapatan negara karena biasanya emigran pergi untuk bekerja di negara lain dengan pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan pendapatan di negara asal.
    2. Memperkenalkan negara asal ke negara lainnya, baik dalam segi budaya, keahlian hingga nama baik negara asal.
    3. Mengurangi tingkat pengangguran di negara asal.
    4. Terjadi pertukaran pengetahuan antara dua negara.
  • Dampak Negatif Emigrasi
    1. Jumlah tenaga ahli yang asli negara asal menurun karena mereka lebih memilih untuk bekerja di luar negeri yang memberi upah lebih tinggi.
    2. Terjadinya bentrok antar dua negara akibat emigran yang mendapat masalah atau terlibat kasus di negara tujuan.
    3. Terjadi pergeseran nilai-nilai budaya negara asal karena terpapar oleh budaya luar negeri yang berbeda.

Dampak Transmigrasi

ads

Jika kita telah membahas dampak positif dan negatif dari migrasi internasional, yaitu imigrasi dan emigrasi, maka kini kita akan membahas dampak positif dan negatif dari migrasi nasional atau migrasi internal. Migrasi nasional yang pertama adalah transmigrasi, yang pernah menjadi program pemerintah untuk perataan penduduk di Indonesia. Perlu diketahui bahwa terdapat perbedaan transmigrasi dan urbanisasi dari sisi tujuan dan programnya. Namun, berikut ini dampak positif dan negatif transmigrasi:

  • Dampak Positif Transmigrasi
    1. Menciptakan pemerataan penduduk
    2. Lahan-lahan yang sebelumnya kosong menjadi termanfaatkan sebagai lahan pertanian, rumah tinggal, dan lain-lain
    3. Berkurangnya pengangguran, terutama bagi transmigran. Hal ini dikarenakan tempat tujuannya yang masih kurang sumber daya manusia biasanya masih memiliki peluang lapangan kerja lebih luas
    4. Meningkatkan taraf hidup transmigran yang pada akhirnya bisa juga meningkatkan kesejahteraan hidupnya
    5. Meningkatkan kegiatan pembangunan di daerah tujuan transmigran
  • Dampak Negatif Transmigrasi
    1. Terjadi kecemburuan sosial antara transmigran dengan penduduk asli. Jika tidak ditangani dengan baik, hal ini bisa berujung pada konflik yang tidak diinginkan
    2. Dana yang dibutuhkan untuk program transmigrasi ini cukup besar
    3. Benturan budaya antara transmigran dengan penduduk setempat

Dampak Urbanisasi

Selanjutnya, kita akan membahas mengenai dampak urbanisasi, yaitu migrasi penduduk dari desa ke kota. Fenomena ini yang mungkin paling sering menjadi perhatian karena dianggap membawa banyak masalah.Hal ini dikarenakan cukup banyak faktor pendorong urbanisasi yang menyebabkan migrasi penduduk dari desa ke kota semakin banyak dan mulai menimbulkan masalah. Apa saja dampak migrasi jenis ini? Berikut adalah dampak positif dan negatif urbanisasi:

  • Dampak Positif Urbanisasi
    1. Dianggap bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan
    2. Bisa menjadi cara untuk meningkatkan keahlian ataupun pengetahuan yang ada di kota untuk selanjutnya dibawa untuk membangun desa
    3. Kota yang berkembang selanjutnya akan memberi pengaruh juga ke daerah-daerah pedesaan di sekitarnya agar ikut berkembang
  • Dampak Negatif Urbanisasi
    1. Jumlah penduduk kota menjadi sangat berlebihan, melebihi daya tamping kota tersebut. Hal ini selanjutnya dapat menimbulkan masalah baru, seperti kemacetan, beratnya beban pemerintah kota, hingga munculnya daerah pemukiman kumuh
    2. Kota besar menjadi terlalu mendominasi terhadap kota-kota kecil sehingga kota kecil menjadi tidak berkembang, khususnya di sektor perekonomian, alokasi sumber daya, hingga sosial-politik
    3. Peluang kerja di kota semakin kecil, terlebih semakin banyaknya pendatang dari desa yang tidak membawa keahlian. Hal ini bisa menyebabkan pengangguran
    4. Dampak berupa pengangguran jika tidak ditangani dengan baik juga akan menimbulkan masalah-masalah lainnya. Diantaranya adalah meningkatnya tingkat kejahatan dan semakin banyaknya pengemis

Dari pembahasan di atas mengenai dampak migrasi berdasarkan jenis migrasinya, kita dapat menyimpulkan bahwa migrasi ini memang memiliki sisi positif dan negatif. Jika kita rangkum secara lebih singkat, dampak positif dan negatif dari migrasi secara umum adalah sebagai berikut:

Sponsors Link

  • Dampak Positif Migrasi
    1. Terjadi pemerataan penyebaran penduduk
    2. Meningkatkan kesejahteraan penduduk
    3. Pertukaran budaya sehingga penduduk semakin mempelajari arti toleransi dan persahabatan antarbudaya
    4. Bisa mengatasi beberapa masalah sosial jika dikelola dengan benar, seperti mengurangi pengangguran, meningkatkan pemanfaatan lahan, serta meningkatkan sumber daya manusia melalui pertukaran keahlian antara penduduk asli dan pendatang
  • Dampak Negatif Migrasi
    1. Memungkinkan terjadinya konflik antara penduduk asli dengan pendatang, bisa akibat adanya kecemburuan sosial atau ketidakcocokan budaya
    2. Bisa menimbulkan masalah baru di daerah tujuan, seperti kemacetan, peningkatan pengangguran, munculnya daerah-daerah kumuh, dan lain-lain
    3. Budaya daerah asli bisa hilang dan tergantikan budaya baru yang dibawa oleh pendatang

Dampak migrasi yang disebutkan di atas mungkin belum mencakup keseluruhan dampak yang mungkin muncul mengingat begitu kompleksnya fenomena migrasi yang bisa terjadi. Seringkali migrasi dilihat hanya dari sudut pandang negatifnya, sehingga begitu banyak upaya penanggulangan migrasi yang dilakukan. Hal ini berlaku terutama untuk urbanisasi, seperti dilakukannya cara mencegah urbanisasi.

Dengan mengetahui dampak migrasi tersebut, semoga kita bisa lebih memahami dan berkontribusi dalam mengatasi dampak negatif migrasi yang muncul di sekitar kita. Semoga bermanfaat, ya!

Sponsors Link
, , ,




Post Date: Wednesday 27th, February 2019 / 07:05 Oleh :
Kategori : Sosiologi