Sponsors Link

5 Kondisi Penduduk Indonesia dan Mata Pencaharian Saat Ini

Sponsors Link

Penduduk Indonesia dikenal dengan kehidupan beragam. Hal ini diketahui dari banyaknya suku, bahasa daerah, budaya, dan kepercayaan yang beragam dan sampai sekarang masih ada. Dengan segala perbedaan itu, masyarakat Indonesia masih bisa hidup berdampingan dan rukun serta relatif minim masalah. Mengapa minim masalah? Karena kita cukup mampu untuk menerima perbedaan dan memberikan toleransi akan hadirnya keberagaman. Kita patut berbangga akan hal tersebut.

ads

Bagaimana kondisi penduduk Indonesia saat ini? Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan informasi terkait dengan kondisi penduduk yang tinggal di Indonesia dengan beberapa kategori sebagai berikut.

Kondisi dan Jumlah dan Ras Penduduk Indonesia

Kondisi Penduduk Indonesia berdasarkan data milik Bank Dunia, jumlah penduduk Indonesia (tercatat terakhir pada tahun 2015, data diperbaharui tahun 2017) adalah mencapai 257,6 juta jiwa.  Perkembangan wilayah Indonesia yang dihitung dengan angka ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan penduduk terbesar nomor 4 di dunia setelah China, India, dan Amerika Serikat. Data 10 negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia adalah sebagai berikut:

  1. China – lebih dari 1,37 miliar jiwa (tersebar di seluruh dunia)
  2. India – lebih dari 1,31 miliar jiwa
  3. Amerika Serikat – sekitar 321,42 juta jiwa
  4. Indonesia – sekitar 257,6 juta jiwa
  5. Brazil – sekitar 207,85 juta jiwa
  6. Pakistan – sekitar 188,92 juta jiwa
  7. Nigeria – sekitar 182,2 juta jiwa
  8. Bangladesh – sekitar 160,1 juta jiwa
  9. Rusia – sekitar 144,1 juta jiwa
  10. Jepang – sekitar 126,95 juta jiwa

Dari sekian banyak jumlah penduduk Indonesia, tidak semuanya merupakan warga Indonesia asli yang merupakan keturunan Indonesia. Beberapa dari warga negara yang tercatat sebagai WNI dan diakui sebagai penduduk tetap Indonesia diketahui memiliki garis keturunan asing. Hal ini bisa terjadi karena mungkin orang tuanya menikah dengan orang asing dan akhirnya menetap di Indonesia atau mungkin karena WNA yang secara sukarela mengajukan perpindahan status kewarganegaraan menjadi WNI. Setelah itu, warga biasanya akan saling melajalin proses interaksi sosial kepada semua penduduk diwilayah Indonesia.

Jika berbicara soal ras, ada beberapa ras yang dikenal ada di Indonesia. Ras sendiri dikenal sebagi istilah yang menggambarkan sistem klasifikasi untuk mengkategorikan manusia dalam sebuah kelompok besar yang berbeda. Ciri-ciri yang menjadi kualifikasi pembeda antara ras satu dengan lainnya adalah ciri fenotipe, asal secara geografis, tampang secara jasmani dan kesukuan apa yang diwariskan pada seseorang. Dilihat dari persebarannya, beberapa ras yang ada di Indonesia antara lain:

A. Ras Mongoloid

Ras Mongoloid adalah sebuah istilah yang menunjuk secara umum bagi orang atau penduduk Asia. Ras ini juga menyebabkan salah satu faktor perubahan sosial yang terjadi pada masyarakat. Ras ini sendiri masih dibagi lebih lanjut menjadi Ras Asia Utara, Ras Asia Tenggara (termasuk Indonesia), dan Ras Indian Amerika. Ciri-ciri orang yang tergolong memiliki Ras Mongoloid adalah:

  • Kulit berwarna kuning hingga sawo matang.
  • Rambut relatif lurus.
  • Rambut badan relatif sedikit.
  • Mata lebih sipit.
  • Tinggi tubuh relatif pendek dibandingkan ras lain.
ads

B. Ras Negroid

Bentuk penyimpangan sosial juga sering dilakukan pada saat membedakan ras negroid ini. Jenis ras satu ini lebih sering dialamatkan pada sebagian besar penghuni Afrika, namun pada kenyataannya keturunan mereka justru lebih banyak mendiami wilayah Amerika Utara, Amerika Selata, Eropa, dan Timur Tengah. Ciri dari orang dengan Ras Negroid adalah:

  • Kulit berwarna gelap, cenderung hitam.
  • Rambut keriting.
  • Tubuh relatif kecil.

Meskipun kita sering beranggapan ras ini tidak ada di Indonesia karena ciri-ciri fisiknya, namun sebagian penduduk Indonesia yang dinilai serupa dengan Ras Negroid, yaitu Ras Papua Melanesoid.

C. Ras Weddoid

Ras Weddoid merupakan salah satu ras di Indonesia yang muncul setelah zaman es dan sebelum ras Melayu Tua. Ras Weddoid aslinya berasal dari Hindia bagian selatan. Beberapa ciri-ciri utama dari orang dengan Ras Weddoid antara lain:

  • Kulitnya cenderung berwarna gelap
  • Rambutnya keriting
  • Ukuran tubuh sedang

Di Indonesia sendiri, orang-orang dengan Ras Weddoid biasanya tinggal di daerah Maluku dan Nusa Tenggara Timur. Memang sekilas dengan Ras Negroid menjadi tidak terlalu berbeda, hanya saja ukuran tubuh yang membedakan.

D. Ras Melayu Tua (Proto Melayu)

Ras ini digambarkan sebagai ras melayu pertama yang melakukan migrasi dari Malaysia ke Indonesia. Sebagian besar warga dengan ras ini menempati wilayah Toraja, Sasak, Dayak, Batak, Nias, dan Rejang. Memang masih banyak lokasi lain yang mungkin menjadi tempat tinggal penduduk Indonesia dengan suku Melayu Tua atau Proto Melayu. Ciri-ciri dari orang dengan Ras Proto Melayu antara lain:

  • Asal mereka sebagian besar dari Cina selatan (daerah Yunan).
  • Kebudayaan Neolitikum.
  • Ciri-ciri fisik dengan rambut lurus, kulit berwarna kuning, dan mata sipit.
  • Cenderung mendiami Indonesia bagian Timur.

E. Ras Melayu Muda (Deutro Melayu)

Ras ini memiliki garis hubungan kekeluargaan dengan Ras Proto Melayu, hanya saja Ras Deutro Melayu melakukan migrasi lebih lambat ke Indonesia. Ciri-ciri orang dengan Ras Deutro Melayu adalah:

  • Asal mereka sebagian besar dari Indocina Utara
  • Lebih maju dibandingkan ras Proto Melayu
  • Suku-suku yang merupakan keturunan Ras Proto Melayu antara lain: Suku Melayu, Suku Jawa, Suku Sunda, Suku Bugis, dan lain-lain. Jadi, bisa dikatakan bahwa sebagian besar suku yang ada di Indonesia merupakan keturunan dari Ras Deutro Melayu.
Sponsors Link

Data Mata Pencaharian Penduduk Indonesia

Dilihat dari mata pencaharian, rakyat Indonesia memiliki mata pencaharian yang beragam. Sebagai negara yang dikelilingi oleh lautan luas dan memiliki daratan yang cukup besar, tidak heran jika sebagian besar masyarakat Indonesia bekerja di bidang pertanian dan kelautan.

Namun, kemajuan zaman melahirkan profesi-profesi baru yang kini menjadi tren terutama di kalangan dewasa muda, meski jumlahnya tidak dominan seperti bidang pekerjaan yang sudah dikenal lama. Profesi baru tersebut sebagian besar adalah sebagai wirausahawan muda yang mendorong usaha baru (startup). Harapan negara dengan startup yang beragam dan banyak adalah membuka lapangan kerja untuk mempekerjakan warga negara Indonesia sendiri, mengingat pengangguran sekarang masih cukup tinggi.

Berdasarkan data dari BPS, profesi atau mata pencaharian yang dilakukan penduduk Indonesia masih didominasi di bidang pertanian, lalu diikuti oleh pekerjaan di bidang pertambangan. Data mengenai bidang atau lapangan kerja yang ada di Indonesia tertuang dalam daftar berikut ini.

  1. Bidang Pertainan, Perkebunan, Kehutanan, Perburuan, dan Perikanan – Jumlah pekerja 38.973.033 jiwa.
  2. Bidang Perdagangan, Rumah Makan, dan Jasa Akomodasi – Jumlah pekerja 24.839.734 jiwa.
  3. Bidang Jasa Kemasyarakatan, Sosial, dan Perorangan – Jumlah pekerja 18.420.710 jiwa.
  4. Bidang Industri – Jumlah pekerja 15.254.674 jiwa.Bidang
  5. Bidang Konstruksi – Jumlah pekerja 7.289.086 jiwa.
  6. Bidang Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasi – Jumlah pekerja 5.113.188 jiwa.
  7. Bidang Lembaga Keuangan, Real Estate, Usaha Persewaan dan Jasa Perusahaan – Jumlah pekerja 3.031.038 jiwa.
  8. Bidang Pertambangan dan Penggalian – Jumlah pekerja 1.436.370 jiwa.
  9. Bidang Listrik, Gas, dan Air – Jumlah pekerja 289.193 jiwa.

Demikianlah informasi dasar seputar kondisi penduduk Indonesia saat ini yang sudah kita bahas dalam berbagai bentuk kondisi yang sudah kita bahas, semoga dapat menambah kesadaran dalam bentuk dalam negara kita.

Sponsors Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Tuesday 09th, May 2017 / 02:50 Oleh :
Kategori : Antropologi