Sponsors Link

7 Upaya Pemerintah dalam Mengatasi Pengangguran

Sponsors Link

Seperti yang telah dibahas pada pembahasan sebelumnya bahwa pengangguran adalah salah satu masalah serius yang terjadi di masalah negara berkembang. Pengangguran adalah suatu istilah yang diberikan kepada seseorang yang tidak memiliki pekerjaan atau tidak bekerja. Pengangguran terjadi karena adanya ketidakseimbangan antara tenaga kerja dengan lapangan pekerjaan, lapangan pekerjaan yang tercipta cenderung sedikit sehingga menyebabkan banyak tenaga kerja tidak mendapatkan pekerjaan. Produktivitas suatu negara sangat dipengaruhi oleh pendapatan masyarakat, sehingga pengangguran seringkali menjadi masalah yang sangat serius terhadap suatu negara. Karena jika dibiarkan pengangguran akan menyebabkan banyak masalah yang timbul seperti kemiskinan, dan masalah lainnya.

ads

Pengangguran merupakan salah satu masalah penting yang harus segera didapatkan solusinya agar tingkat pengangguran dapat berkurang. Untuk mengurangi tingkat pengangguran pemerintahpun harus ikut berupaya mengeluarkan berbagai kebijakan ataupun program untuk dapat mengurangi tingkat pengangguran yang ada di negaranya. Pengangguran jika terjadi secara berkepanjangan maka akan banyak menimbulkan berbagai masalah. Berikut ini akan dibahas mengenai upaya pemerintah dalam mengatasi masalah pengangguran beserta solusi dari pemerintah untuk mengurangi tingkat pengangguran yang ada. Simak pembahasannya dibawah ini:

Pengertian Pengangguran

Pengangguran berasal dari kata “menganggur” yang berarti sedang tidak melakukan apapun. Secara umum pengangguran adalah istilah untuk seseorang yang tidak bekerja ataupun saat ini sedang mencari pekerjaan. Istilah tingkat pengangguran sering kali kita dengar, tingkat pengangguran adalah jumlah perbandingan antara jumlah angkatan kerja dalam bentuk persentase. Seseorang dikatakan seorang pengangguran jika memiliki salah satu ciri-ciri dibawah ini, adapun ciri-cirinya yaitu sebagai berikut.

  • Seseorang yang sedang tidak bekerja.
  • Seseorang yang sedang dalam keadaan mempersiapkan usaha baru.
  • Seseorang yang tidak memiliki pekerjaan karena orang tersebut merasa tidak akan mungkin untuk mendapatkan pekerjaan.
  • Seseorang yang baru mendapatkan pekerjaan akan tetapi belum mulai bekerja.

Jika salah satu dari empat ciri-ciri diatas terdapat pada diri seseorang, maka orang tersebut termasuk seorang pengangguran. Pengangguran terbagi menjadi beberapa macam. Dibawah ini akan dibahas secara singkat mengenai jenis-jenis pengangguran.

Baca juga :

Jenis-jenis Pengangguran Di Indonesia

Pengangguran terbagi menjadi beberapa jenis. Pembagian pengangguran dapat dilihat berdasarkan jumlah jam kerja, faktor penyebabnya, dan berdasarkan ciri-cirinya. Berikut ini akan dibahas secara singkat saja mengenai jenis-jenis pengangguran:

1. Jenis pengangguran berdasarkan jam kerja

Jenis pengangguran berdasarkan jam kerja terbagi menjadi pengangguran jam terbuka, pengangguran terselubung, dan setengah pengangguran. Pengangguran terbuka adalah yaitu seorang yang menganggur akan tetapi sedang mencari pekerjaan. Pengangguran terselubung adalah seseorang yang tidak bekerja dikarenakan ada suatu alasan tertentu. Dan setengan pengangguran adalah pekerja yang bekerja tidak dengan jam normal, adapun setengah pengangguran dibagi menjadi pengangguran terpaksa, pengangguran sukarela, dan pengangguran bruto. (Baca juga: ciri-ciri kapitalisme)

2. Jenis pengangguran berdasarkan faktor penyababnya

Berdasarkan faktor penyebabnya jenis penganguran terbagi menjadi pengangguran friksional, siklial, struktural dan teknologi. Pengangguran friksional adalah penganguran yang terjadi ketika terdapat dua atau tiga persen jumlah tenaga kerja maka perekonomian tersebut sudah dianggap mencapai kesempatan kerja penuh. Pengangguran siklikal yaitu terjadi karena kesulitan yang temporer. Pengangguran struktural yaitu pengangguran yang terjadi karena perubahan struktur suatu perekonomian. Dan pengangguran teknologi yaitu pengangguran karena mesin dan kemajuan teknologi. (Baca juga: pengertian budaya)

3. Jenis pengangguran berdasarkan ciri-cirinya

Sponsors Link

Dan yang terakhir pembagian pengangguranberdasarkan ciri-cirinya. Pembagian pengangguran berdasarka ciri-cirinya dibagi menjadi pengangguran terbuka, tersembunyi, musiman, dan juga pengangguran menganggur. Pengangguran terbuka yaitu pengangguran yang terjadi karena lowongan pekerjaan yang tersedia lebih rendah daripada jumlah tenaga kerja. Yang kedua yaitu pengangguran tersembunyi, pengangguran tersembunyi yaitu pengangguran yang terjadi karena adanya kelebihan jumlah tenaga kerja yang digunakan. Pengangguran musiman yaitu jenis pengangguran yang terjadi karena adanya faktor iklim biasanya pengangguran musiman terjadi pada sektor pertanian ataupun perikanan, karena perubahan musim sangat mempengaruhi para nelayan ataupun petani dalam mengerjakan pekerjaannya. Dan yang terakhir yaitu pengangguran menganggur, pengangguran yang hanya bekerja selama satu sampai dua hari dalam seminggu. (baca juga: Ciri-ciri struktur sosial)

Upaya Pemerintah dalam Mengatasi Masalah Pengangguran

Pengangguran merupakan masalah penting yang harus segera diatasi karena sangat berpengaruh kepada perkembangan suatu negara. Pemerintah harus berperan dalam mengatasi masalah pengangguran. Upaya Pemerintah dalam mengatasi pengangguran dapat membantu mengatasi permasalahan pengangguran dengan mengeluarkan berbagai kebijakan yang meminimalisir akan terjadinya pengangguran.

Karena setiap warga negara berhak mempunyai pekerjaan dan memiliki kehidupan yan layak seperti hal nya tercantum pada pasal 27 UUD 1945 yang berbunyi ” Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak, maka pemerintah wajib menyediakan lapangan kerja dan melindungi hak-hak tenaga kerja”. Oleh karena itu pemerintah harus dapat memberikan berbagai solusi dan berupaya untuk menurunkan atau mengatasi masalah pengangguran yang ada. Berikut ini beberapa upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam mengatasi masalah pengangguran yaitu sebagai berikut:

1. Menciptakan lapangan pekerjaan seluas-luasnya

ads

Terjadinya masalah pengangguran disebabkan karena tidak seimbangnya perbandingan antara lapangan pekerjaan dan tenaga kerja. Oleh karena itu salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah yaitu dengan menciptakan lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Menurut ahli ekonomi yaitu Prof. Soemitro Djoyohadikoesoemo berpendapat bahwa mempeluas kesempatan kerja dapat dilakukan dengan dua cara yaitu yang pertama dengan cara mengembangkan industri padat karya dan yang kedua dengan menyelenggaraka proyek pekerjaan umum. Cara yang pertama yaitu dengan mengembangkan industri, pengembangan industri dapat dilakukan dengan cara meningkatkan modal asing dan juga modal dalam negeri. Dan cara kedua yaitu dengan menyelenggarakan proyek pekerjaan umum contohnya seperti proyek dalam pembuatan jalan tol. Selain itu cara lain pemerintah  untuk membuka kesempatan kerja yaitu dengan mengirimkan tenaga kerja yang ada di Indonesia untuk bekerja di luar negeri dengan melalui departemen tenaga kerja ataupun melalui jasa tenaga kerja. (Baca juga: faktor pendorong urbanisasi)

2. Meningkatkan kualitas tenaga kerja

Salah satu faktor kenapa tingkat pengangguran di Indonesia masih tinggi yaitu keterampilan atau kinerja setiap tenaga kerja. Oleh karena itu sangat perlu seorang pengangguran meningkatkan kualitas tenaga kerjanya agar tingkat pengangguran berkurang. Adapun cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja yaitu dengan cara latihan untuk pengembangan profesionalisme tenaga kerja, selain itu dengan mencoba latihan magang di tempat kerja, dan cara yang sangat ampuh untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja yaitu dengan meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat setempat dan juga menyesuaikan bakat yang dimiliki masyarakat dengan usaha baik itu melalui pendidikan formal, kursus, ataupun lain-lain. (Baca juga: dampak kepadatan penduduk)

3. Mengadakan proyek magang bagi calon tenaga kerja

Salah satu cara pemerintah untuk mengurangi penganggura yaitu dengan mengadakan suatu proyek magang bagi calon tenaga kerja. Dengan adanya pelatihan pada magang maka calon tenaga kerja akan menjadi lebih terampil dan akan membantu mengatasi masalah pengangguran. Selain itu dengan cara mengadakan berbagai pelatihan sesuai dengan kebutuhan masing-masing para pencari kerja. (Baca juga: perbedaan sosialisasi primer dan sekunder)

4. Meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja

Upaya pemerintah yang keempat untuk mengatasi masalah pengangguran yaitu dengan meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja. Adapun cara yang dapat dlakukan untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja yaitu dengan cara mengikutikan semua pekerja kepada asuransi jaminan sosial, menyarankan setiap perusahaan untuk dapat meningkatkan keselamatan kerja, mewajibkan setiap perusahaan yang ada untuk dapat memenuhi hak tenaga kerja, dan cara terakhir ayitu dengan menetapkan adanya upah minimum regional. (Baca juga: pengertian mediasi )

5. Pengembangan sektor informal

Upaya Pemerintah dalam mengatasi pengangguran yaitu dengan mengembangkan usaha pada sektor informal. Sektor informal biasanya banyak ditemukan di negara-negara berkembang. Indonesia merupakan salah satu negara berkembang sehingga dengan mengambangkan setor informal akan membantu dalam mengatasi masalah pengangguran. Sektor informal sangat cocok digunakan untuk upaya pengangguran sebab pada sektor informal untuk bekerja pada sektor informal tidak harus memiliki pendidikan yang tinggi. Pertumbuhan penduduk yang begitu pesat membuat beberapa perusahaan pada sektor formal mengalami kendala dalam menyediakan kesempatan kerja. Akan tetapi ada beberapa negara berkembang yang berpendapat bahwa sektor informal ini merupakan sebuah lambang dari keterbelakangan suatu negara. Akan tetapi jika kita berpikir optimis maka dengan adanya sektor ini sangat membantu dalam mengatasi pengangguran. (Baca juga: permasalahan hukum di Indonesia)

Sponsors Link

Baca juga:

6. Pengembangan program transmigrasi 

Transmigrasi adalah proses perpindahan suatu penduduk dari suatu tempat ke tempat yang lain. Dengan adanya transmigrasi maka dapat mengurangi tingkat pengangguran, hal ini disebabkan akan terjadi kemerataan jika dilakukan pengembangan program transmigrasi. Dengan adanya program transmigrasi maka selurh penjuru di Indonesia dapat saling mendapatkan pekerjaan, maka para pencari kerja dapat dengan mudahnya mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian kita. (Baca juga: Fungsi bahasa daerah )

7. Meningkatkan investasi

Cara yang terakhir yaitu dengan meningkatkan investasi. Apa hubungannya investasi dengan pengangguran?. Investasi merupakan salah satu hal pokok yang sangat penting dalam sebuah sistem perekonomian. Dengan adanya investasi yang meningkat, maka bisnis yang ada suatu negara akan terus berkembang. Dengan berkembangnya suatu bisnis maka akan dapat banyak menciptakan lapangan pekerjaan sehingga pengangguranpun akan berkurang. (baca juga: Peran Keluarga Dalam Proses Sosialisasi)

Sekian pembahasan mengenai upaya pemerintah dalam mengatasi pengangguran. Kita sebagai generasi muda harus lah berpikir kreatif dan inovatif agar dapat menjadi seorang pengusaha yang nantinya akan dapat membuka banyak kesempatan kerja, agar dapat mengurangi tingkat pengangguran yang ada di Indonesia. Semoga artikel ini memberikan banyak manfaat dan dapat menambah wawasan anda mengenai upaya pemrintah dalam mengatasi penganguran. Terima kasih, sukses selalu.

Sponsors Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Friday 11th, August 2017 / 07:18 Oleh :
Kategori : Ekonomi