Sponsors Link

10 Bentuk Penyimpangan Sosial Dalam Keluarga dan Masyarakat

Sponsors Link

Kehidupan bermasyarakat yang harmonis tanpa adanya penyimpangan sosial adalah dambaan semua orang. Kita pasti menginginkan kehidupan yang aman, damai, dan sejahtera dengan minimnya perilaku kejahatan dan tingkat kriminalitas. Sayangnya, impian ini menjadi hal yang kontradiksi dengan kehidupan nyata. Tidak semua orang memiliki impian dan keinginan untuk menciptakan kehidupan yang tenang dan menyenangkan secara positif. Di samping itu, tidak semua orang bisa berperilaku sebagaimana yang diharapkan masyarakat. Hal ini terjadi karena tidak semua orang memiliki latar belakang. Latar belakang yang dimaksud bisa jadi pengalaman, pendidikan karakter dari keluarga, kebiasaan, dan lain-lain.

ads

Dalam kehidupan sehari-hari, kita mungkin pernah atau bahkan tidak asing untuk bertemu dengan beberapa orang yang memiliki perilaku berbeda. Perilaku berbeda yang dimaksud bukan sekadar karena perbedaan budaya tetapi lebih mengacu pada perilaku yang tidak wajar, cenderung mengganggu kehidupan masyarakat, hingga sampai pada taraf merugikan kepentingan orang lain. Dalam istilah pendidikan sosial, fenomena seperti ini kerap disebut sebagai penyimpangan sosial.

Pengertian Penyimpangan Sosial

Penyimpangan sosial adalah perilaku seseorang yang dinilai tidak sesuai dengan norma sosial yang berlaku dalam suatu masyarakat. Ukuran yang menjadi dasar penilaian perilaku menyimpang di masyarakat menurut Bruce J.Cohen tidak terletak pada sifat baik atau buruknya sebuah perilaku, tetapi lebih menurut pada ukuran norma sosial masyarakat tersebut.

Berikut beberapa faktor Mengapa penyimpangan sosial bisa terjadi:

  • Ada banyak faktor yang memengaruhi terjadinya penyimpangan sosial yang dilakukan seseorang. Faktor pertama yang mungkin menjadi penyebab adalah kesenjangan sosial yang berpotensi menimbulkan perasaan iri hati hingga tindakan kriminal seperti mencuri dan membunuh.
  • Faktor kedua yang mendorong kondisi ini terbentuk adalah nilai serta norma yang ada di masyarakat terlalu kendor, masyarakat cenderung tidak peduli tentang adanya perilaku yang tidak sesuai norma karena sibuk atau malah sudah tidak ingin membina pelaku.
  • Faktor ketiga bisa jadi karena pergaulan dari pelaku penyimpangan sosial. Pelaku tidak bisa menyaring mana yang baik dan tidak karena tidak adanya pendidikan karakter dan pengarahan dari orang tua maupun masyarakat. Masih banyak faktor-faktor yang mendukung timbulnya perilaku ini baik secara internal maupun eksternal.

Bentuk Penyimpangan Sosial Dalam Keluarga dan Masyarakat

ads

Penyimpangan sosial terdiri dari berbagai macam bentuk. Klasifikasi macam penyimpangan sosial yang umum ditemukan dalam masyarakat dibedakan menurut beberapa hal. Kita akan bahas beberapa bentuk penyimpangan tersebut yang umum ada di masyarakat secara ringkas berdasarkan klasifikasinya masing-masing sebagai berikut.

1. Penyimpangan Sosial Berdasarkan Sifat Keluarga

Perilaku menyimpang dalam kehidupan sosial menurut klasifikasi sifat dibedakan menjadi dua macam, yaitu penyimpangan positif dan penyimpangan negatif. Hanya karena namanya penyimpangan, bukan berarti hal yang berbeda ini selalu buruk.

  • Penyimpangan positif

 Penyimpangan positif adalah perilaku yang tidak sesuai dengan nilai atau norma sosial namun membawa dan memberikan dampak yang baik, entah bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain dalam masyarakat. Penyimpangan positif mengandung unsur kreatif dan inovatif sehingga tipe penyimpangan ini memiliki potensi untuk diterima dalam masyatakat.

Berikut beberapa contoh dari penyimpangan positif:

  • kaum perempuan yang berkarir.
  • Dulu, perempuan tidak memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan tinggi apalagi sampai diperbolehkan berkarir.

Namun, R. A. Kartini selaku emansipator wanita, berhasil membuat penyimpangan positif yang membawa dampak bagi kaum perempuan kini sampai bisa mendapatkan kesetaraan dengan kaum laki-laki, baik dari segi pendidikan, pekerjaan, kesempatan untuk berpendapat, dan lain-lain.

2. Penyimpangan Negatif

Penyimpangan negatif adalah perilaku yang tidak sesuai dengan nilai atau norma sosial serta membawa dampak buruk bagi pelaku dan masyarakat sekitar. Bentuk penyimpangan ini tentu saja tidak mendapatkan potensi untuk diterima masyarakat secara umum. Bobot perilaku menyimpang tersebut bermacam-macam, ada yang relatif ringan namun juga ada yang tergolong sangat berat.

Beberapa contoh dari penyimpangan negatif sebagai berikut:

  • Dengan kadar ringan dan menengah adalah pelajar yang hobi bolos sekolah dan terlibat dalam kasus tawuran.
  • Pelajar yang berperilaku menyimpang seperti ini sebenarnya merugikan diri sendiri karena tidak memberikan manfaat apa pun sekaligus merugikan orang lain ketika sampai melukai mereka.
  • Sedangkan contoh dari penyimpangan negatif kadar berat adalah perilaku korupsi. Perilaku korupsi merupakan penyimpangan yang merugikan masyarakat, bukan di lingkungan kecil saja, tetapi satu sampai satu negara.

2. Penyimpangan Sosial Berdasarkan Masyarakat

Klasifikasi bentuk penyimpangan sosial berdasarkan pelakunya dibagi menjadi tiga bagian, yaitu penyimpangan yang dilakukan perseorangan (individu), penyimpangan oleh kelompok, dan penyimpangan sosial yang dilakukan antara kerja sama individual dengan kelompok (campuran).

  • Penyimpangan Individu

Penyimpangan individu merupakan perilaku menyimpang yang dilakukan seseorang tanpa adanya kontribusi dari orang lain. Mereka yang tergolong melakukan penyimpangan individual biasanya dikarakteristikkan dengan pribadi yang bandel, suka membangkang dan melanggar peraturan. Contoh perilaku penyimpangan secara individu adalah seorang pejabat yang terbukti korupsi dana negara, seorang polisi lalu lintas yang terbukti melakukan pemerasan terhadap warga sipil (dalam bentuk tilang yang tidak sah), dan seorang anak yang cenderung sering melawang orang tuanya.

  • Penyimpangan kelompok

Penyimpangan kelompok merupakan tipe penyimpangan yang dilakukan oleh beberapa orang secara bersama-sama. Penyimpangan ini memiliki tingkat pengendalian yang lebih sulit dibandingkan dengan penyimpangan individu karena yang terlibat dalam penyimpangan tersebut tidak hanya satu orang. Selain itu, dalam satu kelompok penyimpangan biasanya terdapat satu nilai yang dipahami dan diilhami semua anggota sehingga mereka tidak merasa melakukan kesalahan atau penyimpangan. Contoh dari penyimpangan kelompok ini adalah ketika ada pesta narkoba atau minum-minuman keras dan tawuran antar kelompok sekolah.

  • Penyimpangan Campuran
Sponsors Link

Penyimpangan campuran merupakan tipe penyimpangan yang awalnya diinisiasi oleh satu orang saja, namun lama-kelamaan ia berhasil memengaruhi orang lain untuk mendukung perilaku menyimpangnya tersebut. Dukungan tersebut terlihat dari orang lain yang dipengaruhinya memiliki perilaku menyimpang yang sama dengan inisiator tadi. Contoh perilaku menyimpang yang tergolong sebagai penyimpangan campuran adalah ketika ada sindikat narkoba atau sindikat uang palsu. Contoh penyimpangan campuran ini juga bisa terlihat dari satu provokator yang berhasil memengaruhi satu massa untuk melakukan pemberontakan.

3. Penyimpangan Sosial Berdasarkan Primer dan Sekunder

Selain berdasarkan sifat dan siapa pelakunya, bentuk penyimpangan sosial juga bisa dilihat dari kadar penyimpangan yang dilakukan pelakunya. Kadar penyimpangan tersebut bisa dalam bentuk kadar primer dan kadar sekunder.

  • Penyimpangan Kadar Primer

Penyimpangan kadar primer adalah tipe penyimpangan yang relatif ringan. Dikatakan relatif ringan karena kadar kerugian yang dialami diri sendiri dan orang lain tidak terlalu besar atau berat. Berikut ciri-ciri seseorang yang melakukan penyimpangan kadar primer:

  • Pelakunya juga tidak melakukan perilaku menyimpang tersebut secara teratur atau terus-menerus, ia atau mereka hanya melakukannya sesekali waktu.
  • Pelaku penyimpangan primer biasanya masih relatif diterima oleh masyarakat meskipun dalam kehidupan sehari-hari juga berusaha untuk dibina dan tidak melakukan penyimpangan tersebut secara terus-menerus atau secara intens.

Contoh penyimpangan kadar primer adalah ketika ada orang yang mabuk saat pesta, segerombolan anak muda yang iseng mencoret-coret tembok pagar tetangga, atau ketika ada balapan liar di jalanan.

  • Penyimpangan Kadar Sekunder

Penyimpangan kadar sekunder adalah tipe penyimpangan yang memiliki bobot merugikan bagi semua masyarakat ataupun semua keluarga, penyimpangan sekunder merupakan penyimpangan yang paling berat dibandingkan dengan penyimpangan primer. Berikut keterangan dari penyimpangan sekunder yang perlu kalian ketahui:

  • Penyimpangan sekunder sering kali dilakukan oleh para masyarakat sehingga mendapatkan sanksi yang lebih berat dan berat lagi.
  • Contoh bentuk penyimpangan sekunder biasanya lebih menyangkut pada tidak yang lebih kriminal misalnya seperti membunuh, merampok dan mencuri.
  • Hal ini yang pasti kita dengar didalam berita. Penyimpangan sekunder ini sangat merugikan masyarakat sekitar yang menjadi korban oleh para orang yang melakukan tindak penyimpangan kriminal.

Inilah berikut sekilas dari artikel tentang bentuk penyimpangan sosial yang sering terjadi didalam kehidupan keluarga dan masyarakat dalam kehidupan sehari-harinya.

Sponsors Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Wednesday 03rd, May 2017 / 04:42 Oleh :
Kategori : Sosiologi